Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:36 WIB. BEI - Sebelas SKS GJTL senilai 1.188 saham diumumkan hilang.
  • 10:04 WIB. Bursa - EXCL catat obligasi dan sukuk sebesar Rp1 triliun ke BEI hari ini. 
  • 09:56 WIB. SUGI - Petronusa Bumibakti ajukan gugatan hukum terhadap SKKP kegiatan hulu minyak dan gas bumi. 
  • 06:28 WIB. Twitter - Peneliti AS bikin alat pemantau ujaran kebencian di Twitter.
  • 06:23 WIB. Xiaomi - Xiaomi konfirmasi Mi Mix 3 akan dirilis pada 25 Oktober.
  • 06:17 WIB. Jeff Bezos - Jeff Bezos prediksi 1 triliun manusia tersebar di Tata Surya.
  • 06:16 WIB. Paul Allen - Semasa hidup, sedekah Paul Allen sentuh Rp30 triliun.
  • 06:12 WIB. Apple - Contek Google Maps, Apple Maps kumpulkan data pakai ransel.
  • 06:10 WIB. MSI - Motherboard MSI Z390 bakal gebrak pasar Indonesia.
  • 06:04 WIB. Realme - Realme 2 pecahkan rekor penjualan online Lazada.
  • 06:01 WIB. Facebook - Facebook akan ungkap identitas pengiklan politik di Inggris.
  • 06:00 WIB. Huawei - Huawei pastikan smartphone seri Mate 20 akan dijual di Indonesia.
  • 05:58 WIB. Uber - Proposal penawaran saham Uber capai US$120 miliar.
  • 05:54 WIB. Google - Google kenakan biaya akses Play Store ke produsen Android di Eropa.
  • 09:21 WIB. Youtube - Youtube bakal beri sanki untuk konten video duplikat.

H+2, Tol Jagorawi Alami Lonjakan Kendaraan

Foto Berita H+2, Tol Jagorawi Alami Lonjakan Kendaraan
Warta Ekonomi.co.id, Cibinong -

Petugas Jasa Marga Cabang Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) pada Gerbang Tol (GT) Gadog maupun Ciawi Exit (KM.43+000) terjadi kepadatan arus lalu lintas pada H+2 Lebaran 1439 Hijriah.

"Lonjakan terjadi setelah pukul 18.00 Wib hingga saat ini, dengan kecepatan maksimul mencapai 35 kilometer per-jam," kata Humas Jasa Marga Jagorawi, Ryan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6/2018).

Menurut dia lonjakan tersebut sudah sesuai prediksi dimana masyarakat hendak menuju tempat wisata maupun mengunjungi sanak saudara yang berada pada daerah Cianjur, Bandung, dan sekitarnya.

Ini akan terus terjadi hingga hari Senin (18/6), dengan intensitas dua kali dari sekarang atau kecepatan maksimum kendaraan 20 sampai 35 kilometer per-jam.

Namun dalam hal ini meminta masyarakat untuk tetap menjaga kondisi kendaraan dan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas jalan.

Hal itu dikarenakan dapat menyebabkan kecelakaan maupun kepadatan lalu lintas pada kedua sisi jalan.

Selain itu juga meminta agar tidak memarkir kendaraannya pada bahu jalan. Iru adalah salah satu penyebab kemacetan lalu lintas jalan.

Ia menambahkan dengan adanya situasi ini juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk menyiapkan makanan kecil di dalam kendaraannya.

"Itu cara agar menghindari tempat istirahat (Rest Area). Dengan adanya cara tersebut dapat mengurangu intensitas kepadatan pada tempat itu," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Bisma Wisuda membenarkan bila terjadi lonjakan kepadatan arus lalu lintas pada daerah Simpang Gadog, dan Ciawi.

Ini sedang dalam tahap pengaturan lalu lintas, tetapi bila hal tersebut terus berlanjut maka akan diberlakukan sistem satu arah guna mengurangi kemacetan lalu lintas.

Tag: Tol Jagorawi, Lebaran

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Dedhez Anggara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,072.49 4,031.33
British Pound GBP 1.00 20,101.94 19,900.49
China Yuan CNY 1.00 2,210.97 2,188.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,282.00 15,130.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,908.29 10,796.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,950.28 1,930.86
Dolar Singapura SGD 1.00 11,111.76 10,999.64
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.78 17,526.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,682.41 3,641.40
Yen Jepang JPY 100.00 13,649.52 13,512.55

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5800.817 73.561 610
2 Agriculture 1499.514 -10.316 20
3 Mining 1908.385 14.778 47
4 Basic Industry and Chemicals 734.213 11.492 70
5 Miscellanous Industry 1207.433 19.109 45
6 Consumer Goods 2472.151 56.797 49
7 Cons., Property & Real Estate 404.376 3.894 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.496 21.972 70
9 Finance 1055.585 7.521 91
10 Trade & Service 790.225 1.656 147
No Code Prev Close Change %
1 CITY 436 545 109 25.00
2 DIGI 805 1,005 200 24.84
3 AKPI 825 970 145 17.58
4 RMBA 330 376 46 13.94
5 BACA 268 304 36 13.43
6 LMAS 69 78 9 13.04
7 POLL 1,500 1,695 195 13.00
8 LAND 1,050 1,185 135 12.86
9 PJAA 1,120 1,260 140 12.50
10 GHON 1,150 1,275 125 10.87
No Code Prev Close Change %
1 IBST 7,200 5,775 -1,425 -19.79
2 VRNA 127 110 -17 -13.39
3 LPCK 1,385 1,200 -185 -13.36
4 GOOD 2,510 2,210 -300 -11.95
5 MYTX 140 124 -16 -11.43
6 KARW 92 82 -10 -10.87
7 VINS 98 88 -10 -10.20
8 TELE 730 660 -70 -9.59
9 TRAM 220 199 -21 -9.55
10 APEX 1,760 1,600 -160 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 220 199 -21 -9.55
2 PNLF 280 288 8 2.86
3 CPRO 50 50 0 0.00
4 INKP 11,700 12,250 550 4.70
5 TKIM 10,050 10,300 250 2.49
6 PGAS 2,040 2,200 160 7.84
7 SKRN 1,185 1,170 -15 -1.27
8 TLKM 3,660 3,780 120 3.28
9 ERAA 1,960 2,040 80 4.08
10 PTBA 4,440 4,390 -50 -1.13