Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:01 WIB. PEP - Pertamina EP melakukan pengeboran sumur BTP-01 di Desa Bungku, Kabupaten Batanghari.
  • 20:58 WIB. WIKA - WIKA menargetkan pendapatan dari proyek luar negeri sebesar Rp3,8 triliun.
  • 20:57 WIB. WIKA - Tahun depan WIKA akan melakukan strategi natural hedging untuk memitigasi tekanan dollar terhadap rupiah.
  • 20:54 WIB. WIKA - WIKA meraup surplus US$7,8 juta dari natural hedging.
  • 20:52 WIB. ADHI - Adhi Karya akan lebih memprioritaskan belanja bahan baku konstruksi di pasar dalam negeri.
  • 20:47 WIB. PP Urban - PP Urban saat ini sedang menyiapkan satu proyek baru di Sudimara, Tangerang Selatan.
  • 20:44 WIB. PP Urban - PP Urban hanya akan fokus properti di segmen menengah bawah.
  • 20:42 WIB. PP Urban - PP Urban mengharapkan penjualan properti akan menyumbang 15% dari target.
  • 20:41 WIB. PP Urban - Target penjualan PP Urban sebesar Rp1,5 triliun akan didominasi oleh jasa konstruksi dan precast masing-masing 60% dan 25%.
  • 20:40 WIB. PP Urban - PP Urban akan genjot kontribusi pendapatan bisnis propertinya.

Ekonomi Asia Tenggara Melambat, Indonesia?

Foto Berita Ekonomi Asia Tenggara Melambat, Indonesia?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menurut laporan ICAEW Economic Insight: South-East Asia terbaru, perekonomian Asia Tenggara diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang melambat pada tahun 2018 meski mengalami awal yang kuat untuk tahun ini. Pertumbuhan di kawasan ini diperkirakan mencapai 4,9% dari 5,3% di 2017.

ICAEW Economic Advisor & Oxford Economics Lead Asia Economist, Sian Fenner, mengatakan, perkiraan tersebut sebagai hasil dari pertumbuhan ekspor yang moderat di seluruh kawasan dari akselerasi yang tajam pada tahun 2017.

"Kami memperkirakan penurunan moderat dalam pertumbuhan PBD Asia Tenggara menjadi 4,9% pada 2018. Perlambatan diperkirakan akan meluas dan hanya Indonesia yang tumbuh lebih cepat dari tahun 2017,” tutur Sian dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Sementara itu, pertumbuhan ekspor di seluruh negara diperkirakan akan menurun dari performa yang kuat di tahun 2017 lalu. Hal ini mencerminkan permintaan impor Tiongkok yang lebih dikit dan normalisasi dalam siklus elektronik global.

Tidak seperti AS dan Eropa, Asia memiliki awal 2018 yang menjanjiikan, dengan ekonomi Asia Tenggara yang berkembang sebesar 5,2% year on year (YoY), sedikit lebih lemah dari kuartal sebelumnya, yaitu 5,3%.

Singapura dan Filipina keduanya mencatat percepatan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), sementara momentum menurun di Vietnam, Thailand, Indonesia dan Malaysia, meskipun pertumbuhan di negara-negara ini tetap di atas rata-rata pada tahun 2012/16.

Di sisi domestik, prospek tetap positif. Kondisi pasar tenaga kerja yang membaik serta meningkatnya upah di banyak negara Asia Tenggara akan menjadi pertanda baik untuk konsumsi. Momentum dari pemulihan yang kuat dalam investasi swasta (tidak termasuk konstruksi) di sebagian besar negara Asia Tenggara pada tahun 2017 diperkirakan sebagian akan berpindah ke tahun 2018.

Pengecualian untuk hal ini adalah kewaspadaan untuk investasi di Malaysia menyusul kemenangan Pemilu baru-baru ini oleh partai koalisi Mahathir dan peninjauan ulang yang direncanakan atas semua proyek infrastruktur yang besar.

Sementara itu, kondisi moneter masih mendukung meskipun mengalami pengetatan. Sebagian besar bank sentral Asia Tenggara telah mulai mengetatkan kebijakan moneter. Hal ini akan menyebabkan biaya pembayaran utang yang lebih tinggi.

"Namun, suku bunga perlu naik jauh lebih cepat daripada proyeksi kami saat ini untuk hutang dapat secara bermakna merusak pertumbuhan di seluruh negara," imbuh Mark.

Sebaliknya, mengingat tekanan inflasi yang terkandung, sebagian besar bank sentral diperkirakan akan pasif untuk sisa tahun ini dengan tingkat suku bunga yang tertinggal dari Federal Reserve AS. Di sisi lain, ada risiko lokal bahwa Indonesia akan menaikkan suku bunga lagi untuk mendukung rupiah.

Tag: asia tenggara, Institute of Chartered Accountant in England and Wales (ICAEW)

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22