Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:08 WIB. SMF - SMF telah menyalurkan dana KPR FLPP, kepada 28.932 debitur dengan total penyaluran dana Rp948 miliar.
  • 08:07 WIB. SMF - SMF kembali melakukan penandatanganan PKO dengan bank penyalur KPR FLPP.
  • 08:04 WIB. Telkomsel - Telkomsel menggerakkan 15 karyawannya ikut program Employee Volunteering di Purwakarta.
  • 08:03 WIB. PLN - Dirut PLN, Sofyan Basir menjanjikan tarif listrik turun.
  • 08:03 WIB. Mandiri Inhealth - Mandiri Inhealth targetkan pertumbuhan premi 15%-20% sepanjang tahun 2019.
  • 08:02 WIB. Taspen - Taspen menggandeng BRI dalam program kesehahteraan ASN dan pensiunan.
  • 23:21 WIB. Blackmarket - Kemenkominfo-Kemenperin sinkronisasi regulasi blokir HP ilegal.
  • 23:19 WIB. Grab - Grab gandeng perusahaan asal Tiongkok, ZhongAn tawarkan asuransi di aplikasinya.
  • 23:19 WIB. Palapa Ring - Menkominfo dan Menkeu uji coba Palapa Ring Tengah Sulawesi pada Jumat (18/1/2019).
  • 23:13 WIB. VW - Volkswagen bentuk aliansi dengan Ford.
  • 23:12 WIB. Ponsel - Penjualan ponsel di Indonesia diperkirakaan melambat.
  • 23:07 WIB. Bolt - 30 ribu pengguna Bolt migrasi ke Smartfren.

Kemenperin: Industri 4.0 Bakal Ciptakan 10 Juta Lapangan Pekerjaan

Foto Berita Kemenperin: Industri 4.0 Bakal Ciptakan 10 Juta Lapangan Pekerjaan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kemenetrian Perindustrian membantah pandangan bahwa penerapan sistem Industri 4.0 ini akan memicu pengangguran massal karena hampir semua pekerjaan akan dikerjakan robot.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara, mengatakan, akan tercipta hingga 10 juta lapangan pekerjaan dari implementasi Industri 4.0.

"Akan tercipta 10 juta lapangan pekerjaan hingga 2030," kata Ngakan mewakili Menteri Perindustrian dalam acara Dialog dan Buka Puasa bersama GE di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Selain menambah lapangan pekerjaan, Industri 4.0 juga akan mampu mendorong pertumbuhan PDB riil sebesar 1%-2% per tahun sehingga pertumbuhan PDB per tahun akan naik dari baseline 5% menjadi 6%-7% pada periode 2018-2030.

Sementara itu, CEO GE Indonesia, Handry Satriago, menambahkan, kesiapan sumber daya manusia (SDM) berkeahlian merupakan salah satu pekerjaan rumah bagi Indonesia menuju era Industri 4.0. Apalagi, hingga kini kesenjangan keterampilan SDM masih menjadi salah satu tantangan di Indonesia.

Selain soal SDM, Handry menilai daya saing merupakan hal penting yang perlu ditingkatkan menuju Industri 4.0. Indonesia telah memperbaiki peringkatnya dalam Indeks Daya Saing Global dari 42 menjadi 36 dari 137 negara.

"Namun, kita masih berada di belakang negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Thailand," kata dia.

Untuk meningkatkan daya saing Indonesia, lanjut Handry, perlu didorong produktivitas dan potensi pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan gelombang baru inovasi digital yang mulai berubah industri dan ekonomi secara keseluruhan.

"Di GE, kami menyebut gelombang inovasi baru ini sebagai future of work yang terdiri dari tiga tren yang saling menguntungkan yakni industrial internet, advanced manufacturing, dan global brain," ungkapnya.

Tag: Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Industri 4.0

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14