Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:59 WIB. IHSG - Rabu pagi, IHSG dibuka hijau 0,10% ke level 6.486,88.
  • 08:36 WIB. WIKA - WIKA memproyeksikan dapat mengantongi dana segar Rp700 M melalui divestasi.
  • 08:36 WIB. WIKA - WIKA menargetkan pembebasan lahan untuk proyek kereta cepat rampung April 2019.
  • 08:35 WIB. Pelindo II - Pelindo II mengincar transshipment peti kemas di Tanjung Priok pada tahun ini sebesar 1,8 juta TEUs.
  • 08:34 WIB. Perumnas - Perum Perumnas bakal menyiapkan hunian untuk ASN Kemenkop dan UKM.
  • 08:33 WIB. BNI - Tahun ini BNI mengalokasikan Rp400 miliar untuk pengembangan BNI Corporate University.
  • 08:33 WIB. Telkom - Telkom dan Lintasarta telah melakukan uji coba proyek SKKL Palapa Ring Tengah.
  • 06:49 WIB. Internet - Operator seluler perkuat sinyal internet di area wisata.
  • 06:26 WIB. Go-Jek - Go-Jek tersandung lagi regulasi di Filipina.
  • 06:23 WIB. Palapa Ring - Kemenkominfo sebut Telkom dan Indosat sudah uji Palapa Ring Tengah.
  • 06:21 WIB. Trump - Trump tuduh Facebook dan Twitter diskriminatif.

Polisi Myanmar Bantah Berikan Dokumen Rahasia ke Jurnalis Reuters

Polisi Myanmar Bantah Berikan Dokumen Rahasia ke Jurnalis Reuters - Warta Ekonomi
WE Online, Yangon -

Seorang polisi Myanmar mengatakan kepada pengadilan pada hari Rabu (16/5/2018) bahwa dia bertemu dua wartawan Reuters pada malam penangkapan mereka pada bulan Desember, tetapi membantah memberi mereka dokumen-dokumen rahasia untuk memberatkan mereka.

Kesaksiannya bertentangan dengan saksi sebelumnya yang pekan lalu mengatakan polisi telah "menjebak" kedua wartawan tersebut.

“Selama pertemuan saya dengan Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, saya tidak mengambil apa pun dari mereka dan saya tidak memberikan apa pun kepada mereka,” tutur Polisi Lance Kopral Naing Lin kepada Hakim Ye Lwin, yang mengawasi sidang di pengadilan di Yangon, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (17/5/2018).

“Saya pergi dan bertemu dengan Wa Lone karena dia menelepon saya dan meminta pertemuan. Saya tidak menelepon Wa Lone dan memintanya untuk datang menemui saya,” tutur Naing Lin, yang mengatakan dia bertemu wartawan Reuters saat makan malam dan tidak ditemani oleh polisi lain.

Seorang saksi sebelumnya, Kapten Polisi Moe Yan Naing, mengatakan kepada pengadilan bahwa seorang kepala polisi memerintahkan Naing Lin dan seorang polisi lain untuk memberikan dokumen "rahasia" kepada Wa Lone dalam sebuah operasi untuk menjebaknya.

Pengadilan di Yangon telah mengadakan sidang sejak Januari untuk memutuskan apakah Wa Lone (32), dan rekannya, Kyaw Soe Oo, (28), akan dituntut di bawah Undang-undang Rahasia Resmi era kolonial, yang membawa hukuman maksimal 14 tahun penjara, karena diduga mendapatkan dokumen rahasia.

Pada saat penangkapan mereka, para wartawan telah melakukan investigasi terhadap pembunuhan 10 pria dan anak laki-laki Muslim Rohingya di sebuah desa di negara bagian Rakhine, Myanmar barat. Pembunuhan itu terjadi selama penumpasan tentara yang dikatakan oleh badan-badan PBB yang mengirim hampir 700.000 orang yang melarikan diri ke Bangladesh.

 

Tag: Wa Lone, Kyaw Soe Oo, Thomson Reuters Corporation, Myanmar, Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Jurnalisme, Jurnalis, Aung San Suu Kyi, Daw Aung San Suu Kyi, Rakhine, Muslim Rohingya, Rohingya, Krisis Kemanusiaan Rohingya, Bangladesh, Cox's Bazar, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Ann Wang

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,813.17 3,774.39
British Pound GBP 1.00 18,984.78 18,789.17
China Yuan CNY 1.00 2,132.21 2,111.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,299.00 14,157.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,159.44 10,051.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.58 1,803.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,586.36 10,477.35
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.93 16,055.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,511.54 3,473.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,859.97 12,729.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6480.276 -29.171 628
2 Agriculture 1503.229 -7.168 21
3 Mining 1873.047 3.764 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.501 -9.954 71
5 Miscellanous Industry 1289.313 -14.320 46
6 Consumer Goods 2662.032 -26.975 51
7 Cons., Property & Real Estate 461.343 1.179 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.299 -11.551 72
9 Finance 1244.347 -0.730 91
10 Trade & Service 829.161 2.341 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 1,135 1,415 280 24.67
2 ATIC 825 990 165 20.00
3 JSKY 1,045 1,245 200 19.14
4 KPAL 262 312 50 19.08
5 MFMI 730 850 120 16.44
6 HDFA 156 180 24 15.38
7 MINA 720 825 105 14.58
8 TMAS 700 800 100 14.29
9 BALI 1,220 1,385 165 13.52
10 BBLD 442 496 54 12.22
No Code Prev Close Change %
1 INCF 386 290 -96 -24.87
2 JAYA 268 202 -66 -24.63
3 INCI 645 560 -85 -13.18
4 KDSI 1,175 1,025 -150 -12.77
5 BCAP 189 168 -21 -11.11
6 CSAP 640 575 -65 -10.16
7 KBLV 520 470 -50 -9.62
8 MFIN 1,100 995 -105 -9.55
9 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
10 SAPX 740 675 -65 -8.78
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 268 202 -66 -24.63
2 SIMA 394 396 2 0.51
3 BNLI 980 920 -60 -6.12
4 BMRI 7,100 7,400 300 4.23
5 MYRX 105 103 -2 -1.90
6 LPPF 4,100 4,010 -90 -2.20
7 BBRI 4,040 3,990 -50 -1.24
8 AKRA 5,300 4,820 -480 -9.06
9 KBLI 316 352 36 11.39
10 TLKM 3,830 3,780 -50 -1.31