Portal Berita Ekonomi Senin, 24 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:39 WIB. Kedelai - Harga jual kedelai impor di Kab.Kudus pekan ini sebesar Rp7.300/kg.
  • 10:37 WIB. Kedelai - Ketua primkopti Kab.Kudus: harga jual kedelai impor mulai turun.
  • 10:35 WIB. Ekspor - Data BKIPM, ekspor Jambi udang mantis mencapai nilai Rp22,185 miliar, pada Agustus.
  • 10:35 WIB. Ekspor - Data BKIPM, ekspor Jambi udang mantis mencapai nilai Rp22,185 miliar, pada Agustus.
  • 10:31 WIB. Ekspor - Kepala Stasiun BKIPM Jambi, menjelaskan ekspor udang mantis dari Jambi sejak meningkat sebanyak 1.926.327 ekor.
  • 10:28 WIB. Ekspor - BKIPM Jambi catat espor udang mantis dari Provinsi Jambi terus meningkat.
  • 10:15 WIB. Ikan - DKP Kulon Progo prediksi produksi ikan budi daya triwulan ketiga akan turun lebih 30 persen.
  • 10:10 WIB. IPB - Tim LPPM IPB bekerja sama dengan BEM-KM PB meluncurkan Agripoint Pasar Rakyat dan Snack Sehat Kampung Posdaya tahun 2018.
  • 10:08 WIB. IPB -  Pasar Rakyat Tani IPB juga membantu IKM binaan mereka.
  • 10:06 WIB. IPB -  IPB menggelar Pasar Rakyat Tani untuk membantu pemasaran produk petani.
  • 10:02 WIB. KAI - KAI memberikan tarif promo yang bertemakan “Weekday Lucky Day”.
  • 06:37 WIB. AP I - Kapasitas penampungan untuk terminal bandara El Tari saat ini hanya mencapai 1,3 juta.
  • 06:36 WIB. AP I - Pengelola Bandara El Tari Kupang memperluas terminal penumpang bandara.
  • 06:33 WIB. Pertamina - Pertamina menyatakan distribusi B20 di Sulawesi Utara dan Gorontalo berlangsung lancar. 

Mengejar Investasi Negeri Tirai Bambu

Foto Berita Mengejar Investasi Negeri Tirai Bambu
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Negeri Tirai Bambu menjadi raksasa ekonomi di tengah kelesuan global belakangan ini. Investasi China yang terus meningkat tidak hanya terjadi di dunia, tapi juga Indonesia.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, mencatat China sebagai negara ketiga yang paling banyak berinvestasi di Indonesia pada tahun 2017 dengan nilai total investasi sebesar US$3,36 miliar. Investasi negara itu terus merangkak naik. Pada tahun 2013, misalnya, jumlahnya sebesar US$297 juta dan bertengger di posisi 12 kemudian pada tahun 2015 naik menjadi peringkat ke-9 dengan investasi US$628 juta hingga mencapai posisi ketiga pada tahun 2017.

Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Pasifik, Lembong menilai wajar jika kemudian mitra dagang utama bagi 121 negara di dunia itu menjadi negara yang diincar banyak pihak sebagai investor potensial.

"China menjadi salah satu investor terbesar di hampir semua negara di Asia Pasifik, bahkan dunia," katanya.

China sendiri mengaku akan terus meningkatkan investasi ke Indonesia setelah sepanjang 2017 lalu pertumbuhan investasi negeri tirai bambu di Indonesia mencapai 27 persen.

"Pada tahun lalu investasi China di sini tumbuh 27 persen. Saya rasa momentum ini akan terus berlanjut, bahkan sampai ke tahun berikutnya," kata Minister Counsellor Ekonomi dan Perdagangan Kedutaan Besar China untuk Indonesia Wang Liping.

Wang menuturkan keyakinan tumbuhnya investasi China ke Indonesia berdasarkan upaya kedua negara untuk terus meningkatkan kerja sama ekonomi. Pemerintah Indonesia, di sisi lain, juga terus melakukan upaya perbaikan untuk dapat mengundang investor China masuk dan menanamkan modal di Tanah Air. Ditambah pula dengan besarnya pasar Indonesia dan sumber daya alam melimpah.

"China sendiri punya pengalaman di bidang teknologi dan manufaktur. Ini bisa jadi peluang untuk terus bekerja sama dalam banyak aspek," kata Wang.

Belt and Road Initiative

Daya tarik investasi China tidak terlepas dari kerangka inisiatif Jalur Sutera dan Jalur Maritim Abad ke-21 atau Belt and Road Initiative yang dicanangkan Presiden Xi Jinping pada tahun 2013. BRI menawarkan sebuah upaya untuk memperluas peluang bagi pembangunan dan kesejahteraan bersama melalui kerja sama konektivitas yang saling menguntungkan. Diharapkan dari terbangunnya fasilitas perhubungan maka berkembang kerja sama lain, seperti perdagangan, investasi, dan hubungan antarmasyarakat.

