Portal Berita Ekonomi Senin, 19 November 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:00 WIB. WeChat - WeChat butuh 7 tahun untuk jadi aplikasi super.
  • 20:58 WIB. Huawei - Huawei bikin asisten pintar penantang Amazon dan Google.
  • 20:49 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo resmi cabut izin frekuensi First Media, Bolt, dan Jasnita.
  • 16:25 WIB. Asus - Asus ZenBook Pro 15, laptop 2 layar seharga Rp36 juta.

PLN Pastikan Listrik Aman saat Lebaran

Foto Berita PLN Pastikan Listrik Aman saat Lebaran
Warta Ekonomi.co.id, Solo -

PT PLN Persero memastikan keandalan pasokan listrik saat momentum Lebaran 2018 dengan memaksimalkan suplai di setiap daerah.

"Kami berusaha memaksimalkan suplai sehingga berada dalam kondisi aman," kata Manajer PT PLN Persero Area Surakarta Mundhakir di Solo, Kamis (914/6/2018).

Selain itu, dikatakannya, PLN menerjunkan tim pemeliharaan untuk inspeksi dan mempersiapkan diri di titik-titik keramaian. Dengan demikian, katanya, titik-titik rawan akan terpantau.

"Mengenai titik rawan ini ada beberapa daerah khususnya yang banyak didatangi oleh para pemudik," katanya.

Selain melakukan pemantauan, pihaknya juga menambah trafo sisip di titik rawan untuk memastikan kelancaran pasokan listrik seiring dengan peningkatan konsumsi masyarakat.

"Bahkan kenaikan konsumsi bisa sampai 30 persen. Kalau tidak ada trafo sisip maka berpotensi terjadi gangguan," katanya.

Ia mengatakan selama Ramadhan kali ini jumlah trafo sisip yang dipasang di Area Surakarta sebanyak 52 trafo. Pemasangan ini menyebar di seluruh daerah di bawah PLN Area Surakarta.

Menurut dia, trafo sisip akan dipasang jika kapasitas trafo sudah lebih dari 70 persen dari kapasitas penuh.

"Misalnya trafo 50 KVA, bebannya sudah sampai 40 KVA, ini harus segera dipasang trafo sisip. Jika tidak segera dipasang maka akan terjadi gangguan," katanya.

 

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6012.350 56.614 616
2 Agriculture 1444.624 20.661 20
3 Mining 1863.510 10.282 47
4 Basic Industry and Chemicals 792.445 13.262 71
5 Miscellanous Industry 1418.243 2.734 45
6 Consumer Goods 2347.362 0.220 49
7 Cons., Property & Real Estate 420.337 3.422 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1092.429 22.357 71
9 Finance 1137.981 14.830 91
10 Trade & Service 810.548 3.800 150
No Code Prev Close Change %
1 POLA 135 228 93 68.89
2 SOSS 1,560 1,950 390 25.00
3 SURE 2,350 2,930 580 24.68
4 RUIS 230 282 52 22.61
5 ARTO 158 190 32 20.25
6 TRUK 126 151 25 19.84
7 NUSA 254 294 40 15.75
8 ISSP 79 91 12 15.19
9 APEX 1,520 1,720 200 13.16
10 HOME 107 118 11 10.28
No Code Prev Close Change %
1 YULE 190 131 -59 -31.05
2 YPAS 690 525 -165 -23.91
3 AKPI 900 780 -120 -13.33
4 SQMI 248 216 -32 -12.90
5 RELI 280 246 -34 -12.14
6 TAMU 2,700 2,400 -300 -11.11
7 TIRA 154 138 -16 -10.39
8 UNIT 282 254 -28 -9.93
9 IDPR 775 700 -75 -9.68
10 HDTX 197 178 -19 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 ESTI 108 99 -9 -8.33
2 BBRI 3,410 3,490 80 2.35
3 TLKM 3,910 4,050 140 3.58
4 BBCA 24,175 24,825 650 2.69
5 HMSP 3,480 3,420 -60 -1.72
6 WSKT 1,500 1,530 30 2.00
7 SMGR 10,300 11,000 700 6.80
8 KPAS 585 540 -45 -7.69
9 ERAA 1,725 1,840 115 6.67
10 BBTN 2,300 2,400 100 4.35