Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:16 WIB. APBD - APBD Tanjungpinang 2019 mencapai Rp850 miliar.
  • 17:15 WIB. Ekspor - Barata ekspor komponen pembangkit listrik ke Taiwan.
  • 17:14 WIB. Pajak - Gubernur Riau: Riau hanya bisa andalkan pajak kendaraan.
  • 17:13 WIB. Ekspor - Kemendag dorong ekspor produk farmasi dan alat kesehatan.
  • 17:11 WIB. OSS - Pemkot Mataram terapkan sistem perizinan OSS.
  • 17:10 WIB. Usaha - Gapoktan Muntok kembangkan usaha jamur tiram.
  • 16:53 WIB. Apple - iPhone XR sudah kantongi restu Kemenkominfo.
  • 16:52 WIB. Twitter - Twitter bisa lacak akun penyebar kebencian.
  • 16:52 WIB. WhatsApp - WhatsApp perpanjang waktu hapus pesan.
  • 16:51 WIB. Huawei - Huawei Mate 20 Pro bisa isi baterai iPhone XS secara wireless.
  • 16:51 WIB. Twitter - Pengguna Twitter keluhkan spam notifikasi.
  • 16:50 WIB. Huawei - Huawei bikin standar kartu memori anyar bernama Nano Memory pengganti MicroSD.
  • 16:50 WIB. Microsoft - CEO Microsoft Satya Nadella diganjar kompensasi Rp391 miliar.
  • 09:21 WIB. Youtube - Youtube bakal beri sanki untuk konten video duplikat.

Lebaranomic Full Power Sindrome

Foto Berita Lebaranomic Full Power Sindrome
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Indonesia begitu hebat dalam semua hal termasuk di dalamnya nilai-nilai budaya yang terus tertanam di segenap penduduk masyarakat hingga ke pelosok negeri.

Adalah sebuah budaya luhur menghargai orang tua dan kampung halaman yang diapresiasi dengan baik lewat kebijakan pemerintah maupun perusahaan yang mampu menciptakan sebuah fenomena yang saya sebut: Lebaranomic Full Power Sindrome.

Yuk, kita ulas sedikit bagaimana sebuah kekuatan besar tatkala ada pergerakan sebuah annual social culture yang disebut Ramadan dan Lebaran. Sebuah perubahan yang terjadi setahun sekali dan menciptakan sebuah pergerakan sosial serta perputaran roda ekonomi nasional. Kenapa saya pilih kalimat itu? Karena kenyataannya lebaran sangat berimplikasi powerfull terhadap ekonomi nasional.

Ada banyak fakta yang menyebutkan bahwa Lebaranomic sangat powerfull di antaranya

1. Hampir seluruh industri consumer (konsumsi) mengalami peningkatan penjualan selama tidak kurang kurun waktu dua bulan sebelum lebaran hingga puncaknya adalah peningkatan omzet di bulan Ramadan dan bulan Syawal (Idul Fitri);

2. Terjadi peningkatan daya beli masyarakat karena tradisi belanja menjelang sebuah perhelatan hari raya menjadi sebuah paradigma "kewajiban" bagi setiap keluarga;

3. Ada peningkatan omzet dan keuntungan hampir di mayoritas sektor industri yang berhubungan langsung dengan konsumsi masyarakat baik konsumsi primer maupun konsumsi tersier.

Nah, pertanyaannya kenapa bisa seperti itu dan bagaimana hal itu akan menjadi sebuah kekuatan yang sangat powerfull apabila dikelola dengan baik? Coba kita kalkulasi betul sebagian data berikut

1. Jumlah angkatan kerja sesuai data dari BPS di tahun 2017 menyebutkan ada 131 juta warga yang aktif bekerja. Apabila diasumsikan 100 juta orang rata-rata berpendapatan Rp3 juta dan 31 juta orang berpendapatan rata-rata Rp6,5 juta maka hanya dalam bulan Ramadan dan Idul Fitri tidak kurang terjadi transaksi finansial sebesar Rp1.000 triliun serentak di seluruh Indonesia;

2. Bagi golongan berpendapatan high class, berapa triliun rupiah yang harus mengalir ke negara seperti Singapura, Malaysia, Eropa, dan Amerika Serikat pada sesi ini? Yang notabene kalangan ini mayoritas tidak merayakan lebaran dan hal ini menjadi sesi khusus berpelancong ke mancanegara karena libur panjang yang ditetapkan bersama dan banyaknya likuiditas di dalam keluarga;

Dari sisi lain di luar penikmat euforia sebuah dari tunjangan hari raya memang sudah menjadi sebuah kewajiban dari perusahaan/instansi untuk merealisasikan hal ini yang menyebabkan transaksional ini tetap berlangsung sepanjang tahun. Apakah kita terbayang, betapa besarnya kekuatan ekonomi di bulan Ramadan dan lebaran yang saya sebut Lebaranomic ini?

Yuk, coba kita analisis lagi

Bayangkan untuk membuat satu kilomerer jalan tol, total investasi yang dibutuhkan sebesar Rp100 miliar. Berarti kalau seluruh lapisan masyarakat berbahu-padu hanya butuh satu tahun bisa membangun minimal 5.000 km jalan tol baru yang hasilnya bisa dinikmati dan dirasakan semua pihak yang berkecimpung di dalamnya yang selama ini kenikmatan atas hasil investasi ini hanya dirasakan oleh segelintir orang dan dari dana pinjaman asing.

Sahabatku semua, biarlah mimpi kosong saya ini hanya menjadi penyejuk dan penyemangat hari akhir bulan Ramadan. Biarlah angan gombal saya ini menjadi teman hausku dalam berpikir dan biarlah revolusi dangkal pemikiranku ini hanya menjadi sebuah titik nadir sebuah impian. Hanya Allah yang menentukan semua ikhtiar

Berjuta-juta cara untuk menempuh sebuah impian

Berjuta-juta cara untuk melakukan perubahan

Dan berjuta-juta cara untuk mendapat berkah

Kami dan keluarga besar mengucapkan:

Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin atas semua kekilafan lisan dan tulisan baik disengaja maupun tidak disengaja. Semoga hidup kita tetap memberikan manfaat untuk sesama. Amin.

Million Ways

Salam hangat dan kebermanfaatan

Mas Witjaksono

Tag: Witjaksono

Penulis: Witjaksono, Pembina Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,066.22 4,025.16
British Pound GBP 1.00 20,110.87 19,901.42
China Yuan CNY 1.00 2,207.43 2,185.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,254.00 15,102.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,883.73 10,773.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,946.31 1,926.89
Dolar Singapura SGD 1.00 11,097.05 10,982.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,644.30 17,466.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.78 3,634.66
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.59 13,434.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5868.620 67.803 610
2 Agriculture 1522.460 22.946 20
3 Mining 1933.517 25.132 47
4 Basic Industry and Chemicals 746.459 12.246 70
5 Miscellanous Industry 1214.073 6.640 45
6 Consumer Goods 2489.664 17.513 49
7 Cons., Property & Real Estate 408.238 3.862 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.895 28.399 70
9 Finance 1064.617 9.032 91
10 Trade & Service 800.207 9.982 147
No Code Prev Close Change %
1 ISSP 73 98 25 34.25
2 SURE 970 1,210 240 24.74
3 MLPL 71 88 17 23.94
4 TRIO 188 228 40 21.28
5 KBLM 242 284 42 17.36
6 ABBA 99 116 17 17.17
7 DIGI 1,005 1,130 125 12.44
8 KARW 82 92 10 12.20
9 APEX 1,600 1,780 180 11.25
10 TPMA 258 286 28 10.85
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 420 330 -90 -21.43
2 CITY 545 478 -67 -12.29
3 INCF 143 127 -16 -11.19
4 MKPI 24,000 22,000 -2,000 -8.33
5 AKPI 970 890 -80 -8.25
6 BCAP 157 145 -12 -7.64
7 SMCB 1,750 1,625 -125 -7.14
8 TMPO 140 130 -10 -7.14
9 MPOW 134 125 -9 -6.72
10 LMAS 78 73 -5 -6.41
No Code Prev Close Change %
1 CPRO 50 50 0 0.00
2 MNCN 730 775 45 6.16
3 ABBA 99 116 17 17.17
4 PGAS 2,200 2,310 110 5.00
5 TLKM 3,780 3,900 120 3.17
6 BHIT 79 80 1 1.27
7 DOID 755 805 50 6.62
8 ISSP 73 98 25 34.25
9 TRAM 199 200 1 0.50
10 TKIM 10,300 11,200 900 8.74