Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:10 WIB. Pertamina - Dalam rangka hari Kartini, Pertamina beri diskon elpiji jenis bright gas. 
  • 18:26 WIB. Cawapres - Sandiaga jalani pemeriksaan darah dan urine. 
  • 18:25 WIB. BMW - Ratusan ribu mobil di China ditarik oleh produsennya, BMW. 
  • 14:51 WIB. Lenovo - Lenovo Z6 Pro bisa motret foto 100 MP.
  • 14:49 WIB. Indosat - Indosat sebar internet pakai infrastruktur langit.
  • 14:48 WIB. Xiaomi - Xiami siapkan smartphone bertenanga Snapdragon 855 dengan kamera pop-up yang akan dirilis akhir tahun.
  • 14:47 WIB. Huawei - Huawei resmi pasarkan P30 di Indonesia.
  • 14:47 WIB. Hoaks - Hoaks serang KPU meningkat pascapemilu.
  • 14:46 WIB. Pemilu 2019 - KPU salah input, netizen teriak #SaveOurDemocracy.

Menkeu: APBN Sebagai Instrumen Jaga Stabilitas

Menkeu: APBN Sebagai Instrumen Jaga Stabilitas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan pentingnya untuk mempertahankan kredibilitas, kesehatan dan ketahanan APBN agar dapat menjadi instrumen utama kebijakan fiskal untuk menjaga stabilitas perekonomian.

"Pemerintah memahami bahwa perekonomian Indonesia masih dibayangi ketidakpastian. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya mempertahankan kredibilitas, kesehatan dan ketahanan APBN," kata Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR di Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Sri Mulyani hadir dalam rapat paripurna untuk membacakan tanggapan pemerintah terhadap pandangan umum fraksi atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal dalam rangka Pembicaraan Pendahuluan RAPBN Tahun Anggaran 2019.

Ia menjelaskan pemerintah telah dan akan terus melakukan reformasi fiskal untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang saat ini didukung oleh membaiknya kinerja investasi maupun ekspor.

Namun, tambah dia, kredibilitas fiskal melalui instrumen APBN tidak bisa berjalan sendiri, karena membutuhkan dukungan dari stabilitas perekonomian yang kondusif.

Menurut Sri Mulyani, melihat kondisi terkini, stabilitas perekonomian harus didahulukan daripada mengejar pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah akan terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas moneter dan sektor jasa keuangan dalam melakukan langkah-langkah stabilisasi perekonomian domestik," jelas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Sri Mulyani menyakini bauran kebijakan untuk stabilisasi yang didukung oleh upaya reformasi struktural secara berkelanjutan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah maupun panjang.

"Sejalan dengan hal tersebut, kami mengapresiasi pandangan mengenai perlunya penyusunan APBN yang kredibel untuk menjaga kepercayaan dunia usaha," tambah dia.

Menurut rencana, penyusunan RAPBN 2019 akan dilakukan dengan asumsi dasar makro antara lain pertumbuhan ekonomi 5,4%-5,8%, inflasi 2,5%-4,5% dan nilai tukar rupiah Rp13.700-Rp14.000 per dolar AS.

Asumsi dasar makro lainnya adalah suku bunga SPN 3 bulan 4,6%-5,2%, harga ICP minyak 60 dolar AS-70 dolar AS per barel, lifitng minyak bumi 722 ribu-805 ribu barel per hari dan lifting gas bumi 1.210 ribu-1.300 ribu barel setara minyak per hari.

Tag: Sri Mulyani Indrawati, Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10