Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Agar Tak Ditinggal Konsumen, PO Bus Diharap Sediakan Armada Tambahan

Foto Berita Agar Tak Ditinggal Konsumen, PO Bus Diharap Sediakan Armada Tambahan
Warta Ekonomi.co.id, Lhokseumawe -

Perusahaan bus diminta untuk menyediakan bus cadangan apabila terjadi lonjakan penumpang pada jenis bus tertentu selama arus mudik Lebaran 2018.

Kordinator Terminal Tipe A Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Siti Nurhasyimah di Lhokseumawe, Selasa (12/6/2018) malam, mengatakan, apabila terjadi lonjakan penumpang yang drastis menjelang Idul Fitri, pihaknya mengharapkan perusahaan bus untuk menyediakan bus cadangan.

Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari kelebihan kapasitas penumpang yang dapat mengurangi kenyamanan penumpang dan juga berbahaya. Siti Nurhasyimah mengatakan, untuk alasan kenyamanan dan keselamatan selama dalam perjalanan, penumpang juga diimbau untuk tetap naik di terminal dan mengantongi tiket bus serta terhindar dari bangku tempel yang dilakukan oleh awak bus apabila naik ditengah jalan atau di luar terminal.

"Masyarakat yang hendak mudik dengan menggunakan angkutan umum supaya mengantongi tiket keberangkatan dan tidak naik di tengah jalan agar terhindar dari bangku tempel yang dilakukan oleh awak bus bila bus sudah penuh," jelas Kordinator Terminal Tipe A Lhokseumawe itu.

Tambah Siti, sementara untuk bus jenis antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk angkutan Lebaran 2018 di Terminal Bus Lhokseumawe dilayani oleh beberapa PO Bus antara lain Kurnia, Anugerah, Putra Pelangi, Pusaka dan Sempati Star. Tambahnya lagi, untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang, sebelumnya pihak Terminal Tipe A yang berada dibawah Kementrian Perhubungan Dirjen Hubungan Darat, telah melakukan Inspeksi (Ramp Chek) Keselamatan Lalulintas Bidang Angkutan Umum.

Seperti pemeriksaan, administrasi kendaraan yang berupa SIM, STNK, buku uji, dan kartu pengawas. Sedangkan untuk untuk teknis, petugas juga ikut memeriksa lampu kendaraan. Seperti, lampu utama, lampu sen dan juga lampu mundur. Kemudian kondisi ban dan juga kaca spion serta jumlah tempat duduk sesuai dengan peruntukannya. Selain itu, juga diperiksa perlengkapan tambahan seperti segi tiga pengaman, ban cadangan, dongkrak, kunci pelak roda dan senter serta peralatan tanggap darurat.

"Sejumlah persyaratan tersebut harus dimiliki oleh kendaraan angkutan penumpang sehingga layak untuk melayani angkutan penumpang apalagi untuk angkutan lebaran. Apabila kendaraan yang memenuhi persyaratan dan layak, petugas memberikan stiker label "Inspeksi Angkutan Lebaran Tahun 2018" yang ditempelkan pada sudut kaca depan kendaraan," pungkas Siti Nurhasyimah. (HYS/Ant)

Tag: Perusahaan Otobus, Mudik

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56