Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:29 WIB. KAI - PT KAI berhentikan KA Kuala Stabas Premium di Stasiun Blambanganumpu, Lampung, mulai 16 Juli 2018.
  • 21:27 WIB. Bulog - Perum Bulog siapkan 11 ribu ton beras premium sachet berisi 200 gram seharga Rp2.500 per sachet.
  • 21:25 WIB. Bulog - Perum Bulog Subdivisi Regional Banyumas Jateng mulai serap gabah dari petani.
  • 21:24 WIB. Pertamina - Pertamina MOR 1 serahkan bantuan bagi korban kebakaran rumah di Batam, Kepulauan Riau.
  • 21:18 WIB. Pertamina - Pertamina MOR VIII Maluku-Papua berlakukan program BBM Satu Harga di Fayit, Asmat.
  • 21:17 WIB. Pertamina - Konsumsi avtur pada musim haji 2018 di wilayah Pertamina MOR V diprediksi naik.
  • 21:16 WIB. Pertamina - Pertamina Lubricants gelar pelatihan otomotif bagi puluhan pelajar lulusan SMK di NTT.
  • 21:15 WIB. BPJS - BPJS Ketenagakerjaan Magelang gandeng 12 perusahaan rekanan untuk lakukan co-marketing.
  • 21:14 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan Makassar catat tunggakan Rp132 miliar dari peserta mandiri dan PBI di Sulsel.
  • 21:12 WIB. BMRI - Rajin tawarkan kredit, Bank Mandiri yakin bisnis payroll naik kencang di semester II.
  • 21:11 WIB. BMRI - Bank Mandiri catat pertumbuhan kredit payroll sebesar 30% YoY pada semester I 2018.
  • 19:07 WIB. Mandiri - Bank Mandiri dikabarkan akan ikut dalam pendanaan akuisisi 51% saham Freeport.
  • 19:06 WIB. BRI - BRI akan ikut biayai pembelian saham Freeport Indonesia.
  • 19:04 WIB. Pegadaian - The Gade Coffee and Gold merupakan cabang ke-15 dari target 36 gerai yang akan dibangun Pegadaian.
  • 19:03 WIB. Pegadaian - Incar nasabah milenial, Pegadaian buka Kafe Gade di Bogor.

RAPP Siagakan 1.080 Petugas FERT Cegah Kebakaran Hutan

Foto Berita RAPP Siagakan 1.080 Petugas FERT Cegah Kebakaran Hutan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

RAPP menyiagakan 1.080 petugas Fire Emergency Response Team (FERT) dalam menghadapi musim kemarau tahun ini. Tim tersebut dilengkapi sejumlah peralatan canggih seperti pompa air, drone, CCTV, helikopter, hingga kapal amfibi untuk mengamankan konsesi dari ancaman karhutla.

Head of Corporate Communications Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP), Djarot Handoko, mengatakan RAPP menyiapkan berbagai langkah dan strategi pemantauan, pendeteksian, dan peredaman ancaman kebakaran lahan dan hutan (karhutla) pada dan sekitar area konsensi. Ia menyampaikan RAPP memiliki kekuatan 1.080 petugas FERT dengan kemampuan di atas rata-rata yang terbagi ke dalam 82 tim.

"Para petugas sebelumnya telah melalui serangkaian pelatihan, seperti strategi serta teknik pemantauan dan pemadaman api di lapangan," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Djarot menjelaskan tim tersebut dilengkapi oleh 492 pompa air yang disebar di seluruh area konsensi, termasuk dua helikopter dan dua waterboat. Selain itu, RAPP memiliki 39 menara dan 50 kamera tersembuyi (CCTV) dan membekali FERT dengan 30 drone guna melakukan pendeteksian ke area yang sulit ditembus dengan daya terbang hingga 100 meter.

Selain berinvestasi pada peralatan dan perlengkapan pemadaman kebakaran hingga US$6 juta, ia menyampaikan RAPP berkomitmen untuk menerapkan pencegahan yang melibatkan masyarakat sekitar konsesi. Salah satu program unggulan RAPP yakni Program Desa Bebas Api (Fire Free Village Program/FFVP) yakni program pendekatan multipemangku kepentingan untuk mencegah karhutla. Program ini diinisiasi oleh RAPP sejak tahun 2014 silam.

