Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:55 WIB. Perikanan - KKP bekerja sama dengan Perindo untuk memperkuat sistem logistik perikanan nasional.
  • 12:20 WIB. Emas - Sepanjang Juli-Desember 2018, produksi emas NHM mengalami penurunan sebesar 19,88%.
  • 12:19 WIB. BNI - BNI menggaet sejumlah nasabah baru dari gelaran Travel Fair Balikpapan 2019.
  • 12:19 WIB. Batubara - Kementerian ESDM menyatakan DMO batu bara tahun ini mencapai 128 juta ton.
  • 12:18 WIB. ADHI - Adhi Karya siap membangun pembangkit listrik tenaga sampah di Marunda.
  • 12:17 WIB. BCA - BCA melalui aplikasi m-BCA menambah fitur baru berupa widget keyboard bertajuk BCA Keyboard.
  • 10:00 WIB. Pasar Modal - OJK mencatat pertumbuhan pasar modal di Sulsel sangat tinggi.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.

Bimanesh Curhat Pasiennya Banyak yang Meninggal sejak Dirinya Ditahan

Foto Berita Bimanesh Curhat Pasiennya Banyak yang Meninggal sejak Dirinya Ditahan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sejumlah pasien Dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutardjo meninggal sejak ia ditahan di rumah tahanan KPK yang berlokasi di Pomdam Guntur.

"Saat masuk (tahanan) pada 12 Januari 2018 di Guntur, unit pencucian darah di rumah sakit yang menggunakan BPJS tidak ada dokter yang menangani dan pasien juga kehilangan. Saya prihatin saat perawat saya datang ke Guntur ia mengatakan empat pasien saya meninggal, secara emosional saya sedih, saya tidak di sana untuk melihat penderitaannya," kata Bimanesh dalam sidang pemeriksaan terdakwa di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis.

Bimanesh adalah terdakwa yang bersama-sama dengan advokat Fredrich Yunadi didakwa menghindarkan Ketua DPR Setya Novanto diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik.

"Memang sifatnya dokter ginjal seperti itu, kami bertemu bisa setiap Senin dan Jamis, ada ikatan batin. Ada pasien saya bernama Pak Lukman sudah cuci darah selama lima tahun, dia menulis di Facebook mengenai saya dan beberapa hari kemudian dia meninggal," ungkap Bimanesh.

Bimanesh juga menceritakan bahwa sebelumnya ia sedang menyiapkan seorang pasien, seorang dosen di universitas untuk melakukan cangkok ginjal tapi karena Bimanesh ditahan, pasien itu tidak terurus lagi.

"Tapi ini juga kehendak Allah, dia juga meninggal. Tadinya dia mau jadi saksi meringankan tapi saya tidak izinkan 'Kamu lagi sakit'. Berat untuk saya untuk menerima kenyataan ini, 22 tahun jadi dokter ginjal melihat orang yang mau mati, tapi harus bisa menjagar agar mereka tetap punya harapan hidup," ungkap Bimanesh.

Ia pun memohon keadilan bagi dirinya dan sekaligus keadilan bagi masyarakat.

"Saya bersedia menerima konsekuensi hukum. Saya terlalu lugu dan saya terlibat dalam kasus ini karena terlibat dengan orang yang sedang diburu penegak hukum, tapi mohon pertimbangan terkait orang-orang yang sedang menghadapi maut, saat ini dokter yang menangani dipinjam dari RS dan masa kerjanya terbatas, dan jadi pasien tidak terurus, saya memohon kiranya dapat dipertimbangkan asas manfaat bahwa tenaga saya masih bisa didedikasikan untuk masyarakat," tambah Bimanesh.

"Kami prihatin melihat kondisi saudara, saudara sebenarnya aset yang sudah kerja puluhan tahun. Kita berdoa bersama-sama agar tuntutan jangan sampai maksimal," kata ketua majelis hakim Mahfuddin.

Bimanesh juga menyerahkan buku kumpulan testimoni dari puluhan pasiennya di RS Haji, RS Medika Permata Hijau dan RS Medika Bumi Serpong Damai.

Tag: Bimanesh Sutarjo

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31