Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:18 WIB. PLN - Soal TKDN, PLN masih evaluasi proyek 35.000 MW.
  • 06:15 WIB. Energi - Pemerintah berusaha menambah devisa negara dengan TKDN.
  • 06:12 WIB. Mandiri - Mandiri-kiosTix bekerjasama menempatkan ticket store penjualan pertandingan Asian Games di beberapa pusat perbelanjaan.
  • 06:10 WIB. Mandiri - Mandiri akan menyediakan mandiri mobile ATM, vending machine e-money, booth money changer, serta ribuan mesin EDC di Asian Games 2018.
  • 22:37 WIB. Nasional - Korban jiwa gempa Lombok bertambah jadi 460 orang.
  • 22:37 WIB. Asian Games - Polisi pasang 1.000 CCTV pantau keamanan di venue Asian Games.
  • 22:36 WIB. Politik - Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah berada di Tanah Suci untuk memantau penyelenggaraan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia.
  • 22:36 WIB. Nasional - 3.849 petugas akan layani jamaah haji di Armina.
  • 22:35 WIB. Nasional - Satgas Penanggulangan Darurat bersihkan reruntuhan gempa Lombok.
  • 22:35 WIB. Energi - Marwan batubara: Pembangkit listrik energi terbarukan minim dampak negatif.
  • 22:35 WIB. Politik - Prabowo-Sandi datangi rumah dinas JK.
  • 22:34 WIB. Industri - Menperin: kemitraan RI-Singapura makin intensif.
  • 22:34 WIB. Politik - Jabar lokasi pertama deklarasi Prabowo-Sandi di daerah.
  • 22:34 WIB. Nasional - Menag ingatkan jamaah-petugas untuk jaga fisik jelang Armina.
  • 22:33 WIB. Nasional - Kementerian PUPR kembangkan rumah tahan gempa.

Belajar Pantang Menyerah dari Dua Pengusaha Sepatu Ini

Foto Berita Belajar Pantang Menyerah dari Dua Pengusaha Sepatu Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Putri Katiana dan Kara Nugroho, dua pengusaha muda yang berbisnis sepatu dengan brand PVRA. Putri dan Kara bersahabat sejak masih duduk di bangku kuliah. Awalnya, mereka sama sekali tidak memiliki keahlian di bidang sepatu atau desain. Namun, Kara yang memiliki kesukaan terhadap sepatu dan Putri yang memiliki kesukaan terhadap jewelry akhirnya mampu memadukan dua kesukaannya menjadi ide bisnis. Desain sepatu yang mereka hasilkan pun adalah sepatu dengan hiasan jewelry.

Sukses menguasai pasar wanita dengan segmen middle hingga up, bukan merupakan pencapaian yang mudah bagi mereka. Putri dan Kara mengungkapkan bahwa mereka sempat mengalami berbagai kesulitan dan kerugian selama tiga tahun menjalankan bisnis.

Di awal berbisnis, lebih dari 50 pasang sample sepatu gagal dibuat pengrajin. Bukan tidak selesai dikerjakan, tetapi antara desain dan hasil sangat jauh dari harapan Putri dan Kara. Harus membuang modal dengan sia-sia, itulah yang dialami dua wanita ini di awal berbisnis.

"Karena sepatu itu bukan hanya bentuknya, tetapi harus nyaman dipakai. Tapi, itu tiba-tiba enggak kaya sepatu. Beda banget sama gambar," ungkap Kara kepada Warta Ekonomi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Sempat ingin menyerah, tetapi tidak lama keduanya pun sadar bahwa membangun bisnis tidaklah mudah dan instan. Akhirnya, mereka pun mencari pengrajin yang lain di sebuah tempat yang sulit dijangkau. Kehujanan dan bermandikan lumpur, Putri dan Kara pun akhirnya sampai di tempat pengrajin sepatu.

