Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:32 WIB. Emas - Emas lebih rendah karena dolar menguat di lingkungan suku bunga AS yang lebih tinggi.
  • 05:31 WIB. Minyak - Minyak mentah AS naik 1,8%, menetap di $66,22 per barel, setelah sesi volatil menjelang pertemuan OPEC.
  • 05:29 WIB. Suriah - Rezim Assad dan pasukan Iran mulai operasi di Suriah.
  • 05:29 WIB. Trump - Meksiko: kebijakan pemisahan keluarga imigran Trump rasis.
  • 05:28 WIB. Imigran - Trump tetap dukung pemisahan keluarga imigran.
  • 05:26 WIB. PBB - Rusia kritik keputusan AS keluar dari Dewan HAM PBB.
  • 05:25 WIB. 1MDB - Mahathir: Najib peran sentral dalam skandal 1MDB.
  • 05:24 WIB. Israel - Israel tangkap 22 warga Palestina di Tepi Barat.
  • 05:23 WIB. Gaza - Militer Israel serang 25 target Hamas di Gaza.
  • 05:22 WIB. Eropa - Delegasi Uni Eropa buka pameran soal pengungsi di Ankara.
  • 05:22 WIB. Pengungsi - Turki peringati Hari Pengungsi Sedunia.
  • 22:16 WIB. Politik - Kemendagri minta pengkritik Komjen Iriawan baca regulasi.  
  • 22:15 WIB. Daerah - Komjen Iriawan minta Polisi tak hanya fokus di Pilkada Jabar.
  • 22:15 WIB. Politik - Perludem nilai ada potensi kecurangan di Pilgub Jabar.
  • 22:14 WIB. Daerah - Menhub akan sambangi lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun.

Nepal Optimis Jadi Negara Berpendapatan Menengah dalam 10 Tahun

Foto Berita Nepal Optimis Jadi Negara Berpendapatan Menengah dalam 10 Tahun
Warta Ekonomi.co.id, Kathmandu -

Pemerintah Nepal pada hari Senin (21/5/2018) mengumumkan target Nepal menuju taraf negara berpendapatan menengah dalam 10 tahun mendatang.

Ketika menyajikan kebijakan dan program pemerintah untuk anggaran untuk tahun fiskal berikutnya di sesi gabungan Dewan Perwakilan dan Majelis Nasional, Presiden Nepal Bidya Devi Bhandari mengatakan pemerintah Nepal telah bergerak maju dengan mengambil moto nasional untuk mengubah negara menjadi bangsa yang makmur dalam satu dekade.

Pemerintah Nepal akan menyajikan anggaran untuk tahun fiskal berikutnya 2018-19 pada 29 Mei di parlemen, sebagaimana dikutip dari Xinhua, Selasa (22/5/2018).

Pemerintah komunis yang baru dibentuk juga berjanji untuk menggandakan pendapatan per kapita rakyat Nepal dalam lima tahun ke depan. Saat ini, pendapatan per kapita Nepal adalah 1.012 dolar AS. Bhandari mengatakan bahwa tahun fiskal berikutnya akan menjadi tahun dasar untuk membuat sejarah kemakmuran ekonomi.

"Perekonomian akan tumbuh dekat dengan angka dua digit pada tahun fiskal berikutnya, sementara ekonomi akan melihat pertumbuhan dua digit dalam lima tahun ke depan," ungkapnya.

Dalam tahun fiskal 2017-18 saat ini, ekonomi Nepal diperkirakan tumbuh sebesar 5,9 persen, menurut Perkiraan Rekening Nasional baru-baru ini oleh Biro Pusat Statistik Nepal. Pemerintah Nepal telah mengidentifikasi pertanian, energi, transportasi, infrastruktur fisik, teknologi informasi, pariwisata, dan penerbangan sipil sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

Sesuai Kebijakan dan Program, pemerintah Nepal bertujuan untuk meningkatkan konsumsi listrik per kapita menjadi 1500kw dari 110kw saat ini dalam 10 tahun ke depan. Pemerintah Nepal menargetkan untuk menghasilkan 5.000 mw listrik dalam lima tahun ke depan dan 15.000 mw dalam 10 tahun mendatang.

Bhandari juga mengatakan bahwa pemerintah Nepal telah memprioritaskan pembangunan saluran transmisi lintas batas Nepal-China 765 kV dari perbatasan kota Rasuwagadhi ke ibu kota Kathmandu di sepanjang jalan raya timur barat yang melewati dataran selatan.

Pembangunan kereta api lintas batas Nepal-China yang menghubungkan kota perbatasan Rasuwagadhi ke Kathmandu, kereta lintas perbatasan Nepal-India dari kota perbatasan Birgunj ke Kathmandu dan East-West Electric Railway adalah prioritas lain dari pemerintah Nepal, menurut Kebijakan dan Program.

Tag: Nepal, ekonomi asia

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Via DNA India

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1 KPAL 195 262 67 34.36
2 GDST 198 266 68 34.34
3 MYTX 160 204 44 27.50
4 SWAT 272 340 68 25.00
5 JPRS 266 332 66 24.81
6 CITA 875 1,090 215 24.57
7 ATIC 735 915 180 24.49
8 CSIS 980 1,180 200 20.41
9 ASJT 290 328 38 13.10
10 DSSA 15,500 17,500 2,000 12.90
No Code Prev Close Change %
1 BNBR 104 70 -34 -32.69
2 DFAM 1,205 905 -300 -24.90
3 SDMU 282 222 -60 -21.28
4 FORU 144 126 -18 -12.50
5 JKSW 74 66 -8 -10.81
6 SAME 560 500 -60 -10.71
7 MNCN 1,180 1,070 -110 -9.32
8 ERTX 132 120 -12 -9.09
9 IIKP 230 212 -18 -7.83
10 SMRA 995 920 -75 -7.54
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 272 340 68 25.00
2 BBRI 3,140 2,960 -180 -5.73
3 TLKM 3,610 3,710 100 2.77
4 BBCA 22,250 21,500 -750 -3.37
5 BBNI 8,050 7,525 -525 -6.52
6 BMRI 6,950 6,700 -250 -3.60
7 ADRO 1,935 2,000 65 3.36
8 UNTR 34,800 33,500 -1,300 -3.74
9 ASII 6,900 6,950 50 0.72
10 PGAS 2,080 2,040 -40 -1.92