"Dalam menjalankan program tersebut, RAPP menggandeng sejumlah LSM lingkungan sebagai mitra seperti Rumah Pohon, Blue Green, dan Laskar Alam," sebutnya.

Ia menyampaikan FFVP terus mengalami kemajuan signifikan dilihat dari jumlah desa yang mengikuti program tersebut. Pada tahun 2014, ada sekitar empat desa yang terdaftar sebagai peserta. Pada tahun 2015, jumlah desa peserta melonjak menjadi 18 desa dan pada tahun 2017 dan 2018 program tersebut diikuti masing-masing oleh 18 desa dan sembilan desa.

Kesuksesan FFVP lainnya terlihat dari penurunan tingkat insiden kebakaran secara drastis. Pada tahun 2014, area yang terbakar mencapai 0,18% dari total area yang dicakup. Sedangkan pada tahun 2015 hingga 2017 turun masing-masing menjadi 0,01%; 0,07%; dan 0,03%.

"Selain itu, RAPP melakukan pendampingan kepada desa yang telah berhasil mengikuti FFVP melalui program Desa Tangguh Api (Fire Resilient Village Programme) yang bertujuan untuk tetap membantu masyarakat dalam menerapkan prinsip-prinsip dan pembelajaran pada FFVP," sebutnya.

Disampaikan, program ini FFVP memiliki lima elemen utama, yakni

1. No Burn Village Rewards - Pemberian insentif kepada desa yang berhasil terbebas dari api;

2. Village Fire Crew Leader - Perekrutan dan pelatihan pemimpin kru desa peserta program;

3. Agriculture Assistance - Pemberian bantuan pertanian kepada masyarakat setempat, seperti penyediaan traktor di desa-desa peserta sebagai metode alternatif pembukaan lahan perkebunan;

4. Community Fire Awareness - Sosialisasi bahaya pembakaran lahan dan hutan, termasuk ke sekolah sekolah;

5. Air Quality Monitoring - Pemantauan kualitas dan kondisi air di wilayah desa setempat.

Tercatat, RAPP merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang menerapkan program ini di mana secara langsung melibatkan masyarakat sekitar. Total sudah 27 desa yang terlibat dalam FFVP. Melihat kesuksesan FFVP, sejumlah perusahaan turut mengadopsi program ini untuk diterapkan di area operasionalnya masing-masing yang kemudian tergabung dalam Fire Free Alliance (FFA).

Tag: PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: RAPP

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5905.158 -38.916 597
2 Agriculture 1428.601 -13.698 19
3 Mining 2009.628 -15.994 46
4 Basic Industry and Chemicals 772.710 -8.697 70
5 Miscellanous Industry 1174.590 -16.209 45
6 Consumer Goods 2447.240 -28.240 46
7 Cons., Property & Real Estate 444.098 -5.640 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1068.450 -15.987 70
9 Finance 1035.648 1.145 91
10 Trade & Service 883.943 2.056 143
No Code Prev Close Change %
1 UNIT 248 310 62 25.00
2 TCPI 700 875 175 25.00
3 DYAN 64 78 14 21.88
4 AIMS 202 246 44 21.78
5 OKAS 222 270 48 21.62
6 SRSN 59 70 11 18.64
7 RBMS 141 164 23 16.31
8 DPNS 350 396 46 13.14
9 GEMA 276 310 34 12.32
10 CNTX 530 590 60 11.32
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 910 690 -220 -24.18
2 YPAS 725 605 -120 -16.55
3 PEGE 173 149 -24 -13.87
4 SKYB 310 270 -40 -12.90
5 INCF 146 129 -17 -11.64
6 MGRO 422 380 -42 -9.95
7 NICK 141 127 -14 -9.93
8 TOPS 955 865 -90 -9.42
9 KBLV 515 470 -45 -8.74
10 TNCA 186 170 -16 -8.60
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 705 660 -45 -6.38
2 MSIN 505 490 -15 -2.97
3 BBRI 2,970 2,970 0 0.00
4 RBMS 141 164 23 16.31
5 IMAS 2,960 2,880 -80 -2.70
6 TLKM 4,020 3,940 -80 -1.99
7 KREN 725 715 -10 -1.38
8 INKP 19,900 19,525 -375 -1.88
9 PGAS 1,685 1,640 -45 -2.67
10 DYAN 64 78 14 21.88