Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:59 WIB. Sanksi AS - Rusia tegaskan akan respons sanksi baru AS.
  • 10:58 WIB. Jerman - AS deportasi eks penjaga penjara Nazi ke Jerman.
  • 10:56 WIB. Donald Trump - Mantan pengacara akui Trump menyuap saat kampanye.
  • 10:55 WIB. United States - Microsoft kantongi bukti baru peretasan politikus AS.
  • 10:54 WIB. Kolombia - Kolombia tuduh militer Venezuela masuk perbatasan tanpa izin.
  • 10:54 WIB. Venezuela - Gempa 7,3 SR guncang pesisir pantai timur Venezuela.
  • 10:51 WIB. Rusia - AS memberlakukan sanksi baru untuk Rusia atas aktivitas terkait dengan 'cyber'.
  • 10:51 WIB. Rusia - AS memberlakukan sanksi baru untuk Rusia atas aktivitas terkait dengan 'cyber'.
  • 10:49 WIB. Nuklir - Rusia bersiap untuk mencari rudal bertenaga nuklir yang hilang di laut beberapa bulan lalu.
  • 10:48 WIB. Tarif Impor - Trump: AS akan menetapkan tarif 25% untuk setiap mobil dari Uni Eropa.
  • 10:33 WIB. Peso - Kurs Peso Argentina terus merosot.
  • 10:27 WIB. Bursa - Bursa saham Hong Kong dibuka naik 0.30%.
  • 10:14 WIB. Asian games - Arifal, atlet kayak Indonesia lolos ke semifinal.
  • 10:02 WIB. Nikkei - Nikkei Tokyo dibuka sedikit lebih rendah.
  • 09:46 WIB. Dolar AS - Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di paruh bawah 110 Yen.

Pantau Jumlah Warga, Pemkot Bandung Gelar Operasi Yustisi

Foto Berita Pantau Jumlah Warga, Pemkot Bandung Gelar Operasi Yustisi
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung akan menggelar operasi yustisi kependudukan pada Jumat (22/6), guna mendata warga yang keluar maupun masuk ke Kota Kembang tersebut.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong W. Nuraeni, mengatakan untuk tahun 2018 peningkatan penduduk yang datang ke Kota Bandung dari berbagai wilayah tercatat peningkatannya kecil.

"Kita belum mengolah data tahun ini. Tetapi tahun lalu, peningkatannya hanya 0,006 persen. Jadi tidak signifikan sebetulnya," ujar Popong di Bandung, Kamis. Menurutnya, operasi akan dilakukan di lokasi dua titik yaitu terminal Cicaheum dan Stasiun Kiaracondong.

Ia menjelaskan, ada tiga syarat bagi masyarakat jika ingin datang ke Kota Bandung. Pertama, memiliki tujuan yang jelas seperti bekerja atau sekolah. Kedua, memiliki tempat tinggal di Kota Bandung. Terakhir, selain memiliki skill, juga harus memiliki materi yang cukup untuk hidup di Bandung. "Tiga syarat itu harus ada. Insya Allah siapapun yang datang ke Bandung akan lancar," kata dia. Ia menyarankan, jika ingin pindah ke Kota Bandung, warga harus mengikuti aturan yang ada. Disdukcapil telah menyediakan aplikasi e-punten untuk pendaftaran penduduk tidak permanen. "Aplikasi ini mempermudah warga luar yang ingin datang ke Kota Bandung, baik untuk yang melanjutkan pendidikan maupun bekerja," katanya. Popong juga menyarankan agar pendatang harus wajib lapor kepada aparatur kewilayahan setempat seperti Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warga (RW).

Sementara itu, Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin mengatakan, operasi yustisi akan melibatkan anggota Satpol PP, Disdukcapil, dan Dinas Perhubungan Kota Bandung. Ia juga telah meminta aparat kewilayah mendata para pendatang.

"Saya sudah bicara dengan aparat kewilayah, Disdukcapil dan Satpol PP, untuk laksanakan operasi tersebut," kata dia.

Tag: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Nyoman Budhiana

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5944.301 52.109 599
2 Agriculture 1614.738 25.794 20
3 Mining 1998.786 -15.550 46
4 Basic Industry and Chemicals 823.432 20.382 70
5 Miscellanous Industry 1273.081 9.488 45
6 Consumer Goods 2419.918 56.708 46
7 Cons., Property & Real Estate 443.209 3.925 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.366 -1.421 70
9 Finance 1061.408 1.105 91
10 Trade & Service 853.400 6.553 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 424 530 106 25.00
2 PGLI 199 248 49 24.62
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PSDN 256 290 34 13.28
5 APLI 91 103 12 13.19
6 IPCM 392 440 48 12.24
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 HERO 905 1,000 95 10.50
9 RELI 260 286 26 10.00
10 NICK 130 143 13 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 103 87 -16 -15.53
2 LPIN 1,085 965 -120 -11.06
3 INCF 212 190 -22 -10.38
4 PYFA 189 170 -19 -10.05
5 PALM 398 360 -38 -9.55
6 GLOB 170 154 -16 -9.41
7 LMSH 655 600 -55 -8.40
8 TGKA 2,720 2,500 -220 -8.09
9 SIMA 139 128 -11 -7.91
10 PBSA 615 575 -40 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,390 3,350 -40 -1.18
2 BBRI 3,180 3,150 -30 -0.94
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PTBA 4,260 4,120 -140 -3.29
5 PGAS 1,860 1,930 70 3.76
6 TRAM 224 220 -4 -1.79
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 TKIM 14,125 15,150 1,025 7.26
9 LPPS 108 106 -2 -1.85
10 ENRG 130 138 8 6.15

Recommended Reading