Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Apple - Apple dikabarkan bakal beli bisnis modem Intel.
  • 16:28 WIB. Tekno - Rudiantara tegaskan Traveloka dan Tokopedia bukan penyelenggara umrah.
  • 15:24 WIB. INKA - INKA mengirim 26 gerbong kereta ke Chittagong Port, Bangladesh.
  • 14:36 WIB. Spa - Industri Spa di Indonesia potensial menangkan persaingan pasar internasional.

Mengupas Buku Terbaru Rhenald Kasali: Self Disruption

Mengupas Buku Terbaru Rhenald Kasali: Self Disruption - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Rhenald Kasali kembali hadir dengan karya terbarunya, Self Disruption. Buku ini masih mengangkat tema yang senada dengan buku sebelumnya yang best-seller, yaitu disruption, isu yang saat ini sedang marak dalam bisnis.

Berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (8/6/2018), kali ini, Rhenald mengajak kita untuk melihat dampak disruption pada tiap-tiap industri. Mereka yang berada di dalam bisnis high-tech sudah menjadi Digital Master. Demikian pula, walaupun tak setinggi high-tech company, sektor retail dan perbankan wajib menjalankan self-disruption.

Industri ini tengah dipimpin pemain-pemain baru yang bekerja dengan cara-cara baru dan pemain-pemain lama yang revolusioner, sedangkan yang tak berubah hanya bisa meratap dan menangis bak anak kecil yang diambil mainannya. Sekarang, kita jadi paham mengapa sektor retail Indonesia mengalami guncangan yang besar sepanjang tahun 2017–2018? Selain tidak memiliki visi digital, rata-rata retail business Indonesia juga kurang memiliki digital leadership yang mampu mengarahkan mereka ke masa depan baru. Tak ada visi yang kuat, apalagi menerjemahkannya ke dalam dunia baru.

Lantas bagaimana dengan sektor lainnya? Industri lainnya yang terlena, antara lain, adalah sektor manufaktur dan tambang. Untuk sementara, mereka merasa nyaman. Demikian pula pemerintah yang “buta” yang tak membaca peta perubahan. Ini berbeda dengan negara-negara kecil yang adaptif yang justru menjadi digital master. Tambang, manufaktur, dan farmasi benar-benar terlena. Padahal, tentu saja terjadi perubahan-perubahan mendasar di dalamnya. 

Self Disruption: Instropeksi untuk Aksi 

Ketika tanda-tanda era disrupsi semakin nyata, masih banyak yang berpikir semua itu terjadi “di luar sana” dan “masih jauh”. Mereka terpaku pada “faktor eksternal”, bukan melihat ke dalam diri (faktor internal), lalu melakukan self-disruption. Mereka masih berpikir, segala yang berubah itu karena terjadi perlambatan ekonomi, melemahnya daya beli, dan seterusnya. Ironisnya, ekonom konvensional pun mengaburkan kebenaran-kebenaran baru yang tak mereka lihat karena mereka semua menyangkalnya. 

Sikap Anda dan perusahaan Anda terhadap fenomena disrupsi yang semakin nyata ini, akan menentukan apakah kita bertipe konservatif atau mastery. Ketika kita salah menempatkan diri bakal menghadapi serangan-serangan besar dari para disruptor. Oleh karena itu, self-disruption menjadi amat penting. 

Lantas, bagaimana caranya agar kita dan bisnis kita tidak terdisrupsi? Lagi-lagi pilihannya hanya satu, yakni Anda harus berani mendisrupsi diri dan bisnis Anda sendiri terlebih dahulu. Harus berani melakukan Self Disruption! Be disruptive, or you will be disrupted. Melalui buku Self Disruption ini, kita bisa mendapatkan fakta dan inspirasi penting dalam mengarungi samudera disrupsi, sekaligus menjadi pemenang.

Buku Self Disruption diterbitkan oleh Mizan dan saat ini sudah bisa didapatkan di toko-toko buku di Indonesia. 

Sinopsis

Disruption pada dasarnya adalah perubahan. Suatu perubahan yang terjadi sebagai akibat hadirnya masa depan ke masa kini. Perubahan semacam itu membuat segala sesuatu yang semula berjalan dengan normal tiba-tiba harus berubah dan berhenti mendadak akibat hadirnya sesuatu yang baru. Di sini, yang dimaksud sebagai sesuatu yang baru bisa banyak hal: teknologi baru, proses bisnis yang baru, para pemain baru, aplikasi yang baru, model bisnis yang baru, atau kombinasi dari berbagai faktor tersebut.

Perubahan semacam inilah yang membuat para petahana dan pemain lama bak kebakaran jenggot. Mereka tak tahu cara menanggapinya. Itu karena mindset mereka, cara-cara berpikir mereka, masih memakai pola-pola atau dengan cara-cara lama, cara-cara yang konvensional. Padahal, perubahan yang tengah terjadi tidak konvensional.

Buku ini memperkenalkan bagaimana memimpin perusahaan di era disruption, lengkap dengan ciri-ciri disruptive leader, baik di lingkungan pemerintah maupun bisnis. Mereka berani mendobrak kemapanan yang terjadi dalam pengelolaan sumber daya alam, manajemen pemerintahan, dan tata kelola bisnis. 

Nah, bagaimana caranya agar bisnis kita tidak terdisrupsi? Sayangnya, pilihannya hanya satu, yakni Anda harus berani mendisrupsi bisnis Anda sendiri terlebih dahulu. Jadi, Anda harus berani melakukan Self Disruption. Beranikah?

Tag: Rhenald Kasali, Mizan

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Mizan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.00 3,706.58
British Pound GBP 1.00 17,507.41 17,325.92
China Yuan CNY 1.00 2,040.60 2,020.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,043.00 13,903.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,869.42 9,768.25
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.94 1,779.83
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.57 10,204.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,729.56 15,567.19
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.81 3,375.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,000.37 12,867.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67