Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:04 WIB. Gerindra - Rakyat kini sudah cerdas menilai pemimpin dekat atau tidak.
  • 19:03 WIB. Gerindra - Kedekatan pemimpin dengan rakyat bukan dilihat dari profil seseorang.
  • 18:54 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Golkar telah menonaktifkan Bupati Bekasr dari posisi Ketua DPD Bekasi.
  • 18:54 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Kasus Bupati Bekasi tak menurunkan elektabilitas Jokowi.
  • 18:54 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Sudah berkomitmen untuk mencoret timses yang bermasalah hukum.
  • 18:54 WIB. TKN Jokowi-Ma'ruf - Bupati Bekasi dicoret dari Tim Kampanye Daerah (TKD).
  • 18:39 WIB. Audit - AP JUNINHO dan KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & rekan (Crowe Howarth) akan lakukan audit informasi keuangan historis tahunan HOKI. 
  • 18:33 WIB. Gerindra - Kebijakan Jokowi yang mendekatkan rakyat apa?
  • 18:04 WIB. Hukum - Rizal Ramli ajukan ganti rugi pada Surya Paloh sebesar Rp1 triliun.
  • 18:04 WIB. Politik - TKN Jokowi-Ma'ruf berkomitmen kampanye positif.
  • 18:03 WIB. Daerah - Menteri Desa: 90% desa di Sigi terdampak bencana.
  • 18:03 WIB. Olahraga - Kemenpora bantah bonus pelatih Asian Games tidak tersalurkan.
  • 18:03 WIB. Megapolitan - DPRD minta Anies teruskan program gubernur sebelumnya.
  • 18:01 WIB. Esemka - Staf presiden bilang SUV Esemka dijual Rp200 jutaan.
  • 18:00 WIB. KPK - MSU: Kami dukung penuh KPK dan akan berikan sanksi pada oknum terkait. 

Camat Ramai-Ramai Gugat Walikota Makassar

Foto Berita Camat Ramai-Ramai Gugat Walikota Makassar
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Sebanyak 10 mantan camat yang diberhentikan secara sepihak oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berencana mengajukan gugatan hukum ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar.

"Kami menilai pemberhentian ini tidak sesuai prosedur dan cacat administrasi. Kami anggap ini sarat akan kepentingan politik. Dengan ini kami siap menempuh jalur hukum di PTUN," ujar Juru Bicara perwakilan camat, Hasan Sulaiman kepada wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (20/6/2018).

Menurutnya, dalam Surat Keputusan pemberhentian itu disebutkan terindikasi dan patut diduga camat ikut berpolitik praktis pada Pilkada Wali Kota Makassar adalah sebuah kesalahan sebab tidak ada pembuktian mengenai praktik ikut berpolitik.

Selain itu, pihaknya mengaku 'ditelanjangi' saat rapat bersama Lurah dan SKPD diminta pengakuan pemberian komitmen fee 30 persen kepada Wali Kota, namun saat itu, kata dia, semua camat membantah secara terbuka tidak pernah memberikan itu. Bahkan saat rapat koordinasi perdana setelah Wali Kota mencabut cutinya, kejadian itu diduga direkam tim suksesnya lalu disebar untuk ditonton semua orang melalui media sosial, sehingga terkesan para camat dihakimi.

"Kami sepuluh orang tidak menandatangani dan membuat surat pernyataan itu, karena kami sudah di BAP penyidik Polda. Tentu bertentangan apa yang kami sampaikan dan dilakukan. Akhirnya kami semua diberhentikan dengan alasan tidak netral dan mendukung kandidat lain," beber mantan Camat Rappocini itu.

Kalaupun dituding tidak netral sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), lanjutnya, tentu akan diperiksa inspektorat serta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) bila memang terindikasi ikut berpolitik, tetapi faktanya pemeriksaan itu tidak pernah ada. Penasehat hukum para mantan camat ini, Syahrir cakkari menegaskan akan melakukan upaya-upaya hukum sesuai permintaan kliennya termasuk akan menyusun dokumen gugatan bila diperlukan untuk diajukan ke PTUN Makassar.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto telah mencopot 10 camat dan karena terindikasi diduga kuat ikut berpolitik mendukung pasangan Munafri Arifuddin-Rachmatika Desi (Appi-Cicu) berdasarkan informasi yang dihimpun tim. Sedangkan lima camat lainnya telah mengundurkan diri.

Tag: Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto, Makassar

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Pemkot Makassar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,072.49 4,031.33
British Pound GBP 1.00 20,101.94 19,900.49
China Yuan CNY 1.00 2,210.97 2,188.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,282.00 15,130.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,908.29 10,796.77
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,950.28 1,930.86
Dolar Singapura SGD 1.00 11,111.76 10,999.64
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.78 17,526.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,682.41 3,641.40
Yen Jepang JPY 100.00 13,649.52 13,512.55

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5800.817 73.561 610
2 Agriculture 1499.514 -10.316 20
3 Mining 1908.385 14.778 47
4 Basic Industry and Chemicals 734.213 11.492 70
5 Miscellanous Industry 1207.433 19.109 45
6 Consumer Goods 2472.151 56.797 49
7 Cons., Property & Real Estate 404.376 3.894 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.496 21.972 70
9 Finance 1055.585 7.521 91
10 Trade & Service 790.225 1.656 147
No Code Prev Close Change %
1 CITY 436 545 109 25.00
2 DIGI 805 1,005 200 24.84
3 AKPI 825 970 145 17.58
4 RMBA 330 376 46 13.94
5 BACA 268 304 36 13.43
6 LMAS 69 78 9 13.04
7 POLL 1,500 1,695 195 13.00
8 LAND 1,050 1,185 135 12.86
9 PJAA 1,120 1,260 140 12.50
10 GHON 1,150 1,275 125 10.87
No Code Prev Close Change %
1 IBST 7,200 5,775 -1,425 -19.79
2 VRNA 127 110 -17 -13.39
3 LPCK 1,385 1,200 -185 -13.36
4 GOOD 2,510 2,210 -300 -11.95
5 MYTX 140 124 -16 -11.43
6 KARW 92 82 -10 -10.87
7 VINS 98 88 -10 -10.20
8 TELE 730 660 -70 -9.59
9 TRAM 220 199 -21 -9.55
10 APEX 1,760 1,600 -160 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 220 199 -21 -9.55
2 PNLF 280 288 8 2.86
3 CPRO 50 50 0 0.00
4 INKP 11,700 12,250 550 4.70
5 TKIM 10,050 10,300 250 2.49
6 PGAS 2,040 2,200 160 7.84
7 SKRN 1,185 1,170 -15 -1.27
8 TLKM 3,660 3,780 120 3.28
9 ERAA 1,960 2,040 80 4.08
10 PTBA 4,440 4,390 -50 -1.13