Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:39 WIB. OJK - OJK merilis aturan pendanaan dana pensiun termasuk di antaranya adalah aturan pendanaan untuk program manfaat lain.
  • 14:09 WIB. TCash - TCash resmi bisa digunakan pengguna lintas operator.
  • 14:08 WIB. Apple - iPad terbaru yang tengah dipersiapka Apple dikabarkan bakal usung Face ID.
  • 14:07 WIB. Teknologi - Ciena siap letakkan dasar jaringan adaptif untuk ekonomi digital di Indonesia.
  • 14:01 WIB. Apple - Di India, Apple menjual kurang dari satu juta unit iPhone pada semester pertama tahun ini.
  • 14:00 WIB. Samsung - Galaxy S10 dikabarkna bakal tersedia dalam tiga ukuran layar, 5,8 inch, 6,1 inch, dan 6,4 inch.
  • 11:05 WIB. Asian Games - Dua juta ojek online akan demo saat Asian Games 2018 dibuka.
  • 11:01 WIB. Teknologi - Presiden Microsoft, Brad Smith, memperingatkan bahwa penggunaan facial recognition rawan untuk disalahgunakan.
  • 09:03 WIB. Pilpres - Mahfud MD berharap Jokowi dapat cawapres tepat.
  • 09:01 WIB. Nasional - Menkes: pencegahan kekerdilan dari sekolah.
  • 09:00 WIB. Pilpres - Sukmawati Soekarnoputri kerahkan Marhaenis dukung Jokowi.
  • 09:00 WIB. Pilpres - Sekjen PAN tegaskan koalisi dengan Gerindra belum final.

Tak Mau Kalah Saing dengan Alibaba, Google Investasi di JD.com

Foto Berita Tak Mau Kalah Saing dengan Alibaba, Google Investasi di JD.com
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Google akan menginvestasikan 550 juta dolar AS di e-commerce raksasa China, JD.com, bagian dari upaya raksasa internet AS itu untuk memperluas kehadirannya di pasar Asia yang tumbuh cepat dan pertempuran saingan termasuk Amazon.com.

Investor JD.com termasuk perusahaan media sosial Cina Tencent Holdings Ltd, saingan berat pemimpin e-commerce Cina Alibaba Group Holding Ltd, dan Walmart Inc.

Kedua perusahaan itu menggambarkan investasi tersebut sebagai salah satu bagian dari kemitraan yang lebih luas yang akan mencakup promosi produk JD.com di layanan belanja Google. Ini dapat membantu JD.com berkembang di luar basisnya di China dan Asia Tenggara dan membangun kehadiran yang berarti di pasar AS dan Eropa.

Pejabat perusahaan mengatakan perjanjian itu pada awalnya tidak akan melibatkan inisiatif Google baru yang besar di China, di mana layanan utama perusahaan diblokir karena penolakannya untuk menyensor hasil pencarian sesuai dengan hukum setempat.

Google meningkatkan investasinya di seluruh Asia, di mana kelas menengah yang berkembang pesat dan kurangnya infrastruktur di bidang ritel, keuangan, dan area lainnya telah menjadikannya medan perang bagi raksasa internet AS dan Cina.

Google baru-baru ini mengambil saham di perusahaan Indonesia, Go-Jek, dan sumber-sumber mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya mungkin juga berinvestasi dalam e-commerce India Flipkart. Namun Google menolak berkomentar tentang kesepakatan Flipkart.

Investasi JD.com dibuat oleh unit operasi Google. Google akan mendapatkan 27,1 juta saham biasa baru JD.com Kelas A sebagai bagian dari kesepakatan. Ini akan memberi mereka kurang dari 1 persen saham di JD, kata juru bicara JD seperti dilansir Reuters.

Untuk JD.com, kesepakatan Google menunjukkan tekadnya untuk membangun sekumpulan aliansi global karena berusaha untuk melawan Alibaba, yang lebih fokus pada menjalin hubungan ritel domestik. SoftBank Group Corp Jepang, yang membuat investasi internet besar di seluruh dunia, adalah investor utama di Alibaba.

"Kemitraan dengan Google ini membuka berbagai kemungkinan untuk menawarkan pengalaman ritel yang unggul kepada konsumen di seluruh dunia," kata Jianwen Liao, chief strategy officer JD.com, dalam sebuah pernyataan.

Pejabat perusahaan mengatakan kesepakatan itu akan menggabungkan jangkauan dan kekuatan pasar Google dalam analisis dengan keahlian JD.com dalam bidang logistik dan manajemen inventaris.

Tag: Google, JD.com

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/Stephen Lam

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5905.158 -38.916 597
2 Agriculture 1428.601 -13.698 19
3 Mining 2009.628 -15.994 46
4 Basic Industry and Chemicals 772.710 -8.697 70
5 Miscellanous Industry 1174.590 -16.209 45
6 Consumer Goods 2447.240 -28.240 46
7 Cons., Property & Real Estate 444.098 -5.640 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1068.450 -15.987 70
9 Finance 1035.648 1.145 91
10 Trade & Service 883.943 2.056 143
No Code Prev Close Change %
1 UNIT 248 310 62 25.00
2 TCPI 700 875 175 25.00
3 DYAN 64 78 14 21.88
4 AIMS 202 246 44 21.78
5 OKAS 222 270 48 21.62
6 SRSN 59 70 11 18.64
7 RBMS 141 164 23 16.31
8 DPNS 350 396 46 13.14
9 GEMA 276 310 34 12.32
10 CNTX 530 590 60 11.32
No Code Prev Close Change %
1 MLPT 910 690 -220 -24.18
2 YPAS 725 605 -120 -16.55
3 PEGE 173 149 -24 -13.87
4 SKYB 310 270 -40 -12.90
5 INCF 146 129 -17 -11.64
6 MGRO 422 380 -42 -9.95
7 NICK 141 127 -14 -9.93
8 TOPS 955 865 -90 -9.42
9 KBLV 515 470 -45 -8.74
10 TNCA 186 170 -16 -8.60
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 705 660 -45 -6.38
2 MSIN 505 490 -15 -2.97
3 BBRI 2,970 2,970 0 0.00
4 RBMS 141 164 23 16.31
5 IMAS 2,960 2,880 -80 -2.70
6 TLKM 4,020 3,940 -80 -1.99
7 KREN 725 715 -10 -1.38
8 INKP 19,900 19,525 -375 -1.88
9 PGAS 1,685 1,640 -45 -2.67
10 DYAN 64 78 14 21.88