Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:23 WIB. BNI - BNI mencatatkan pertumbuhan pengguna baru mobile banking BNI sebanyak 1,4 juta.
  • 22:22 WIB. PGN - PGN menjamin penyaluran gas di Medan, tidak terganggu akibat pelaksanaan program Integrasi Pipa Gas Nasional.
  • 22:20 WIB. WIKA - WIKA optimistis target kontrak order book sebesar Rp130 triliun dapat tercapai pada akhir 2018.
  • 22:19 WIB. Mandiri - Bank Mandiri berencana mengembangkan jaringan kantor luar negeri, khususnya di Asia Tenggara.
  • 21:35 WIB. Palestina - Israel robohkan bangunan Palestina di Tepi Barat.
  • 21:34 WIB. Politik - TKN nilai aksi Luhut-Sri Mulyani hanya spontanitas.
  • 21:34 WIB. Australia - Kemlu panggil Dubes Australia soal isu Whatsapp bocor.
  • 21:34 WIB. Politik - Nasdem tolak pemerintah tanggung dana saksi pemilu.
  • 21:34 WIB. Politik - Golkar gelar istighatsah dan peringatan Hari Santri Nasional.
  • 21:33 WIB. Politik - Fahri: Dana saksi dibiayai negara hindari persaingan tidak sehat.
  • 21:33 WIB. Daerah - Kemensos berikan layanan rehabilitasi 14.000 anak Lombok.
  • 21:33 WIB. Megapolitan - Pemprov DKI berupaya rusunawa bisa jadi hak milik.
  • 21:33 WIB. Prancis - Prancis batal hadiri konferensi investasi di Arab Saudi.
  • 21:33 WIB. Daerah - Anak-anak terdampak gempa dapat tabungan Rp2,5 miliar.
  • 21:32 WIB. Nasional - Mentan apresiasi pameran Hari Pangan wujudkan hilirisasi pertanian.

Pembangunan Bendungan Karalloe Terus Digenjot

Foto Berita Pembangunan Bendungan Karalloe Terus Digenjot
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Pemerintah pusat dan pemerintah Sulsel terus menggenjot pembangunan Bendungan Karalloe. Saat ini, pembangunan megaproyek itu sudah memasuki tahap dua. Itu ditandai dengan penandatanganan kontrak pembangunan Bendungan Karalloe paket II Kabupaten Gowa di Kantor Gubernur Sulsel, belum lama ini. 

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, menyaksikan langsung penandatangan yang dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Karalloe, Mukhlisun; General Manager PT Nindya Karya Area Sulawesi dan Papua, Firmansyah; dan Konsultan Supervisi PT. Widya Graha Hasana, Adi Sarwoko.

Selain Sumarsono, hadir pula menyaksikan penandatanganan yakni Direktur Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air (PJSDA) Ditjen SDA, Widianto Tri Sasongko; Kepala BBWSPJ Teuku Iskandar; Kepala Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel, Andi Darmawan Bintang; dan Sekretaris Daerah Gowa Muchlis.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang melakukan pembangunan Bendungan Karalloe dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp657,86 miliar, kemudian untuk supervisi Rp21,215 miliar. Proyek ini menggunakan dana APBN. Pemenang paket konstruksi adalah PT Nindya Karya (Persero), sedangkan untuk supervisi dimenangkan oleh tiga perusahaan dengan lama pengerjaan 720 hari. 

Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono mengatakan dalam kontrak kedua ini, tugas pihaknya adalah menentukan penetapan lokasi untuk proyek seluas 14,11 hektare. "Untuk penetapannya kita akan kunjungan ke sana dulu, yang kedua kita mensupervisi semua proses pengerjaan ini bersama pemerintah pusat untuk memastikan bahwa Nindya Karya ini melaksanakan tugasnya dengan baik. Berikutnya kita juga memfasilitas pemerintah daerah dalam dialogis regionalnya," kata Sumarsono. 

