Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:34 WIB. Bawang - Harga bawang di Surabaya atau sentra produksi saat ini Rp19.000/Kg.
  • 13:33 WIB. Bawang - Harga bawang di lokasi pasar tradisional Kota Ambon sebesar Rp26.000/kg.
  • 13:32 WIB. Beras - Harga jual beras jenis SS super di Kudus naik Rp300 menjadi Rp9.800/kg.
  • 13:30 WIB. Beras - Harga jual beras jenis SS biasa dijual dengan harga Rp9.000/kg di Kudus.
  • 12:46 WIB. Timses Prabowo-Sandi - Kini menjadi momentum yang tepat Prabowo jadi presiden.
  • 12:46 WIB. Timses Prabowo-Sandi - Kini masyarakat tak butuh uang banyak. Sebab rindu perubahan.
  • 12:46 WIB. Timses Prabowo-Sandi - Justru saat ini banyak media memberitakan Prabowo.
  • 12:45 WIB. Timses Prabowo-Sandi - Hasil survey Dennya JA soal miskin 3M (momentum, media, money)  itu salah.
  • 12:30 WIB. Harga -  Harga ikan cakalang segar di pasar ikan Arumbai naik mencapai Rp110.000/ekor.
  • 12:13 WIB. IHSG - Menjelang akhir perdagangan sesi I, IHSG berbalik melemah 0,02% ke level 5.836,07.
  • 12:02 WIB. SPKU - OJK berikan sanksi pencabutan Izin usaha kepada PT Gelora Karya Jasatama.
  • 11:40 WIB. Pengacara - Rubangi diperiksa sebagai saksi atas tersangka Ratna Sarumpaet.
  • 11:40 WIB. Polisi - Hari ini pemeriksaan asisten Ratna Sarumpaet, Ahmad Rubangi.
  • 11:38 WIB. PAN - Jokowi 'tenar' karena diliput media 24 jam non-stop.
  • 11:37 WIB. PAN - Jokowi merasa selalu mendekati warga, sebab memakai fasilitas negara.

OJK: 13 Perusahaan Pembiayaan Terkena Sanksi

Foto Berita OJK: 13 Perusahaan Pembiayaan Terkena Sanksi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, tiga belas dari 191 perusahaan pembiayaan atau multifinance masuk dalam kategori bermasalah.

"Kalau sanksi Pembekuan Kegiatan Usaha (PKU) ada lima. Kalau yang terkena sanksi ada delapan perusahaan, baik sanksi berat maupun ringan," kata Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK, Mochamad Ichsanuddin, di kantor OJK, Jakarta, Senin (21/5/2018).

Dijelaskannya, delapan perusahaan yang diberikan sanksi tersebut disebabkan mereka melakukan sejumlah pelanggaran dari ketentuan OJK.

"Ada yang kami beri sanksi SP (surat peringatan) I karena terlambat serahkan laporan, lalu pemegang saham yang tidak jelas, hingga tingkat kesehatan perusahaannya juga ada," kata Ichsanuddin.

Adapun lima perusahaan yang diberikan sanksi penghentian kegiatan usaha d iantaranya PT Asia Multidana, PT Capitalinc Finance, PT Kembang 88 Finance, PT PANN Pembiayaan Maritim, dan PT Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP).

Berdasarkan data OJK, sebenarnya jumlah perusahaan pembiayaan yang bermasalah mencapai 12% atau sebanyak 22 perusahaan. Namun, sisa perusahaan pembiayaan tersebut tidak dikenakan sanksi oleh OJK karena permasalahannya dianggap masih dapat ditoleransi.

"Jadi, totalnya dari 191 itu hanya itu, yang lainnya sehat masih broperasional secara normal," ucapanya.

Oleh karena itu, Ichsanuddin membantah bila ada anggapan industri pembiayaan sedang dalam keadaan krisis. Menurutnya, bila dilihat secara umum, kinerja perusahaan pembiayaan masih mencatatkan pertumbuhan yang positif.

Per Februari 2018, OJK mencatat piutang pembiayaan dari pelaku multifinance mencapai angka Rp420,4 triliun. Jumlah ini meningkat 7,7% dari pencapaian periode yang sama di tahun lalu 2017 yang sebesar Rp390,3 triliun.

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46