Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:28 WIB. Datsun - Datsun akan mengadakan pameran dan acara test drive yang diberi nama Live Matsuri di Bandung.
  • 12:27 WIB. Havaianas - Havaianas meluncurkan koleksi terbaru Let's Summer 18/19.
  • 12:26 WIB. Ciputra - Ciputra Development melalui subholding 3 siap meluncurkan penjualan tahap I The Newton 2 pada Desember.
  • 12:23 WIB. Paramount Land - Paramount Land menghadirkan promo KPR Bang! 345 di ajang pameran properti REI Mandiri Expo 2018.
  • 12:23 WIB. DKI Jakarta - PD Sarana Jaya mendirikan empat smart toilet di jembatan penyeberangan multiguna Tanah Abang.
  • 05:54 WIB. UEFA Nations League - Denmark 0 vs 0 Republik Irlandia

Bimanesh Curhat Pasiennya Banyak yang Meninggal sejak Dirinya Ditahan

Foto Berita Bimanesh Curhat Pasiennya Banyak yang Meninggal sejak Dirinya Ditahan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sejumlah pasien Dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutardjo meninggal sejak ia ditahan di rumah tahanan KPK yang berlokasi di Pomdam Guntur.

"Saat masuk (tahanan) pada 12 Januari 2018 di Guntur, unit pencucian darah di rumah sakit yang menggunakan BPJS tidak ada dokter yang menangani dan pasien juga kehilangan. Saya prihatin saat perawat saya datang ke Guntur ia mengatakan empat pasien saya meninggal, secara emosional saya sedih, saya tidak di sana untuk melihat penderitaannya," kata Bimanesh dalam sidang pemeriksaan terdakwa di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

Bimanesh adalah terdakwa yang bersama-sama dengan advokat Fredrich Yunadi didakwa menghindarkan Ketua DPR Setya Novanto diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik.

"Memang sifatnya dokter ginjal seperti itu, kami bertemu bisa setiap Senin dan Jamis, ada ikatan batin. Ada pasien saya bernama Pak Lukman sudah cuci darah selama lima tahun, dia menulis di Facebook mengenai saya dan beberapa hari kemudian dia meninggal," ungkap Bimanesh.

Bimanesh juga menceritakan bahwa sebelumnya ia sedang menyiapkan seorang pasien, seorang dosen di universitas untuk melakukan cangkok ginjal tapi karena Bimanesh ditahan, pasien itu tidak terurus lagi.

"Tapi ini juga kehendak Allah, dia juga meninggal. Tadinya dia mau jadi saksi meringankan tapi saya tidak izinkan 'Kamu lagi sakit'. Berat untuk saya untuk menerima kenyataan ini, 22 tahun jadi dokter ginjal melihat orang yang mau mati, tapi harus bisa menjagar agar mereka tetap punya harapan hidup," ungkap Bimanesh.

Ia pun memohon keadilan bagi dirinya dan sekaligus keadilan bagi masyarakat.

"Saya bersedia menerima konsekuensi hukum. Saya terlalu lugu dan saya terlibat dalam kasus ini karena terlibat dengan orang yang sedang diburu penegak hukum, tapi mohon pertimbangan terkait orang-orang yang sedang menghadapi maut, saat ini dokter yang menangani dipinjam dari RS dan masa kerjanya terbatas, dan jadi pasien tidak terurus, saya memohon kiranya dapat dipertimbangkan asas manfaat bahwa tenaga saya masih bisa didedikasikan untuk masyarakat," tambah Bimanesh.

"Kami prihatin melihat kondisi saudara, saudara sebenarnya aset yang sudah kerja puluhan tahun. Kita berdoa bersama-sama agar tuntutan jangan sampai maksimal," kata ketua majelis hakim Mahfuddin.

Bimanesh juga menyerahkan buku kumpulan testimoni dari puluhan pasiennya di RS Haji, RS Medika Permata Hijau dan RS Medika Bumi Serpong Damai.

Tag: Bimanesh Sutarjo

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6005.297 -7.053 616
2 Agriculture 1442.671 -1.953 20
3 Mining 1844.938 -18.572 47
4 Basic Industry and Chemicals 790.570 -1.875 71
5 Miscellanous Industry 1413.515 -4.728 45
6 Consumer Goods 2338.209 -9.153 49
7 Cons., Property & Real Estate 423.665 3.328 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1076.855 -15.574 71
9 Finance 1145.996 8.015 91
10 Trade & Service 807.510 -3.038 150
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 151 202 51 33.77
2 MTSM 139 179 40 28.78
3 SURE 2,930 3,660 730 24.91
4 POLA 228 284 56 24.56
5 KBLV 372 450 78 20.97
6 LPLI 107 124 17 15.89
7 MPRO 770 860 90 11.69
8 IMAS 1,960 2,150 190 9.69
9 TIRA 138 150 12 8.70
10 INRU 640 690 50 7.81
No Code Prev Close Change %
1 AMAG 338 272 -66 -19.53
2 GMTD 14,800 12,100 -2,700 -18.24
3 NIPS 400 350 -50 -12.50
4 RODA 388 340 -48 -12.37
5 ABMM 2,150 1,885 -265 -12.33
6 PYFA 191 171 -20 -10.47
7 PRIM 815 730 -85 -10.43
8 TRIS 250 228 -22 -8.80
9 AKSI 280 260 -20 -7.14
10 INCI 535 500 -35 -6.54
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,840 1,980 140 7.61
2 TLKM 4,050 3,950 -100 -2.47
3 TRUK 151 202 51 33.77
4 BBCA 24,825 25,100 275 1.11
5 BBRI 3,490 3,520 30 0.86
6 ADRO 1,545 1,485 -60 -3.88
7 INKP 11,900 11,250 -650 -5.46
8 WSKT 1,530 1,630 100 6.54
9 PGAS 2,070 2,030 -40 -1.93
10 PTBA 4,740 4,660 -80 -1.69