Megaproyek ini dibangun di Kabupaten Gowa, tapi lokasi pemanfaatannya di Kabupaten Jeneponto. Bagi Sumarsono, Gowa juga harus mendapatkan manfaat sebesar-besarnya. Dalam konteks optimalisasi fungsi antara kabupaten ini, baik Gowa, Jeneponto dan Pemerintah Provinsi Sulsel juga perlu terlibat. "Ini harus memberikan manfaat yang besar untuk kabupaten, harus ada komunikasi yang lebih intensif, mumpung masih tahapan pembangunan," harapnya. 

Seperti dijelaskan oleh PPK Bendungan Karalloe Mukhlisun, proyek ini akan rampung 16 Mei 2020 mendatang. Paket dua ini terdiri dari bendungan, serta pembangunan yang besifat mekanikal dan elektrikal. Paket satu telah progres 53% untuk pengerjaan terowongan pipa sepanjang 595 meter. "Paket satu perpanjangan dilakukan setelah Desember 2017, izin perpanjangannya sudah keluar dari Kementerian Keuangan jadi sudah selesai bulan Desember 2019, paket dua bulan 2020," sebut Mukhlisun.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, T Iskandar, mengatakan paket dua ini sama dengan paket satu, merupakan bagian dari pembangunan Bendungan Karalloe. "Jadi hari ini pencanangan kontrak kita mulai, ini terkait sebelumnya, satu kesatuan dengan paket satu yang pengerjaan sudah dimulai sejak tahun 2013," pungkasnya.

Tag: Soni Sumarsono, Infrastruktur

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,068.72 4,027.56
British Pound GBP 1.00 19,989.95 19,789.37
China Yuan CNY 1.00 2,203.25 2,181.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,263.00 15,111.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,877.94 10,768.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.23 1,927.82
Dolar Singapura SGD 1.00 11,073.79 10,961.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,549.40 17,371.61
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.29 3,634.20
Yen Jepang JPY 100.00 13,565.91 13,424.84

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5845.242 -23.378 610
2 Agriculture 1577.028 54.568 20
3 Mining 1916.200 -17.317 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.704 6.245 70
5 Miscellanous Industry 1214.126 0.053 45
6 Consumer Goods 2489.884 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.106 -0.132 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.831 -27.064 70
9 Finance 1059.438 -5.179 91
10 Trade & Service 796.896 -3.311 147
No Code Prev Close Change %
1 SURE 1,210 1,510 300 24.79
2 ABMM 1,935 2,190 255 13.18
3 MAYA 6,200 6,950 750 12.10
4 LSIP 1,155 1,270 115 9.96
5 VINS 88 96 8 9.09
6 CTTH 113 123 10 8.85
7 MTDL 680 740 60 8.82
8 PBRX 510 555 45 8.82
9 FISH 3,300 3,590 290 8.79
10 GOOD 2,350 2,550 200 8.51
No Code Prev Close Change %
1 DNAR 336 296 -40 -11.90
2 KBLM 284 252 -32 -11.27
3 SMDM 149 133 -16 -10.74
4 AGRS 256 236 -20 -7.81
5 GMFI 308 284 -24 -7.79
6 ABBA 116 107 -9 -7.76
7 CSIS 400 370 -30 -7.50
8 MLPL 88 82 -6 -6.82
9 BAYU 2,450 2,290 -160 -6.53
10 RBMS 172 161 -11 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 98 96 -2 -2.04
2 TLKM 3,900 3,760 -140 -3.59
3 KPIG 135 136 1 0.74
4 PGAS 2,310 2,230 -80 -3.46
5 SRIL 320 332 12 3.75
6 SMCB 1,625 1,725 100 6.15
7 PNLF 290 294 4 1.38
8 INKP 13,525 13,675 150 1.11
9 BHIT 80 82 2 2.50
10 MNCN 775 790 15 1.94