Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:55 WIB. Perikanan - KKP bekerja sama dengan Perindo untuk memperkuat sistem logistik perikanan nasional.
  • 12:20 WIB. Emas - Sepanjang Juli-Desember 2018, produksi emas NHM mengalami penurunan sebesar 19,88%.
  • 12:19 WIB. BNI - BNI menggaet sejumlah nasabah baru dari gelaran Travel Fair Balikpapan 2019.
  • 12:19 WIB. Batubara - Kementerian ESDM menyatakan DMO batu bara tahun ini mencapai 128 juta ton.
  • 12:18 WIB. ADHI - Adhi Karya siap membangun pembangkit listrik tenaga sampah di Marunda.
  • 12:17 WIB. BCA - BCA melalui aplikasi m-BCA menambah fitur baru berupa widget keyboard bertajuk BCA Keyboard.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.

Citilink Indonesia Kembali Buka Rute Baru Yogyakarta-Makassar

Foto Berita Citilink Indonesia Kembali Buka Rute Baru Yogyakarta-Makassar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Citilink Indonesia telah kembali membuka penerbangan penghubung dari Yogyakarta ke Makassar. Hal ini merupakan bagian dari upaya Citilink dalam memperluas konektivitas Nusantara.

Vice President Corporate Legal and CSR Citilink Indonesia, Ranty Astari Rachman, menjelaskan, pembukaan rute penerbangan connecting the dots ini merupakan salah satu upaya Citilink Indonesia untuk melebarkan sayapnya dengan menghadirkan penerbangan dari dan menuju seluruh kota besar di Indonesia.

Makassar merupakan penghubung utama Citilink Indonesia untuk melayani connecting flights ke wilayah timur Indonesia, seperti Kendari, Ambon, Jayapura, dan Manado. Pembukaan rute Yogyakarta-Makassar ini juga dimaksudkan guna memberikan pilihan melakukan perjalanan udara dari wilayah Barat Indonesia hingga wilayah Timur Indonesia. 

"Rute Yogyakarta-Makassar ini merupakan rute connecting the dots kedua Citilink Indonesia setelah sebelumnya juga telah membuka rute Semarang-Surabaya dalam melebarkan sayapnya dengan target market share sebesar 21,4%," ujar Ranty, Kamis (31/5/2018). 

Ranty menambahkan, dengan rute connecting the dots ini, Citilink Indonesia optimis mendapatkan tingkat isian di atas 83% mengingat minat penumpang yang terus berkembang dengan perkiraan sekitar 441.320 penumpang pada akhir 2018.

Citilink Indonesia akan menggunakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 180 penumpang. Penerbangan Yogyakarta-Makassar ini rencananya akan dioperasikan mulai 1 Juni 2018.

Penerbangan Makassar-Yogyakarta dengan nomor penerbangan QG 778 dijadwalkan berangkat dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Ujung Pandang pukul 15.05 WITA dan tiba di Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta pada 16.10 WIB.

Sementara penerbangan Yogyakarta-Makassar dengan nomor penerbangan QG 779 dijadwalkan berangkat dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta pukul 16.40 WIB dan tiba di Bandara Sultan Hasanudin pukul 19.40 WITA.

Pemilihan Makassar sebagai penghubung utama untuk melayani connecting flights ke wilayah timur Indonesia dikarenakan kota ini memiliki daya tarik wisata alam dan historikal yang indah serta semakin banyak dikunjungi pelancong Nusantara maupun mancanegara.

Begitu pun Yogyakarta. Kota gudeg ini merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan domestik. Data dari Dinas Pariwisata DIY menyebutkan sekitar 4,7 juta wisatawan lokal dan 397.000 wisatawan mancanegara berkunjung ke Yogyakarta pada 2017.

Tag: Citilink

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31