Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:41 WIB. Perum Perhutani - Kemal Sudiro diangkat sebagai direktur SDM, Umum dan IT Perum Perhutani.
  • 12:09 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,90% ke level 6,468,83 di akhir sesi I.
  • 10:42 WIB. Mandiri - Bank Mandiri telah merampungkan kajian mengenai akuisisi sebagian saham Bank Permata.
  • 10:41 WIB. Mandiri - Bank Mandiri menawar Bank Permata di harga Rp1.115-Rp1.200 per saham.
  • 10:41 WIB. DJBC -  Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam hal pembayaran bea cukai.
  • 10:03 WIB. Suku Bunga - Yellen: The Fed perlu menurunkan suku bunga acuan. 
  • 10:02 WIB. Resesi - Mantan Gubernur The Fed, Janet Yellen menyatakan yield obligasi pemerintah AS bukan tanda akan terjadi resesi. 
  • 09:55 WIB. WIKA - Wijaya Karya memperoleh kontrak baru senilai Rp10,5 triliun.

Contraflow Rekayasa Instan Namun Berisiko

Contraflow Rekayasa Instan Namun Berisiko - Warta Ekonomi
WE Online, Bekasi -

Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi, Harun Al Rasyid, menilai kebijakan lawan arah atau contraflow dan satu jalur atau one way di Tol Jakarta-Cikampek adalah rekayasa lalu lintas yang instan namun berisiko tinggi.

"Selama arus balik dan arus mudik tahun ini, Jasa Marga sering kali melakukan rekayasa lalin contraflow maupun one way sebagai cara instan mengurai kemacetan tol. Namun, perlu diingat bahwa upaya tersebut selain memiliki manfaat juga ada risikonya bagi pengendara," katanya di Bekasi, beberapa waktu lalu.

Menurut Harun, dua jenis rekayasan lalin tersebut saat ini tengah menjadi andalan para operator lalu lintas tidak hanya di Jakarta dan sekitarnya, namun juga kota kecil di Jawa karena hasilnya yang bersifat instan.

"Sekarang ini Jakarta sampai Surabaya sama-sama menggunakan contraflow dan one way. Kota kecil di Jawa juga sudah diberlakukan," katanya.

Kedua rekayasa lalin tersebut sama-sama memiliki risiko bila dalam implementasinya tidak dilakukan secara seksama dan matang. Harun mencontohkan contraflow adalah rekayasa lalin yang paling berisiko tinggi sebab pengendara akan digiring masuk ke jalur lawan arah pada lajur cepat dengan pembatas hanya berupa kerucut lalu lintas yang dipasang berjajar di sepanjang lintasannya.

"Kecepatan rata-rata kendaraan pada jalur contraflow sekitar 80 kilometer per jam lebih sangat berbahaya bila terjadi benturan dengan kendaraan dari arah berlawanan yang juga memiliki kecepatan tinggi," katanya.

Menurut Harun, kebijakan itu akan sangat berisiko kalau penempatan rambu maupun petugas siaganya kurang dari standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Akademisi Universitas Islam 45 Bekasi itu juga menilai rekayasa lalin one way yang sudah berulang kali dilaksanakan di Tol Jakarta Cikampek selama musim mudik dan arus balik juga memiliki risiko lain.

"Imbas dari pemberlakuan one way itu adalah pengalihan akses masuk tol menuju jalan arteri dalam kota sehingga dampaknya memicu kemacetan parah di dalam kota," katanya.

Harun mengatakan pemberlakuan dua skema rekayasa lalin tersebut mengindikasikan bahwa badan Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebenarnya sudah tidak bisa lagi menampung volume kendaraan pemudik maupun arus balik.

"Volume kendaraan saat ini semakin tinggi. Kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan, sehingga diambil kebijakan ini. Justru tahun ini kita belajar dari situasi tahun lalu, sehingga relatif arus mudik kali ini lebih lancar dibandingkan tahun lalu," katanya.

Namun demikian, Harun optimistis aktivitas mudik Lebaran pada 2019 akan semakin lebih baik menyusul selesainya sejumlah pengerjaan proyek infrastruktur seperti Jakarta Elevated, kereta cepat Jakarta-Bandung dan Light Rail Transit (LRT).

"Kebijakan jangka panjangnya akan ada Elevated, LRT dan kereta cepat. Mudah-mudahan bisa menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik di jalanan mulai tahun depan," katanya.

Tag: Contraflow

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.07 3,759.30
British Pound GBP 1.00 18,799.44 18,610.59
China Yuan CNY 1.00 2,124.34 2,103.16
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,242.00 14,100.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,138.88 10,036.38
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.57 1,796.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,551.97 10,445.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,116.25 15,951.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,503.57 3,464.37
Yen Jepang JPY 100.00 12,937.86 12,806.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6411.251 -114.023 629
2 Agriculture 1467.681 -23.100 21
3 Mining 1862.488 -25.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 901.511 -8.856 71
5 Miscellanous Industry 1253.301 -31.590 46
6 Consumer Goods 2589.678 -73.784 52
7 Cons., Property & Real Estate 457.407 -8.163 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.772 -18.143 72
9 Finance 1244.414 -18.822 91
10 Trade & Service 817.509 -10.958 155
No Code Prev Close Change %
1 BEEF 190 240 50 26.32
2 COCO 525 650 125 23.81
3 BKDP 61 74 13 21.31
4 GAMA 58 70 12 20.69
5 STAR 104 120 16 15.38
6 JSKY 1,480 1,635 155 10.47
7 GDYR 2,100 2,300 200 9.52
8 ECII 990 1,080 90 9.09
9 PSSI 186 202 16 8.60
10 SRAJ 199 214 15 7.54
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 168 130 -38 -22.62
2 KONI 378 310 -68 -17.99
3 GLOB 440 380 -60 -13.64
4 TALF 340 300 -40 -11.76
5 HDFA 179 158 -21 -11.73
6 PEHA 2,630 2,330 -300 -11.41
7 BMSR 150 133 -17 -11.33
8 MFMI 830 740 -90 -10.84
9 KOIN 268 240 -28 -10.45
10 ARTA 700 630 -70 -10.00
No Code Prev Close Change %
1 INDF 7,400 6,775 -625 -8.45
2 JAYA 172 164 -8 -4.65
3 ICBP 10,325 9,400 -925 -8.96
4 ASII 7,250 7,050 -200 -2.76
5 ANTM 960 920 -40 -4.17
6 BBRI 4,060 4,000 -60 -1.48
7 SIMA 168 130 -38 -22.62
8 GGRM 85,900 81,800 -4,100 -4.77
9 BEEF 190 240 50 26.32
10 ADRO 1,425 1,365 -60 -4.21