Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:05 WIB. PLN - PLN akan operasikan lagi seluruh pembangkit listrik di Pulau Jawa pada pekan depan.
  • 22:03 WIB. KCI - PT KAI Commuter Indonesia catat jumlah penumpang tumbuh signifikan selama libur Lebaran.
  • 22:01 WIB. Pertamina - Konsumsi Pertamax tercatat naik 19% selama masa Lebaran 2018.
  • 22:00 WIB. Mandiri - Pada 20 dan 21 Juni, Bank Mandiri setorkan dana masyarakat ke BI lebih dari Rp3,6 triliun.
  • 21:53 WIB. PTDI - PTDI akan ekspor pesawat ke Filipina pekan depan.
  • 21:52 WIB. Pertamina - Pertamina tidak lakukan pengeboran di Blok Sanga-Sanga tahun ini.
  • 21:50 WIB. JSMR - Jasa Marga tegaskan penerapan JORR tak berpengaruh signifikan pada naiknya pendapatan Perseroan.
  • 21:47 WIB. KAI - PT KAI mulai 1 Juli 2018 turunkan harga tiket KA rute Medan-Tanjungbalai, Sumut.
  • 21:45 WIB. JSMR - Jasa Marga klaim layani 461.000 kendaraan arus balik yang masuk ke Jakarta melalui Cikampek sampai H+4 Lebaran.
  • 21:43 WIB. JSMR - Jasa Marga perkirakan puncak arus balik berlanjut hingga Sabtu dan Minggu pekan ini.
  • 21:37 WIB. Aptrindo - Aptrindo yakin integrasi transaksi Tol JORR akan pangkas biaya logistik.
  • 21:36 WIB. BUMN - WEGE akan renovasi gedung utama Kementerian BUMN di Jalan Medan Merdeka Selatan.
  • 21:33 WIB. Pertamina - Pertamina tambah pasokan 126 ribu gas elpiji di Sulsel dan Sulbar.
  • 21:29 WIB. Pertamina - Pertamina  segera luncurkan produk Elpiji 3 kg nonsubsidi tahun ini.
  • 21:21 WIB. Pertamina -  Konsumsi BBM pada Lebaran tahun ini? naik 200 ribu kl atau 17% dibanding tahun lalu.

Gerindra Apresiasi Pemberian THR oleh Jokowi

Foto Berita Gerindra Apresiasi Pemberian THR oleh Jokowi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono, mengapresiasi THR yang dikeluarkan Pemerintah Joko Widodo tahun ini kepada PNS/TNI/Polri/honorer dan pensiunan pegawai pemerintah. Pasalnya, selama era Joko Widodo gaji PNS/TNI dan Polri serta pegawai honorer tidak pernah naik.

Menurut Arief, THR atau gaji ke-13 yang dikeluarkan oleh Pemerintah kepada PNS/TNI/Polri/honorer dan pensiunan harus dijadikan benchmark bagi perusahaan swasta agar tidak ada alasan untuk tidak membayar THR pekerjanya.

"THR kepada pekerja adalah wajib dan berlaku juga bagi negara yang sudah memperkerjakan rakyatnya di instansi-instansi Pemerintah. Jadi, pemberian THR oleh Pemerintah Joko Widodo sebuah prestasi dari Pemerintah Joko Widodo yang memberikan perhatian pada pegawainya," ungkap Arief di Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

Oleh karena itu, lanjutnya, para PNS/TNI/Polri serta honorer juga harus lebih meningkatkan pelayanan untuk masyarakat karena gaji dan THR mereka berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat.

"THR yang dikeluarkan oleh Pemerintah Joko Widodo yang dikeluarkan hampir Rp37,5 triliun diharapkan bisa mendorong tingkat komsumsi masyarakat atau daya beli masyarakat saat Hari Raya sehingga bisa memberikan sedikit pertolongan pertama secara sesaat untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Arief.

Walaupun, menurut Arief, barang dan jasa yang akan dikonsumsi masyarakat memiliki kandungan bahan baku impor hampir 60%, seperti pakaian, sepatu, mobil, motor, dan BBM.

"Karena itu, tidak perlu dipolitisasi maksud baik Joko Widodo untuk memberikan THR pada PNS/TNI/Polri dan pegawai honorer dan pensiunan," imbuh Arief.

Ia juga berharap Presiden bisa bagi-bagi sembako secara nasional kepada jutaan masyarakat miskin di Indonesia saat Jelang Hari Raya.

Gerindra juga akan mengusulkan pada Pemerintah Joko Widodo untuk menaikkan gaji PNS/TNI/Polri dan pegawai honorer serta tidak lupa melakukan pengangkatan pegawai honorer Pemerintah untuk menjadi PNS seperti Guru dan tenaga perawat yang jumlahnya jutaan orang.

"Pokoknya, Kita dukunglah pemberian THR-nya Pak Joko Widodo," pungkasnya.

Tag: THR, Arief Poyuono

Penulis/Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Arief Poyuono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10