Hal itu juga sejalan dengan prioritas Presiden RI Joko Widodo yang ingin meningkatkan pembangunan infrastruktur sehingga investasi infrastruktur diharapkan bisa terdorong dengan inisiatif tersebut. Ada empat koridor pembangunan ekonomi yang ditawarkan pemerintah Indonesia dalam kerangka tersebut, yakni pembangunan kawasan terintegrasi di Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Bali.

Secara perinci, koridor pertama adalah pembangunan infrastruktur di antaranya Kuala Namu Aerocity dan kawasan industri di Sumatera Utara. Kedua, pembangunan pembangkit listrik tenaga air dan kawasan industri KIPI Tanah Kuning di Kalimantan Utara. Ketiga, pembangunan Bandar Udara Internasional Lembeh, kawasan wisata Likupang dan kawasan industri Bitung di Sulawesi Utara. Terakhir, pembangunan techno park dan tol di Bali. Total potensi investasi dari empat koridor tersebut bernilai hingga US$51,93 miliar.

Dari empat koridor pembangunan ekonomi yang ditawarkan, proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan di Kalimantan Utara kemungkinan akan jadi proyek pertama yang bisa direalisasikan menyusul ditandatanganinya kerja sama pengembangan proyek pada pertengahan April lalu.

"Dari hasil evaluasi yang dilakukan Menko Maritim (Luhut Binsar Pandjaitan) yang diutus Presiden untuk mengoordinasikan ini, Kalimantan Utara adalah provinsi yang paling siap untuk memulai investasi, terutama di bidang pembangkit listrik tenaga air," kata Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie.

Tidak Eksklusif

Meski hanya menawarkan empat koridor pembangunan ekonomi bernilai fantastis kepada China melalui kerangka Belt and Road Initiative, tidak berarti investasi infrastruktur hanya eksklusif diberikan kepada Negeri Tirai Bambu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga menjadi utusan khusus kerja sama strategis Indonesia dan China, mengatakan pemerintah Indonesia tidak membatasi investasi infrastruktur hanya investasi dari China, tetapi juga kepada negara manapun asalkan memenuhi syarat. Ia meminta investasi yang masuk, baik dari China maupun negara lainnya, harus memenuhi empat kriteria.

Kriteria yang dimaksud, yakni teknologi yang ramah lingkungan, penggunaan tenaga kerja lokal, bersedia membangun pelatihan vokasional, dan transfer teknologi.

"Pertanyaannya, apakah ini hanya untuk China? Tidak. Terbuka untuk siapa saja yang mau masuk, silakan datang. Kami juga transparan. Kalian nanti lihat bagaimana deal-nya," katanya.

Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun proyek yang ditawarkan dalam Belt and Road telah pasti sepakat dengan China. Oleh karena itu, peluang masih terbuka lebar bagi semua pihak karena dalam negosiasi.

"Jadi, kalau ada yang bilang kita mengeksklusifkan diri dengan China, itu sama sekali tidak ada. Siapa saja yang bisa penuhi empat syarat tadi, kita welcome," katanya.

Luhut menambahkan pemerintah Indonesia juga ingin investasi yang masuk dari China betul-betul investasi yang berkualitas dan tetap menguntungkan bagi Indonesia.

"Saya masih mau lihat cost (investasi yang bersedia ditanam). Nantinya apakah jadi sama dia (China), ya, belum tentu. Saya juga tidak akan mau tanda tangan kalau saya belum yakin bisa menguntungkan kita. Akan tetapi, China itu cukup adil dan saya sangat menghormati sekali apa yang diberikan China," pungkas Luhut.

Untuk merealisasikan tawaran investasi di empat koridor pembangunan ekonomi dalam Belt and Road Initiative, China telah mengirim 16 tenaga ahli ke Indonesia untuk melakukan kajian dan kunjungan lapangan ke wilayah yang ditawarkan.

Kunjungan lapangan oleh para ahli itu akan di lakukan di Sumatera Utara, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara juga sejumlah wilayah lainnya, tempat penawaran investasi disampaikan. Hasil kunjungan lapangan dilakukan guna memperoleh studi kelayakan untuk menentukan proyek mana yang dapat dijadikan prioritas untuk dibangun.

Investasi China ke Indonesia diharapkan akan dapat mendukung program pembangunan nasional meski hingga kini publik masih harus menunggu realisasi rencana investasi yang tengah dikejar pemerintah itu.

Tag: China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Zabur Karuru

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading