Portal Berita Ekonomi Senin, 24 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:01 WIB. PEP - Pertamina EP melakukan pengeboran sumur BTP-01 di Desa Bungku, Kabupaten Batanghari.
  • 20:58 WIB. WIKA - WIKA menargetkan pendapatan dari proyek luar negeri sebesar Rp3,8 triliun.
  • 20:57 WIB. WIKA - Tahun depan WIKA akan melakukan strategi natural hedging untuk memitigasi tekanan dollar terhadap rupiah.
  • 20:54 WIB. WIKA - WIKA meraup surplus US$7,8 juta dari natural hedging.
  • 20:52 WIB. ADHI - Adhi Karya akan lebih memprioritaskan belanja bahan baku konstruksi di pasar dalam negeri.
  • 20:47 WIB. PP Urban - PP Urban saat ini sedang menyiapkan satu proyek baru di Sudimara, Tangerang Selatan.
  • 20:44 WIB. PP Urban - PP Urban hanya akan fokus properti di segmen menengah bawah.
  • 20:42 WIB. PP Urban - PP Urban mengharapkan penjualan properti akan menyumbang 15% dari target.
  • 20:41 WIB. PP Urban - Target penjualan PP Urban sebesar Rp1,5 triliun akan didominasi oleh jasa konstruksi dan precast masing-masing 60% dan 25%.
  • 20:40 WIB. PP Urban - PP Urban akan genjot kontribusi pendapatan bisnis propertinya.

Gerbong Kereta Terbakar, Arus Balik Terganggu

Foto Berita Gerbong Kereta Terbakar, Arus Balik Terganggu
Warta Ekonomi.co.id, Nganjuk -

Gerbong kereta pembangkit di Kereta Api Gajayana Lebaran jurusan Gambir-Malang terbakar di Stasiun Nganjuk, Jawa Timur, dan mengakibatkan perjalanan kereta api sempat terlambat.

Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daop VII Madiun Supriyanto di Nganjuk, Minggu, mengemukakan awalnya kereta api dengan nomor lokomotif CC 2061378, plb 7008 (KA Gajayana tambahan Lebaran) tersebut datang di Stasiun Nganjuk dan berhenti secara resmi jam 11.10 WIB.

Kepulan asap dan api kecil terlihat di gerbong kereta api yang paling belakang tersebut.

"Jam 11.12 WIB petugas PPKA Nganjuk melihat dan melaporkan bahwa Plb 7008 (Gajayana Lebaran) jurusan Gambir-Malang pada kereta paling belakang, P 06811 terjadi kebakaran," katanya.

Ia menambahkan, petugas lalu melepaskan rangkaian kereta P 06811 dan berupaya melakukan pemadaman dengan alat pemadam APAR. Saat itu, pusat pengendali juga langsung menghubungi unit pemadam kebakaran Kabupaten Nganjuk.

Petugas juga langsung berupaya untuk melepas gerbong kereta api yang terbakar itu agar tidak mengganggu gerbong kereta penumpang.

Tidak berapa lama, petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Nganjuk tiba di Stasiun Nganjuk dan berupaya melakukan pemadaman api. setelah berupaya keras, petugas akhirnya berhasil memadamkan api.

"Api berhasil dipadamkan dan tadi jam 11.46 WIB KA Gajayana tambahan Lebaran telah diberangkatkan kembali dari Stasiun Nganjuk dan terlambat 42 menit," katanya.

Ia mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, sumber kebakaran dari genset. Saat ini, KA Gajayana Lebaran akan dilakukan penggantian pembangkit di Stasiun Kertosono, dan akan dikirim dari Madiun dengan KA 188 (Logawa).

Ia juga menambahkan, PT KAI meminta maaf atas kejadian ini. Dalam insiden ini, juga ada korban. Namun, PT KAI akan berupaya ke depan memberikan kenyamanan dan keamanan agar pelayanan bisa lebih optimal.

"PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Dan kami akan melakukan tindakan pengamanan untuk menjamin keselamatan perjalanan KA," ujar Supriyanto

Tag: Arus Balik

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22