Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:48 WIB. Tomat - Harga tomat di sentra perdagangan Manado mengalami peningkatan sebesar 11,11%.
  • 10:37 WIB. BI - BI mengimbau masyarakat untuk segera menukarkan uang rupiah kertas tahun emisi 1998 dan 1999. 
  • 10:36 WIB. Kemenhub - Menhub Budi Karya mengapresiasi seluruh pihak yang dikabarkan berhasil menemukan objek terduga KM Sinar Bangun.
  • 10:35 WIB. Gorontalo - BPS mengatakan tingkat okupansi hotel di Gorontalo sebesar 45,50% pada April 2018.
  • 10:33 WIB. Kaltara - Kaltara mencatat jumlah penerbangan mengalami peningkatan sebesar 6,25% selama arus balik Lebaran 2018.
  • 10:32 WIB. Arab - Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh, yakin Indonesia akan menjadi mitra dalam kampanye Islam moderat.
  • 10:31 WIB. MPMX - Mitra Pinasthika Mustika memperkirakan capex sebesar US$25-30 juta hingga dua tahun mendatang.
  • 10:27 WIB. JPRS - Gunawan Dianjaya Steel akan menargetkan merger dengan Jaya Pari Steel pada tahun ini.
  • 10:26 WIB. ARNA - Arwana Citramulia mencetak pertumbuhan penjualan double digit per Mei 2018.
  • 09:56 WIB. ELTY - Bakrieland Development menargetkan utang dapat menyusut menjadi Rp1,5 triliun pada 2018.
  • 09:55 WIB. AS - AS tengah menyusun peraturan untuk mencegah China terlibat dalam teknologi yang berkaitan dengan industri penting AS.
  • 08:44 WIB. FIFA - FIFA menjatuhkan denda sebesar US$10.124 terhadap Federasi Sepak Bola Polandia akibat spanduk bernada ofensif.

Survei IDM: Prabowo Singkirkan Jokowi, Budi Gunawan Cawapres Teratas

Foto Berita Survei IDM: Prabowo Singkirkan Jokowi, Budi Gunawan Cawapres Teratas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menunjukkan Prabowo Subianto mengalahkan beberapa tokoh yang digadang-gadang bakal maju sebagai calon presiden di 2019.

Dari berbagai simulasi nama capres-cawapres dari lima nama, empat nama, tiga nama, dan dua nama, tingkat elektabilitas Prabowo tetap unggul dibandingkan para pesaingnya, termasuk dengan petahana, Joko Widodo (Jokowi).

Ada beberapa indikator yang dipakai oleh mereka. Salah satunya yakni tingkat keterpilihan alias tingkat elektabilitas beberapa tokoh yang digadang-gadang bakalan maju nyapres.

"Pertanyaan terbuka, jika Pemilu 2019 diselenggarakan hari ini, siapa dari dua nama ini yang akan dipilih menjadi presiden. Prabowo Subianto 50,1 persen, dan Joko Widodo 29,8 persen dan 20,1 persen responden tidak menjawab," ungkap Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi dalam konferensi pers di kawasan  Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/5/2018).

Sementara itu, untuk pertanyaan yang sama saat ditanyakan kepada para responden secara tertutup, elektabilitas Prabowo pun semakin moncer.

"Responden memilih Prabowo Subianto sebanyak 52,9 persen, Joko Widodo 31,2 persen, dan tidak memilih 15,9 persen," bebernya.

Firman menjelaskan, dengan modal perolehan suara pada Pilpres 2014 sebesar 62.576.444, Prabowo dianggap mampu menjaga konstituennya.

"Itu karena konsistensi Prabowo menjadi oposisi terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Selain itu dia juga dianggap punya sikap negarawan saat meredam ketegangan dalam kasus Ahok. Hal lain itu muncul reaksi publik yang ingin ada perubahan," tuturnya.

"Perkiraan jumlah DPT yang bertambah pada 2019, dari 133.574.277 menjadi 196.545.636 jiwa akan menjadi ladang tambahan suara bagi Prabowo," ujar Firman.

Tak hanya calon presiden, IDM juga melakukan survei atas tokoh-tokoh yang pantas menduduki posisi sebagai calon wakil presiden (cawapres). Hasilnya adalah Ketua Umum Perindo, Harry Tanoesoedibjo dipilih 5,7 persen responden; Walikota Surabaya, Tri Rismaharini 7,4 persen; Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia yang juga politisi PDIP, Puan Maharani 9,6 persen; Ketua Umum PPP, Romahurmuziy 1,2 persen; Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto 8,7 persen; Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dipilih 2,3 persen responden.

Kemudian Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dipilih 4,2 persen responden; Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan 7,8 persen; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 7,9 persen; Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar 11,8 persen, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan paling tinggi dibandingkan tokoh lain dengan 12,6 persen.

"Tingkat elektabilitas yang tinggi dari Budi Gunawan menjawab isu-isu negatif yang secara personal kepada Budi Gunawan selama ini. Dan masyarakat justru menilai Budi Gunawan sebagai korban kampanye politik negatif selama ini," demikian Bin Firman.

Survei ini dilakukan dengan metode penarikan sampel multistage random sampling pada 400 kabupaten/ kota di 33 provinsi di Indonesia. Adapun responden yang dipakai sejumlah 2.450 orang yang disesuaikan dengan jumlah DPT Pemilu tahun 2014. Survei dilaksanakan sejak 28 April sampai dengan 18 Mei 2018. Margin of Error survei ini lebih kurang 1,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Tag: Indonesia Development Monitoring, Pilpres 2019

Penulis: Redaksi

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83