Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:43 WIB. Straits Times - 3.213 (17/2), 3.196 (18/2), 3.213 (19/2), 3.198 (20/2), 3.181 (21/2).
  • 10:41 WIB. IHSG - 5.867 (17/2), 5.886 (18/2), 5.928 (19/2), 5.942 (20/2), 5.882 (21/2).
  • 10:29 WIB. KOSPI - 2.242 (17/2), 2.208 (18/2), 2.210 (19/2), 2.195 (20/2), 2.162 (21/2).
  • 10:25 WIB. Hang Seng - 27.959 (17/2), 27.530 (18/2), 27.655 (19/2), 27.609 (20/2), 27.308 (21/2).
  • 10:09 WIB. Shanghai Composite - 2.983 (17/2), 2.984 (18/2), 2.975 (19/2), 3.030 (20/2), 3.039 (21/2).
  • 09:50 WIB. Nikkei 225 - 23.523 (17/2), 23.193 (18/2), 23.400 (19/2), 23.479 (20/2), 23.386 (21/2).
  • 09:39 WIB. FTSE 100 - 7.433 (17/2), 7.382 (18/2), 7.457 (19/2), 7.436 (20/2), 7.403 (21/2).
  • 09:12 WIB. S&P 500 - 3.370 (18/2), 3.386 (19/2), 3.373 (20/2), 3.337 (21/2).
  • 09:10 WIB. Dow Jones - 29.232 (18/2), 29.348 (19/2), 29.219 (20/2), 28.992 (21/2).
  • 09:09 WIB. Nasdaq - 9.629 (18/2), 9.718 (19/2), 9.627 (20/2), 9.446 (21/2).

Berbisnis di Bulan Ramadan? Coba 4 Usaha Ini

Berbisnis di Bulan Ramadan? Coba 4 Usaha Ini - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ramadan memang menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh para pebisnis, khususnya pebisnis musiman. Tingkat permintaan pasar yang besar akan sebagian produk penunjang kebutuhan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri membuat para pebisnis menambah jumlah produksinya.

Berikut ini adalah beberapa peluang bisnis yang booming di bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya yang bisa dilakukan.

1. Kue Kering

Fenomena pengusaha kue kering dadakan seringkali muncul ketika bulan Ramadan. Tidak hanya pabrik besar yang kebanjiran order, bahkan usaha rumahan kue kering seperti nastar, castangel, dan lain sebagainya mendadak sibuk layaknya pabrik. Kebutuhan kue kering di bulan Ramadan yang biasanya menjadi bahan suguhan di Hari Raya atau menjadi buah tangan bersilaturahim di bulan Ramadan, membuat pengusaha kue kering sampai harus mencari tenaga tambahan. 

2. Fesyen

Setelah kebutuhan pangan yang meningkat di bulan Ramadan, kebutuhan yang tidak kalah pentingnya yaitu pakaian. Produk fesyen baik ritel maupun online juga harus menambah jumlah produksi lantaran tingginya permintaan. Karena biasanya orang-orang akan mengenakan pakaian baru dengan tren terkini di Hari Raya. Maka dari itu, tidak heran jika bisnis fesyen juga menjadi salah satu bisnis yang diminati para pebisnis di bulan Ramadan. Tidak hanya pakaian; sepatu, sandal, tas, dan sebagainya juga mencari barang buruan para konsumen di bulan Ramadan. 

3. Parsel

Bisnis parsel akan naik daun di bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya. Budaya saling mengantar makanan di Indonesia membuat peluang bisnis parsel terbuka lebar. Mulai dari harga ratusan ribu hingga jutaan, parsel dibuat dengan dekorasi yang menarik sebagai buah tangan ketika berkunjung ke rumah kerabat ataupun sebagai kiriman. 

4. Transportasi

Bisnis transportasi juga menjulang di bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran. Kebutuhan pasar akan jasa sewa kendaraan akan tinggi di akhir-akhir Ramadan untuk mudik Lebaran. Maka dari itu, seringkali travel agen atau penyewaan kendaraan akan kehabisan stok kendaraan di waktu-waktu orang akan melaksanakan mudik atau berkunjung ke rumah kerabat. 

Baca Juga

Tag: Tips Bisnis, Ramadan

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Rina Astaria Mendrova

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,691.55 3,654.62
British Pound GBP 1.00 17,848.74 17,668.40
China Yuan CNY 1.00 1,968.03 1,948.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,845.89 13,708.12
Dolar Australia AUD 1.00 9,132.75 9,039.13
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,777.07 1,759.32
Dolar Singapura SGD 1.00 9,884.98 9,783.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,942.48 14,788.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,304.51 3,267.73
Yen Jepang JPY 100.00 12,366.82 12,242.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93