Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:51 WIB. Politik - Sore nanti, Yenny Wahid dan konsorsium kader Gus Dur umumkan dukungannya.
  • 12:31 WIB. Hukum - Anggota DPRD Sumba Barat Daya, NTT ditangkap Polres Jakbar soal narkoba.
  • 12:29 WIB. PSI - Tidak mungkin materi negatif diproduksi TKN Jokowi-Ma'ruf.
  • 12:29 WIB. PSI - Kampanye hitam tidak boleh berkembang dalam demokrasi.
  • 12:28 WIB. PSI - Kampanye hitam bertentangan dengan nilai-nilai yang dikembangkan Jokowi.
  • 12:28 WIB. PSI - Pendukung Jokowi-Ma'ruf, wajib mengutuk kampanye hitam.
  • 12:26 WIB. PSI - Meminta kepolisian segera mengusut tuntas kasus fitnah Sandiaga.
  • 12:25 WIB. PSI - Bisa saja situs fitnah Sandiaga dibuat pendukung Prabowo-Sandi.
  • 12:23 WIB. KBRI - Jika ada WNI mendapatkan persoalan hukum, KBRI pasti diberitahu.
  • 12:22 WIB. KBRI - KBRI belum menerima pemberitahuan dari Kerajaan Arab Saudi soal pencekalan Habib Rizieq.
  • 11:15 WIB. BTN - BTN mengkaji kemungkinan rights issue pada 2020.
  • 11:12 WIB. UUS BTN - UUS BTN mengkaji kemungkinan untuk memisahkan usaha dari induk.
  • 11:11 WIB. Pertamina - Pertamina membutuhkan blok migas baru.
  • 11:10 WIB. Pertamina - Pertamina membutuhkan US$100 miliar untuk bisa meningkatkan produksi minyak.
  • 11:05 WIB. Pertamina - Pertamina MOR VIII mencegah aksi korupsi dilingkungan kerjanya dengan menggelar LPP.

RAPP Siagakan 1.080 Petugas FERT Cegah Kebakaran Hutan

Foto Berita RAPP Siagakan 1.080 Petugas FERT Cegah Kebakaran Hutan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

RAPP menyiagakan 1.080 petugas Fire Emergency Response Team (FERT) dalam menghadapi musim kemarau tahun ini. Tim tersebut dilengkapi sejumlah peralatan canggih seperti pompa air, drone, CCTV, helikopter, hingga kapal amfibi untuk mengamankan konsesi dari ancaman karhutla.

Head of Corporate Communications Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP), Djarot Handoko, mengatakan RAPP menyiapkan berbagai langkah dan strategi pemantauan, pendeteksian, dan peredaman ancaman kebakaran lahan dan hutan (karhutla) pada dan sekitar area konsensi. Ia menyampaikan RAPP memiliki kekuatan 1.080 petugas FERT dengan kemampuan di atas rata-rata yang terbagi ke dalam 82 tim.

"Para petugas sebelumnya telah melalui serangkaian pelatihan, seperti strategi serta teknik pemantauan dan pemadaman api di lapangan," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Djarot menjelaskan tim tersebut dilengkapi oleh 492 pompa air yang disebar di seluruh area konsensi, termasuk dua helikopter dan dua waterboat. Selain itu, RAPP memiliki 39 menara dan 50 kamera tersembuyi (CCTV) dan membekali FERT dengan 30 drone guna melakukan pendeteksian ke area yang sulit ditembus dengan daya terbang hingga 100 meter.

Selain berinvestasi pada peralatan dan perlengkapan pemadaman kebakaran hingga US$6 juta, ia menyampaikan RAPP berkomitmen untuk menerapkan pencegahan yang melibatkan masyarakat sekitar konsesi. Salah satu program unggulan RAPP yakni Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program/FFVP) yakni program pendekatan multipemangku kepentingan untuk mencegah karhutla. Program ini diinisiasi oleh RAPP sejak tahun 2014 silam.

"Dalam menjalankan program tersebut, RAPP menggandeng sejumlah LSM lingkungan sebagai mitra seperti Rumah Pohon, Blue Green, dan Laskar Alam," sebutnya.

Ia menyampaikan FFVP terus mengalami kemajuan signifikan dilihat dari jumlah desa yang mengikuti program tersebut. Pada tahun 2014, ada sekitar empat desa yang terdaftar sebagai peserta. Pada tahun 2015, jumlah desa peserta melonjak menjadi 18 desa dan pada tahun 2017 dan 2018 program tersebut diikuti masing-masing oleh 18 desa dan sembilan desa.

Kesuksesan FFVP lainnya terlihat dari penurunan tingkat insiden kebakaran secara drastis. Pada tahun 2014, area yang terbakar mencapai 0,18% dari total area yang dicakup. Sedangkan pada tahun 2015 hingga 2017 turun masing-masing menjadi 0,01%; 0,07%; dan 0,03%.

"Selain itu, RAPP melakukan pendampingan kepada desa yang telah berhasil mengikuti FFVP melalui program Desa Tangguh Api (Fire Resilient Village Programme) yang bertujuan untuk tetap membantu masyarakat dalam menerapkan prinsip-prinsip dan pembelajaran pada FFVP," sebutnya.

Disampaikan, program ini FFVP memiliki lima elemen utama, yakni

1. No Burn Village Rewards - Pemberian insentif kepada desa yang berhasil terbebas dari api;

2. Village Fire Crew Leader - Perekrutan dan pelatihan pemimpin kru desa peserta program;

3. Agriculture Assistance - Pemberian bantuan pertanian kepada masyarakat setempat, seperti penyediaan traktor di desa-desa peserta sebagai metode alternatif pembukaan lahan perkebunan;

4. Community Fire Awareness - Sosialisasi bahaya pembakaran lahan dan hutan, termasuk ke sekolah sekolah;

5. Air Quality Monitoring - Pemantauan kualitas dan kondisi air di wilayah desa setempat.

Tercatat, RAPP merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang menerapkan program ini di mana secara langsung melibatkan masyarakat sekitar. Total sudah 27 desa yang terlibat dalam FFVP. Melihat kesuksesan FFVP, sejumlah perusahaan turut mengadopsi program ini untuk diterapkan di area operasionalnya masing-masing yang kemudian tergabung dalam Fire Free Alliance (FFA).

Tag: PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: RAPP

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,003.04 3,962.94
British Pound GBP 1.00 19,785.63 19,586.46
China Yuan CNY 1.00 2,189.41 2,167.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,013.00 14,863.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,929.46 10,818.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,921.15 1,901.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,996.92 10,886.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,662.79 17,480.37
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,628.96 3,588.36
Yen Jepang JPY 100.00 13,297.61 13,161.25

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20