Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:19 WIB. Infrastruktur - Indonesia-Jepang jajaki investasi infrastruktur.
  • 23:18 WIB. Turki - Presiden Joko Widodo beri selamat Erdogan kembali pimpin Turki.
  • 23:18 WIB. Israel - Tentara Israel tangkap 16 warga Palestina di Tepi Barat.
  • 23:17 WIB. Palestina - Indonesia-Jepang janji perkuat pembangunan ekonomi Palestina.
  • 23:16 WIB. Brexit - Inggris: Ratusan ribu warga tuntut referendum kesepakatan Brexit.
  • 23:15 WIB. Erdogan - Anwar Ibrahim: Kemenangan Erdogan adalah kejayaan dunia Islam.
  • 23:15 WIB. Ekonomi Global - Sri Mulyani: Ekonomi global masih positif.
  • 23:14 WIB. Gaza - Warga Gaza rayakan kemenangan Erdogan dalam pemilihan Turki.
  • 23:14 WIB. Turki - Kelompok oposisi Suriah ucapkan selamat kepada Erdogan.
  • 23:13 WIB. Piala Dunia - Lionel Messi mengaku tidak akan pensiun sebelum juarai Piala Dunia.
  • 23:11 WIB. Korea Utara - Indonesia-Jepang setuju pengetatan sanksi Korea Utara.
  • 19:10 WIB. PLN - PLN Kota Palopo jamin pasokan listrik aman selama penghitungan suara Pilkada 2018.
  • 19:10 WIB. Bulog - Perum Bulog Subdivre Bangka akan tambah pasokan rastra sebanyak 750 ton
  • 19:09 WIB. Bulog - Serapan gabah Perum Bulog Surakarta capai 35.379 ton.
  • 19:09 WIB. PLN - Dalam Pilkada 2018, PLN bentuk posko siaga hingga H+7.

Kemenperin Dorong Santri Jadi Pengusaha

Foto Berita Kemenperin Dorong Santri Jadi Pengusaha
Warta Ekonomi.co.id, Kediri -

Kementerian Perindustrian mendorong para santri menjadi pengusaha sebagai upaya membantu pemerintah untuk semakin menciptakan peluang kerja bagi orang lain.

"Khusus di Kementerian Perindustrian, kami punya program untuk mendorong kewirausahaaan untuk menciptakan pengusaha yang tangguh dan biasanya para pengusaha tangguh sebagian besar dari pesantren. Mereka menjadi pengusaha yang baik," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (2/6/2018) sore.

Ia mengatakan, tidak banyak lulusan dari pesantren yang menjadi pegawai negeri sehingga Kementerian Perindustrian mendorong para santri untuk menjadi pengusaha. Pekerjaan itu mulia sebab ikut serta memberikan pekerjaan pada orang lain.

Pihaknya juga siap memfasilitasi dan memberikan pelatihan bagi para santri. Pelatihan itu sebagai bagian meningkatkan sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih baik sebab SDM merupakan tujuan pembangunan di pemerintahan.

Untuk pelatihan yang diberikan, Airlangga juga menyerahkan sepenuhnya ke santri. Jika banyak yang berminat di tata boga, akan diberikan pelatihan tata boga, termasuk jika berminat untuk membuat air minum dalam kemasan.

"Kementerian membantu peralatan. Beberapa yang kami lihat bahwa pesantren ini sebagai komunitas dan menciptakan perekonomian internal selain untuk masyarakat. Salah satunya dua pekan lalu di Pasuruan, diresmikan toko swalayan. Pesatren membuat toko swalayan untuk kebutuhan santri dan masyarakat," kata dia.

Walaupun mendorong para santri menjadi seorang pengusaha, pihaknya tetap mengingatkan para santri untuk semakin meningkatkan kepedulian. Masih banyak sesama muslim di luar negara yang juga membutuhkan perhatian.

Ia juga mendorong agar para santri selalu bersemangat untuk belajar sebab Indonesia diperkirakan pada 2030 menjadi negara nomor tujuh termaju di dunia. Pada 2030 tersebut, tentunya para santri yang saat ini belajar akan bisa menjadi pemimpin baru.

Ia meminta untuk tetap optimistis bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang besar. (FNH/Ant)

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pengusaha

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5859.083 37.271 587
2 Agriculture 1465.081 -17.828 19
3 Mining 1963.327 2.280 44
4 Basic Industry and Chemicals 795.853 3.134 70
5 Miscellanous Industry 1188.922 -3.589 45
6 Consumer Goods 2402.878 68.638 45
7 Cons., Property & Real Estate 452.447 3.467 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.345 4.390 65
9 Finance 1026.922 -1.579 93
10 Trade & Service 878.120 -0.554 141
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 116 156 40 34.48
2 GTBO 274 342 68 24.82
3 ALMI 486 605 119 24.49
4 KPAL 406 505 99 24.38
5 INTD 280 348 68 24.29
6 DFAM 845 1,025 180 21.30
7 PSDN 280 336 56 20.00
8 PRAS 190 228 38 20.00
9 DSSA 25,200 30,225 5,025 19.94
10 DNAR 260 308 48 18.46
No Code Prev Close Change %
1 AISA 368 276 -92 -25.00
2 ATIC 1,210 910 -300 -24.79
3 BUVA 480 372 -108 -22.50
4 JKSW 120 95 -25 -20.83
5 TRIL 63 52 -11 -17.46
6 OASA 254 216 -38 -14.96
7 BIKA 270 232 -38 -14.07
8 WICO 580 500 -80 -13.79
9 TRUS 236 204 -32 -13.56
10 PKPK 145 126 -19 -13.10
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 530 615 85 16.04
2 BBRI 2,980 2,890 -90 -3.02
3 AISA 368 276 -92 -25.00
4 ERAA 2,980 2,850 -130 -4.36
5 BMTR 540 565 25 4.63
6 KREN 750 735 -15 -2.00
7 TLKM 3,580 3,660 80 2.23
8 BBCA 21,925 22,200 275 1.25
9 ITMG 23,675 22,875 -800 -3.38
10 UNTR 32,975 32,800 -175 -0.53