Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:54 WIB. Jambi - Jabatan Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi resmi dicabut.
  • 07:54 WIB. Diskon - JD.ID gelar diskon hingga 88%.
  • 07:53 WIB. Transportasi - Blue Bird akan lakoni bisnis bus AKAP.
  • 07:53 WIB. Hoaks - LIPI sebut daerah dengan nuansa agama yang kental paling mudah termakan hoaks.
  • 05:27 WIB. Eredivisie Belanda - Vitesse 3 vs 2 Excelsior
  • 05:23 WIB. Ligue1 Prancis - Lille 2 vs 1 Amiens
  • 05:21 WIB. Bundesliga Jerman - Hoffenheim 1 vs 3 FC Bayern M√ľnchen
  • 05:10 WIB. LaLiga Spanyol - Getafe 4 vs 0 Deportivo Alaves
  • 22:06 WIB. Debat Pilpres - Trafik¬†Telkomsel dan XL melonjak saat debat pilpres perdana.
  • 19:42 WIB. Google - Google akuisisi Divisi Smartwatch Fossil.
  • 19:39 WIB. Apple - iPad murah kabarnya segera rilis.

NTT Ajak Investor Berinvestasi Peternakan Ayam Petelur

Foto Berita NTT Ajak Investor Berinvestasi Peternakan Ayam Petelur
Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

Frans Lebu Raya selaku Gubernur Nusa Tenggara Timur mengajak para investor untuk menanamkan modalnya di sektor usaha pengembangan ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan pasar yang selama ini mendatangkan dari luar NTT.

"Kami butuh lebih banyak lagi tambahan investasi di sektor peternakan ayam petelur, karena jujur NTT masih mendatangkan telur dari luar daerah," katanya usai melakukan pemantauan harga bahan pokok bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito di Pasar Kasih Naikoten dan Pasar Oeba Kupang, Sabtu (26/5/2018).

Ia mengatakan, pasokan telur untuk pasar-pasar di provinsi setempat masih mengandalkan dari luar daerah dan kerap berkurang sehingga menimbulkan kenaikan harga yang tak terkira. Pantauan harga telur ayam seperti di Pasar Kasih Naikoten Kupang mencapai Rp54.000-Rp55.000 per papan (30 butir), atau mengalami kenaikan dari sebelumnya dengan kisaran Rp48.000-Rp50.000 per papan.

Sejumlah pedagang setempat mengemukakan, telur ayam yang dijual tersebut umumnya didatangkan dari Surabaya, Jawa Timur dan akibat pasokannya berkurang belakangan ini maka harga jualnya pun meningkat menjadi Rp2.000 per butir. Gubernur Lebu Raya mengemukakan, telah meminta kelompok tani dan peternak mandiri untuk meningkatkan produksi guna mengendalikan kekurangan pasokan saat ini.

"Memang masih mengandalkan dari luar, tapi dengan kerja keras, saya kira satu atau dua tahun ke depan hasilnya sudah semakin membaik," tuturnya.

Gubernur dua periode itu mengatakan, pemerintah terus mendorong dan siap mendukung kehadiran investor untuk beternak ayam petelur di Nusa Tenggara Timur.

"Sebelumnya saya didatangi salah satu investor, saya bilang pemerintah mendukung penuh agar Anda bisa melakukan usaha di sini," pungkasnya.

Selain itu, ia mengaku dalam berbagai kesempatan terus mengimbau masyarakat setempat untuk terbuka menerima kehadiran investor termasuk untuk peternakan ayam petelur. (HYS/Ant)


Tag: Nusa Tenggara Timur (NTT), Peternakan Ayam

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56