Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:08 WIB. BTS - Anggota BTS sebut grupnya sempat akan bubar.
  • 10:08 WIB. Mitsubishi - Disinggung soal munculnya Avanza terbaru, Mitsubishi sebut itu tak jadi pesaing berat Xpander. 
  • 10:07 WIB. Shopee - PSI nilai teguran KPI soal iklan Shopee mengada-ada. 
  • 09:03 WIB. Uang Elektronik - BI dan BNI buka pintu untuk pemain di daerah dalam peluncuran uang elektronik.
  • 09:03 WIB. Pembayaran Online - BI: Pembayaran online baru mencapai 76% dari total transaksi pembayaran di Indonesia.
  • 09:02 WIB. Alibaba - Alibaba dan IOC resmikan platform toko online produk olimpiade bernama Tmall. 
  • 09:02 WIB. BMKG - BMKG sebut siklon kenanga berpotensi sebabkan gelombang tinggi, masyarakat perlu waspada. 
  • 08:41 WIB. Fintech - Penyelenggara fintech ajukan usul pembuatan sistem penilaian kredit kepada OJK.
  • 08:41 WIB. Fintech - Lembaga Bantuan Hukum terima 1.330 aduan dari korban pinjaman online.
  • 08:40 WIB. Jokowi - Jokowi targetkan tujuh juta sertifikat tanah terbit di tahun 2018.
  • 08:40 WIB. Jalan Tol - Jokowi meresmikan ruas tol Aceh dengan bernilai investasi Rp12,3 triliun. 
  • 08:40 WIB. Erupsi - PVMBG tetapkan status siaga untuk erupsi Gunung Soputan di Sulawesi Utara.

Lebaranomic Full Power Sindrome

Foto Berita Lebaranomic Full Power Sindrome
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Indonesia begitu hebat dalam semua hal termasuk di dalamnya nilai-nilai budaya yang terus tertanam di segenap penduduk masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Adalah sebuah budaya luhur menghargai orang tua dan kampung halaman yang diapresiasi dengan baik lewat kebijakan pemerintah maupun perusahaan yang mampu menciptakan sebuah fenomena yang saya sebut: Lebaranomic Full Power Sindrome.

Yuk, kita ulas sedikit bagaimana sebuah kekuatan besar tatkala ada pergerakan sebuah annual social culture yang disebut Ramadan dan Lebaran. Sebuah perubahan yang terjadi setahun sekali dan menciptakan sebuah pergerakan sosial serta perputaran roda ekonomi nasional. Kenapa saya pilih kalimat itu? Karena kenyataannya lebaran sangat berimplikasi powerfull terhadap ekonomi nasional.

Ada banyak fakta yang menyebutkan bahwa Lebaranomic sangat powerfull di antaranya

1. Hampir seluruh industri consumer (konsumsi) mengalami peningkatan penjualan selama tidak kurang kurun waktu dua bulan sebelum lebaran hingga puncaknya adalah peningkatan omzet di bulan Ramadan dan bulan Syawal (Idul Fitri);

2. Terjadi peningkatan daya beli masyarakat karena tradisi belanja menjelang sebuah perhelatan hari raya menjadi sebuah paradigma "kewajiban" bagi setiap keluarga;

3. Ada peningkatan omzet dan keuntungan hampir di mayoritas sektor industri yang berhubungan langsung dengan konsumsi masyarakat baik konsumsi primer maupun konsumsi tersier.

Nah, pertanyaannya kenapa bisa seperti itu dan bagaimana hal itu akan menjadi sebuah kekuatan yang sangat powerfull apabila dikelola dengan baik? Coba kita kalkulasi betul sebagian data berikut

1. Jumlah angkatan kerja sesuai data dari BPS di tahun 2017 menyebutkan ada 131 juta warga yang aktif bekerja. Apabila diasumsikan 100 juta orang rata-rata berpendapatan Rp3 juta dan 31 juta orang berpendapatan rata-rata Rp6,5 juta maka hanya dalam bulan Ramadan dan Idul Fitri tidak kurang terjadi transaksi finansial sebesar Rp1.000 triliun serentak di seluruh Indonesia;

2. Bagi golongan berpendapatan high class, berapa triliun rupiah yang harus mengalir ke negara seperti Singapura, Malaysia, Eropa, dan Amerika Serikat pada sesi ini? Yang notabene kalangan ini mayoritas tidak merayakan lebaran dan hal ini menjadi sesi khusus berpelancong ke mancanegara karena libur panjang yang ditetapkan bersama dan banyaknya likuiditas di dalam keluarga;

Dari sisi lain di luar penikmat euforia sebuah dari tunjangan hari raya memang sudah menjadi sebuah kewajiban dari perusahaan/instansi untuk merealisasikan hal ini yang menyebabkan transaksional ini tetap berlangsung sepanjang tahun. Apakah kita terbayang, betapa besarnya kekuatan ekonomi di bulan Ramadan dan lebaran yang saya sebut Lebaranomic ini?

Yuk, coba kita analisis lagi

Bayangkan untuk membuat satu kilomerer jalan tol, total investasi yang dibutuhkan sebesar Rp100 miliar. Berarti kalau seluruh lapisan masyarakat berbahu-padu hanya butuh satu tahun bisa membangun minimal 5.000 km jalan tol baru yang hasilnya bisa dinikmati dan dirasakan semua pihak yang berkecimpung di dalamnya yang selama ini kenikmatan atas hasil investasi ini hanya dirasakan oleh segelintir orang dan dari dana pinjaman asing.

Sahabatku semua, biarlah mimpi kosong saya ini hanya menjadi penyejuk dan penyemangat hari akhir bulan Ramadan. Biarlah angan gombal saya ini menjadi teman hausku dalam berpikir dan biarlah revolusi dangkal pemikiranku ini hanya menjadi sebuah titik nadir sebuah impian. Hanya Allah yang menentukan semua ikhtiar

Berjuta-juta cara untuk menempuh sebuah impian

Berjuta-juta cara untuk melakukan perubahan

Dan berjuta-juta cara untuk mendapat berkah

Kami dan keluarga besar mengucapkan:

Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin atas semua kekilafan lisan dan tulisan baik disengaja maupun tidak disengaja. Semoga hidup kita tetap memberikan manfaat untuk sesama. Amin.

Million Ways

Salam hangat dan kebermanfaatan

Mas Witjaksono

Tag: Witjaksono

Penulis: Witjaksono, Pembina Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00