Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Industri - Trans Retail Indonesia: Kami akan lebih sibuk mempersiapkan tujuh gerai baru di kuartal IV. 
  • 15:59 WIB. BTPN Syariah - Melewati kuartal III tahun 2018, BTPS capai pertumbuhan pembiayaan sebesar 21% atau setara Rp6,96 triliun. 
  • 15:28 WIB. TBIG - TBIG beri pinjaman Rp628 miliar ke SKP guna pembayaran sebagaian fasilitas pinjaman revolving
  • 14:57 WIB. AISA  - Dewan Komisaris AISA gelar RUPSLB setelah capai kuorum 56,46% dari seluruh saham.
  • 14:48 WIB. PGAS - PGAS perluas cakupan bisnis melalui akuisisi empat anak usaha Pertagas.
  • 14:38 WIB. Bursa - Saham LPPF ditutup anjlok 625 poin ke Rp5.000 setelah sentuh level terendah Rp4.930.
  • 13:59 WIB. Bawaslu - Jika politik uang dilakukan selain peserta pemilu maka tak ada unsur pelangaran.
  • 13:58 WIB. Bawaslu - Ada celah politik uang di UU Pemilu.
  • 13:56 WIB. Fadli Zon - Mengapa dana kelurahan baru di programkan Jokowi?
  • 13:54 WIB. Pengamat - Ada kelemahan dana kelurahan dan operasional desa 2019, yakni jika tak merata pembagiannya.
  • 13:53 WIB. Pengamat - Dana kelurahan dan operasional desa untuk 2019 jadi senjata Jokowi di Pilpres.
  • 13:52 WIB. Polda Metro Jaya - Berkas eks Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail belum lengkap.
  • 13:51 WIB. Polda Metro Jaya - Nur Mahmudi Ismail dicegah ke luar negeri.
  • 12:46 WIB. Timses Prabowo-Sandi - Kini menjadi momentum yang tepat Prabowo jadi presiden.
  • 12:46 WIB. Timses Prabowo-Sandi - Kini masyarakat tak butuh uang banyak. Sebab rindu perubahan.

Pasangan Hasanah Pede Raih 8 Juta Suara di Pilgub Jabar

Foto Berita Pasangan Hasanah Pede Raih 8 Juta Suara di Pilgub Jabar
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Tim pemenangan pasangan calon Gubernur Jawa Barat-Wakil Gubernur Jawa Barat, TB Hasanuddin (Kang Hasan)-Anton Charliyan (Kang Anton) atau dikenal dengan sebutan Hasanah merasa optimis akan meraih sekitar 8 juta suara pada pelaksanaan Pilgub Jabar 2018.

Ketua Tim Pemenangan Hasanah, Abdy Yuhana mengatakan selama ini partisipasi masyarakat Jawa Barat yang hadir dan mengikuti berbagai kegiatan Kang Hasan-Kang Anton cukup bagus. Pihaknya juga mengaku optimis bahwa tingkat antusiasme dan aksebilitas masyarakat Jabar terhadap pasangan ini cukup baik.

"Sampai hari ini kami tetap optimis akan mendapatkan sekitar 8 juta suara," katanya kepada wartawan usai mengikuti Peringatan Bulan Bung Karno di Bandung, Rabu sore (6/6/2018).

Abdy menyebutkan salah satu kegiatan kampanye Hasanah di Cirebon hampir diikuti oleh seluruh elemen masyrakat baik dari kaum tokoh agama/ulama, kalangan pendidikan termasuk generasi milenial.

Antusiasme masyarakat terhadap pasangan mantan dua jenderal ini juga begitu tinggi. Hal itu dibuktikan ketika Kang Hasan melakukan kampanye politiknya di daerah Karawang.

"Kampanye Hasanah hampir selalu diikuti oleh semua elemen masyarakat baik dari kelompok ulama, kalangan pendidik termasuk generasi milenial," ungkapnya.

Berkenaan dengan hasil survei sebelumnya yang menyatakan pasangan Hasanah masih berada di posisi tengah diantara keempat calon lainnya. Abdy mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi apapun yang dikeluarkan oleh lembaga survei. Tentunya, dengan melihat responden, partisipasi termasuk metodanya. 

Oleh karena itu, Tim Pemenangan Hasanah tidak akan mengandalkan hasil survei bahkan akan terua melakukan konsolidasi untuk memenangkan pasangan tersebut.

"Kami akan tetap melakukan konsolodasi pemenangan tanoa melihat hasil. Survei itu sebagai bagian dari hasil kerja keras kami untuk pemenangan pasangan Hasanah," tegasnya.

Sementara itu, dalam memperingati bulan Bung Karno, Hasanah meyakinkan masih memiliki semangat dan jiwa Pancasila. Mereka meyakinkan semua kehidupan yang ada di Jawa Barat akan merata tanpa melihat perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Sedangkan semangat lainya terkait hari lahirnya Bung Karno yakni spirit untuk membuka pemerintahan yang baru di Jawa Barat dengan tujuh program unggulan yang terus disosialisasikan secara masif khususnya difokuskan ke dalam tiga program yaitu sakola gratis, boga gawe dan Jabar sehat.

Abdi mengungkapkan berkenaan dengan hari wafatnya Bung Karno dinilai sebagai instrosfeksi masyarakat di Jawa Barat bahwa dengan hadirnya pasngan Hasanah akan membuka kemajuan bagi masyarakat Jawa Barat. Sehinga menjelang pelaksanaan Pilgub Jabar 27 Juni 2018 nanti maka tim pemenangan Hasanah akan tetap melakukan konsolidasi baik internal seperti saksi, pemenangan dua cara dengan sistem door to door maupaun sosialisasi lainnya. 

Dia juga mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat agar berperan aktif dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Sehingga pada 27 Juni nanti masyarakat berbondong-bondong melaksanakan hak pilihnya datang ke TPS. Pasalnya, berdasarkan pelaksanaan pemilu sebelumnya bahwa pastisipasi masyarakat masih tergolong minim hanya mencapai angka 67% pada 2013 dan 69% pada 2008 lalu. 

"Kami berharap pada tahun ini jumlah partisipan pilkada akan tumbuh khususnya yang memlih pasangan Hasanah," ujarnya.

Seperti diketahui, Pada bulan Juni terdapat tiga momentum yang terkait dengan bulan Bung Karno. Pada 1 Juni 1945 diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila, 4 Juni 1901 dimana proklamator RI Bung Karno dilahirkan dan 21 Juni 1970 Soekarno wafat. 

"Jadi di dalam bulan Juni ini sering di sebut bulan Bung Karno," pungkasnya.

Tag: Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Tubagus Hasanuddin

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90