Portal Berita Ekonomi Kamis, 16 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:36 WIB. BUMN Karya - Frankie Wijoyo Prasetio: pergerakan emiten BUMN Karya tidak terlalu terpengaruh dengan rencana pengurangan impor pemerintah.
  • 06:35 WIB. WIKA - Saham WIKA mengalami koreksi 70 poin atau 4,36% ke level Rp1.535 per saham.
  • 06:31 WIB. London - Brent crude futures were down $1.70, or 2.35 percent, at $70.76 a barrel on Wednesday (15/8).
  • 06:30 WIB. New York - U.S. crude futures settled at $65.01 a barrel, down $2.03, or 3 percent on Wednesday (15/8).
  • 06:29 WIB. WSKT - Saham Waskita melemah 85 poin atau 4,42% ke level Rp1.840.
  • 06:29 WIB. New York - The tech-rich Nasdaq Composite Index tumbled 96.78 points (1.23 per cent) to 7,774.12 on Wednesday (15/8).
  • 06:28 WIB. BUMN Karya - Laju saham emiten BUMN karya mendarat di zona merah pada penutupan sesi pertama perdagangan.
  • 06:26 WIB. PP - PT PP tengah membidik tender kontrak di Malaysia dan Vietnam dengan total nilai mencapai Rp2 triliun.
  • 06:25 WIB. New York - The broad-based S&P 500 shed 21.59 points (0.76 per cent) to 2,818.37 on Wednesday (15/8).
  • 06:24 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average dropped 137.51 points (0.54 per cent) to 25,162.41 on Wednesday (15/8).
  • 06:18 WIB. PLN - Soal TKDN, PLN masih evaluasi proyek 35.000 MW.
  • 06:15 WIB. Energi - Pemerintah berusaha menambah devisa negara dengan TKDN.
  • 06:12 WIB. Mandiri - Mandiri-kiosTix bekerjasama menempatkan ticket store penjualan pertandingan Asian Games di beberapa pusat perbelanjaan.
  • 06:10 WIB. Mandiri - Mandiri akan menyediakan mandiri mobile ATM, vending machine e-money, booth money changer, serta ribuan mesin EDC di Asian Games 2018.
  • 22:36 WIB. Politik - Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah berada di Tanah Suci untuk memantau penyelenggaraan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia.

Aman Abdurahman: Pelaku Teror di Surabaya Tak Paham Ajaran Islam

Foto Berita Aman Abdurahman: Pelaku Teror di Surabaya Tak Paham Ajaran Islam
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Terdakwa kasus terorisme, Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurahman berpendapat bahwa para pelaku bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, adalah orang-orang sakit jiwa yang tidak memahami ajaran Islam.

"Dua kejadian di Surabaya itu saya katakan, orang-orang yang melakukan atau menamakannya jihad adalah orang-orang yang sakit jiwanya dan frustasi dengan kehidupan. Islam berlepas dari tindakan semacam itu," kata terdakwa Oman dalam sidang pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018).

Pihaknya pun mengutuk adanya aksi teror tersebut terlebih dengan adanya keterlibatan anak dibawah umur dalam aksi teror tersebut.

"Kejadian ibu yang menuntun anaknya terus meledakkan diri di parkiran gereja adalah tindakan yang tidak mungkin muncul dari orang yang memahami ajaran Islam dan tuntutan jihad, bahkan tidak mungkin muncul dari orang yang sehat akalnya. Begitu juga dengan seorang ayah yang membonceng anak kecilnya dan meledakkan diri di depan kantor polisi, si anak terpental dan alhamdulillah masih hidup. Itu tindakan keji dengan dalih jihad," katanya.

Meskipun pihaknya mengakui menggolongkan aparat dan pemerintah sebagai kafir, tetapi Oman mengklaim tidak pernah menyerukan ajakan kepada para pengikutnya untuk menyerang aparat keamanan dan orang-orang Nasrani.

Hal itu, menurut dia karena Nabi Muhammad tidak pernah mengajarkan kaumnya untuk mengganggu umat agama lain, baik dari jiwa maupun hartanya, selama umat tersebut tidak mengganggu atau memerangi kaum muslim.

"Jadi, hanya orang yang bodohlah yang berbuat semacam itu, yang tidak paham ajaran Islam dengan benar. Saya sampaikan ini agar dipahami oleh semua dan supaya Islam khilafah tidak dikaitkan dengan hal-hal serupa yang bisa saja terjadi kemudian hari, tapi semoga tidak terjadi," tuturnya.

Dalam sidang pledoi terdakwa Oman alias Aman Abdurrahman di PN Jaksel, Jumat, tim penasihat hukum membantah keterlibatan Oman dalam sejumlah aksi bom bunuh diri yang terjadi di Tanah Air.

Tim penasihat hukum mengatakan bahwa terdakwa Oman hanya memberikan anjuran kepada para pengikutnya untuk hijrah ke Suriah dan berjihad di Suriah, bukan di Indonesia.

Sementara buku Seri Materi Tauhid yang ditulis Oman hanya menjelaskan mengenai tauhid dan makna thagut, bukan pengajaran tentang jihad.

Dalam sidang pledoi, tim penasihat hukum meminta tiga hal kepada majelis hakim yakni agar membebaskan terdakwa dari semua dakwaan dan tuntutan, membebankan semua biaya materil kepada negara dan memberikan hukuman seringan-ringannya kepada terdakwa.

Oman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bom Thamrin, kasus bom Gereja Oikumene di Samarinda, kasus bom kampung melayu, serta kasus penyerangan di Bima, NTB dan Medan. Ia dituduh berperan sebagai dalang di balik teror tersebut.

Tag: Terorisme

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Moch Asim

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5816.590 46.717 598
2 Agriculture 1592.077 88.033 19
3 Mining 1997.378 23.635 46
4 Basic Industry and Chemicals 774.066 4.001 70
5 Miscellanous Industry 1202.898 18.374 45
6 Consumer Goods 2314.885 9.200 46
7 Cons., Property & Real Estate 437.652 -1.224 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.194 17.287 70
9 Finance 1058.652 8.733 91
10 Trade & Service 833.087 1.148 144
No Code Prev Close Change %
1 LSIP 1,180 1,325 145 12.29
2 AALI 11,900 13,300 1,400 11.76
3 BWPT 214 238 24 11.21
4 LPIN 980 1,085 105 10.71
5 IKAI 164 180 16 9.76
6 JIHD 450 490 40 8.89
7 NICK 125 135 10 8.00
8 GZCO 65 70 5 7.69
9 MIKA 1,790 1,925 135 7.54
10 EXCL 2,730 2,920 190 6.96
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 890 700 -190 -21.35
2 IDPR 770 700 -70 -9.09
3 GMFI 228 210 -18 -7.89
4 ASBI 314 290 -24 -7.64
5 PANS 1,680 1,555 -125 -7.44
6 ACES 1,370 1,275 -95 -6.93
7 RELI 270 252 -18 -6.67
8 TIRA 136 127 -9 -6.62
9 BIPP 79 74 -5 -6.33
10 PSDN 298 280 -18 -6.04
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,160 4,030 -130 -3.12
2 BBRI 3,130 3,210 80 2.56
3 TKIM 14,750 13,975 -775 -5.25
4 KREN 725 770 45 6.21
5 TLKM 3,350 3,430 80 2.39
6 BBNI 7,300 7,375 75 1.03
7 PGAS 1,815 1,840 25 1.38
8 ASII 6,825 6,975 150 2.20
9 UNTR 34,050 34,000 -50 -0.15
10 ERAA 2,730 2,650 -80 -2.93