Portal Berita Ekonomi Selasa, 14 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:31 WIB. Jakarta - Cendekiawan dari 43 negara hadiri World Peace Forum di Jakarta.
  • 18:31 WIB. Turki - Erdogan: Turki akan boikot produk elektronik buatan AS.
  • 18:25 WIB. Kemenpan-RB - Lowongan CPNS 2018 diumumkan Agustus 2018.
  • 18:25 WIB. Kemenpan-RB - Penerimaan CPNS 2018 dipastikan tidak akan ada pembatalan.
  • 18:25 WIB. Kemenpan-RB - Mundurnya Asman Abnur, kemungkinan penerimaan CPNS 2018 diundur.
  • 17:57 WIB. PAN - Mundurnya Asman Abnur sebagai MenPAN-RB karena berbeda pilihan koalisi.
  • 17:54 WIB. Hukum - Polda Metro Jaya bakal panggil ahli atas kasus pencemaran nama baik Fahri Hamzah.
  • 17:52 WIB. Sandiaga Uno - Saya ke Lombok atas undangan Gubernur NTB terpilih, Zulkieflimansyah.
  • 17:51 WIB. Sandiaga Uno - Saya ke Lombok bukan untuk kampanye.
  • 17:50 WIB. Sandiaga Uno - Sandi dikabarkan berangkat ke Lombok besok, Rabu (15/8/2018).
  • 17:35 WIB. Daerah - 13 kecamatan di Sukabumi terdampak kekeringan.
  • 17:35 WIB. Daerah - Presiden Jokowi minta┬áMenteri BUMN segera dipasok semen-baja di Lombok.
  • 17:35 WIB. Daerah - Presiden Jokowi minta sekolah roboh di Lombok segera dibangun.
  • 17:34 WIB. Daerah - Gunung Anak Krakatau aktif level waspada.
  • 17:34 WIB. Politik - Wapres JK mengaku tiga kali ikut pilpres tidak pernah pakai mahar.

Peluang Kenaikan Suku Bunga Acuan BI Tetap Ada

Foto Berita Peluang Kenaikan Suku Bunga Acuan BI Tetap Ada
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa ruang kenaikan suku bunga acuan lebih lanjut masih tetap terbuka, kendati bank sentral telah dua menaikkan suku bunga acuan BI-7day Reverse Repo Rate masing-masing 25 bps menjadi 4,75% pada Mei 2018.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan, ke depan pihaknya terus mengkalibrasi perkembangan ekonomi dan keuangan domestik maupun global. Ini dilakukan untuk memanfaatkan masih adanya ruang untuk kenaikan suku bunga secara terukur.

"Berarti memang probabilitas kenaikan ada, tapi secara terukur. Tapi, akan disesuaikan dengan inflasi, global, suku bunga di Amerika Serikat (AS)," kata Perry di Gedung BI, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Dirinya menambahkan, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) tambahan ini BI juga meningkatkan stance kebijakan moneternya menjadi sedikit bias ketat dari sebelumnya netral.

"Sedikit bias ketat, belum ketat. Tempo hari 'kan lebih ke akomodatif, terus kemudian menjadi netral dan sekarang cenderung ke bias ketat. Ini berdasarkan kepada sejumlah indikator," jelas dia.

Pengetatan kebijakan moneter pada akhir Mei 2018 ini juga untuk mengantisipasi tekanan arus modal keluar (capital reverseal) yang bisa disebabkan ekspetasi pelaku pasar tentang kenaikan kedua kalinya suku bunga acuan The Federal Reserve pada 13 Juni 2018 menjadi 1,75%-2%.

Perry yang kerap mengampanyekan kebijakan moneter prostabilitas dan pro-pertumbuhan menekankan bahwa dirinya ingin menerpakan kebijakan moneter yang antisipatif terhadap tekanan yang bisa menggangu stabilitas perekonomian domestik.

"Ini merupakan kebijakan pre-emptive (antisipatif), dan ahead of the curve (selangkah lebih maju), dan frontloading untuk merespons risiko dan tekanan eksternal," ungkap Perry.

Tag: Suku Bunga, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5769.873 -91.373 598
2 Agriculture 1504.044 10.622 19
3 Mining 1973.743 -15.372 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.065 -19.886 70
5 Miscellanous Industry 1184.524 -40.044 45
6 Consumer Goods 2305.685 -67.033 46
7 Cons., Property & Real Estate 438.876 -4.935 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.907 -8.880 70
9 Finance 1049.919 -7.372 91
10 Trade & Service 831.939 -13.103 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 760 935 175 23.03
2 SQMI 224 274 50 22.32
3 GOLD 452 535 83 18.36
4 BYAN 16,500 19,000 2,500 15.15
5 AIMS 222 250 28 12.61
6 LMSH 555 620 65 11.71
7 DYAN 82 91 9 10.98
8 MAYA 3,510 3,890 380 10.83
9 NUSA 185 204 19 10.27
10 RODA 460 500 40 8.70
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 177 141 -36 -20.34
2 GLOB 220 180 -40 -18.18
3 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
4 KPAL 635 550 -85 -13.39
5 MAPA 4,160 3,700 -460 -11.06
6 LPIN 1,095 980 -115 -10.50
7 NIPS 410 370 -40 -9.76
8 OKAS 232 210 -22 -9.48
9 DMAS 147 134 -13 -8.84
10 MIKA 1,960 1,790 -170 -8.67
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
2 BBRI 3,140 3,130 -10 -0.32
3 TLKM 3,370 3,350 -20 -0.59
4 FILM 760 935 175 23.03
5 IMAS 2,600 2,530 -70 -2.69
6 UNVR 42,600 41,000 -1,600 -3.76
7 PGAS 1,805 1,815 10 0.55
8 BMRI 6,925 6,725 -200 -2.89
9 TARA 900 905 5 0.56
10 BBTN 2,630 2,530 -100 -3.80