Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:32 WIB. Surabaya - Pemkot Surabaya menggelar operasi daging ayam ras pada periode 23-30 Juni.
  • 06:04 WIB. Samsung - Samsung menguji coba smartphone berbasis Android Go berharga murah, Galaxy J2 Core.
  • 22:49 WIB. Politik - SBY: Jenderal Iriawan pertaruhkan sumpah jika main-main.
  • 22:49 WIB. Politik - SBY khawatir kecurangan Pemilu munculkan perlawanan rakyat.
  • 22:48 WIB. Pilkada Jabar - SBY yakin Deddy-Dedi menang di Pilgub Jabar tanpa curang.
  • 22:48 WIB. Politik - SBY sebut ada oknum BIN, Polri, dan TNI tak netral di Pilkada.
  • 22:47 WIB. Politik - Prabowo tak yakin Indonesia negara terkuat 2045 bisa terwujud.
  • 22:47 WIB. Pilpres - Demokrat: Ada suara kader yang mengusulkan JK berpasangan dengan AHY.
  • 22:46 WIB. Pilpres - Survei SMRC: Jokowi ungguli Prabowo di Jabar, Jateng, dan Jatim.
  • 22:46 WIB. Pilpres - PAN tunggu sikap Golkar bila serius usung JK jadi Capres 2019.
  • 22:45 WIB. Nasional - Jokowi: Pembangunan infrastruktur sama dengan membangun peradaban.
  • 22:44 WIB. Politik - Megawati sebut pemimpin harus santun.
  • 21:29 WIB. ALKA - Alakasa Industrindo mencatat penjualan sebesar Rp920,95 miliar sepanjang Januari-Maret 2018.
  • 21:29 WIB. Pertamina - Pertamina yakin proyek kilang tak terganggu kewajiban pasok Premium.
  • 21:29 WIB. ALKA - Alakasa Industrindo berencana membuka pabrik aluminium baru di dalam negeri.

ITB: Industri 4.0 Perlu Ekosistem yang Sehat

Foto Berita ITB: Industri 4.0 Perlu Ekosistem yang Sehat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Implementasi industri generasi ke empat atau Revolusi Industri 4.0 yang belakangan dibahas secara global dinilai harus diikuti dengan pembentukan ekosistem yang sehat dan berkesinambungan agar efektif dapat menggerakkan seluruh sektor ekonomi.

Dosen Senior ITB Richard Mengko mengatakan, untuk mencapai keberhasilan berbisnis di era digital, Richard menjelaskan butuh ekosistem dan komunikasi yang terbentuk secara baik oleh pelaku bisnis, sehingga tercapai ekosistem yang kuat dan saling menguntungkan.

Richard yang juga salah satu tokoh teknologi di Indonesia ini menjelaskan, sebenarnya masyarakat Indonesia sudah mampu dalam menggunakan teknologi, akan tetapi belum memanfaatkannya dalam urusan produktivitas yang dapat mengembangkan ekonomi di Indonesia.

Padahal tambah Richard, revolusi Industri 4.0 ini akan lebih menguntungkan pelaku bisnis lebih karena dapat mengurangi biaya operasional.

"Untuk itu perlu memperhatikan karakteristik dan bentuk-bentuk perkembangan teknologi saat ini agar dapat memanfaatkannya secara maksimal dan menyiapkan langkah-langkah antisipati yang tepat," ucapnya di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Sementara itu, Peneliti RISE Reseacrh, Caroline Mangowal menilai Indonesia menjadi salah satu target bagi para pemain industri dunia yang berebut berebut masuk pasar Indonesia. Karena itu, harus ada regulator yang dapat memproteksi serta menjaga keseimbangan di berbagai parameter.

"Inklusi finansial yang masih relatif rendah di Indonesia menggambarkan besarnya potensi yang belum tergali. Sementara layanan yang terbatas dan pemanfaatan layanan yang ada belum maksimal," ujar Caroline.

Untuk itu, masyarakat industri sepakat membentuk forum Indonesia Digital Business Ecosystem (INDIBEST Forum), yang terdiri atas lembaga pemerintahan seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan, Semua pihak sepakat, bahwa dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 harus terlebih dahulu memahami pasar dan memetakan karakteristik dari "the underserved market".

Dari sisi pemerintah, Bank Indonesia punya kewajiban menjaga arah kebijakannya untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan pemain asing dan lokal dengan menyesuaikan aturan untuk menghadapi inovasi teknologi dan karakter pasar yang berubah cepat.

Sementara dari sisi OJK, diperlukan program pengawasan yang seksama, serta harus bisa fleksibel dalam mendorong inovasi untuk menjaga target keseimbangan dan arah pertumbuhan.

BEKRAF pun bisa ikut mendukung Revolusi Industri 4.0 dan pemberdayaannya dengan cara memfasilitasi inovasi lokal dengan edukasi dan asistensi untuk menjaga karya-karya cipta lokal melalui proteksi "Intellectual Property Rights".

Sedangkan dari sisi pelaku industri keuangan, harus mendorong kreativitas teknologi untuk konten yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang cepat berubah.

Adapun sisi infrastruktur telekomunikasi, khususnya jaringan data, membangun jaringan saja tidak cukup jika tidak ditunjang oleh ekosistem digital, selanjutnya, industri retail harus punya program kreatif untuk mengakomodasi kebutuhan pasar yang karakternya terus berubah.

Tag: Industri 4.0

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83