Sample demi sample pun dicobanya untuk mendapatkan produk sepatu yang terbaik untuk brand mereka. Mencari partner atau pengrajin memang hal tersulit bagi mereka. Karena menyesuaikan keinginan mereka dengan yang dihasilkan oleh pengrajin terkadang tidak sesuai harapan.

Akhirnya, Putri dan Kara pun mendapatkan pengrajin yang sesuai dengan keinginannya. Namun, bukan berarti bisnis sepatunya sudah bisa berjalan mulus. Lagi-lagi, Putri dan Kara dihadapkan dengan masalah produksi. Kali ini masalahnya ada pada bahan baku. Mereka harus mengalami kerugian lumayan banyak karena sudah memesan kulit untuk bahan baku sepatu, ternyata kulit yang datang tidak sesuai gambar dan kualitasnya sangat buruk. Produksi pun terhambat sampai keduanya mendapatkan kulit terbaik.

Bisnis sepatu PVRA pun mulai mendapatkan titik terang. Sampai akhirnya, media penjualan yang mulanya hanya melalui WhatsApp dan Line, kini mulai menggunakan website. Sejak website PVRA diluncurkan, mereka pun kebanjiran order hingga 2.000 sepatu dalam sehari. Angka yang mengejutkan bagi mereka.

Kini, setiap bulannya PVRA mengeluarkan 12 model sepatu yang terinspirasi dari melihat tren dan menyesuaikan selera pribadi. PVRA juga telah berhasil menjual produk sepatunya di beberapa mal besar di Jakarta dan Bali. Kini mereka menargetkan untuk membuka kembali toko di kota-kota besar seperti Makassar, Medan, dan Surabaya.

Dalam bisnis sepatunya, Putri dan Kara juga fokus dalam memberdayakan Ibu Rumah Tangga (IRT) yang setiap hari hanya bekerja di rumah mengurus anak. Lewat PVRA, mereka mulai membuat training produksi sepatu untuk IRT. Jika mereka sudah lulus training, mereka berkesempatan untuk bekerja di pabrik PVRA.

Tag: Pengusaha, PVRA

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5816.590 46.717 598
2 Agriculture 1592.077 88.033 19
3 Mining 1997.378 23.635 46
4 Basic Industry and Chemicals 774.066 4.001 70
5 Miscellanous Industry 1202.898 18.374 45
6 Consumer Goods 2314.885 9.200 46
7 Cons., Property & Real Estate 437.652 -1.224 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.194 17.287 70
9 Finance 1058.652 8.733 91
10 Trade & Service 833.087 1.148 144
No Code Prev Close Change %
1 LSIP 1,180 1,325 145 12.29
2 AALI 11,900 13,300 1,400 11.76
3 BWPT 214 238 24 11.21
4 LPIN 980 1,085 105 10.71
5 IKAI 164 180 16 9.76
6 JIHD 450 490 40 8.89
7 NICK 125 135 10 8.00
8 GZCO 65 70 5 7.69
9 MIKA 1,790 1,925 135 7.54
10 EXCL 2,730 2,920 190 6.96
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 890 700 -190 -21.35
2 IDPR 770 700 -70 -9.09
3 GMFI 228 210 -18 -7.89
4 ASBI 314 290 -24 -7.64
5 PANS 1,680 1,555 -125 -7.44
6 ACES 1,370 1,275 -95 -6.93
7 RELI 270 252 -18 -6.67
8 TIRA 136 127 -9 -6.62
9 BIPP 79 74 -5 -6.33
10 PSDN 298 280 -18 -6.04
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,160 4,030 -130 -3.12
2 BBRI 3,130 3,210 80 2.56
3 TKIM 14,750 13,975 -775 -5.25
4 KREN 725 770 45 6.21
5 TLKM 3,350 3,430 80 2.39
6 BBNI 7,300 7,375 75 1.03
7 PGAS 1,815 1,840 25 1.38
8 ASII 6,825 6,975 150 2.20
9 UNTR 34,050 34,000 -50 -0.15
10 ERAA 2,730 2,650 -80 -2.93