Portal Berita Ekonomi Rabu, 24 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:11 WIB. Meikarta - OJK: KPA Meikarta tersebar di 12 bank. 
  • 11:11 WIB. Meikarta - OJK sebut nilai KPA Meikarta mencapai Rp8 triliun. 
  • 10:31 WIB. Ekonomi - Febrio: untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, peran swasta harus lebih dibuka. 
  • 10:30 WIB. Ekonomi - Ekonom UI, Febrio Kacaribu, nyatakan peran BUMN dalam proyek infrastruktur terlalu besar. 
  • 10:23 WIB. Ekonomi - Net ekspor Indonesia rendah, BI perkirakan kinerja ekonomi tumbuh melambat di kuartal III/2018.
  • 10:22 WIB. IHSG - Pembukaan perdagangan Rabu (24/10/2018, IHSG dibuka menguat 6,808 poin (0,17%) ke 5.805,898. 
  • 10:13 WIB. ASSA - ASSA rilis aplikasi sewa mobil Share Car dan situs jual beli mobil bekas Caroline-id.com. 
  • 10:13 WIB. SIDO - PT Sido Muncul targetkan pertumbuhan penjualan tahun 2019 sebesar 20%. 
  • 10:06 WIB. Dividen - BSSR membagikan dividen interim senilai US$27 juta kepada pemegang saham BSSR. 
  • 10:05 WIB. AISA - RUPSLB resmikan Hengky Koestanto menjadi Direktur Utama AISA yang baru.
  • 09:58 WIB. Ekonomi - Posisi neraca perdagangan yang masih minus harus jadi perhatian pemerintah.
  • 09:57 WIB. Ekonomi - Pertumbuhan ekonomi selama 4 tahun pemerintahan Presiden Jokowi-JK cukup stabil di kisaran 5%.
  • 09:55 WIB. Beras - Indonesia mengalami surplus beras 29,50 juta ton selama 2018.
  • 09:54 WIB. Beras - BPS: potensi luas panen tahun 2018 mencapai 10,9 juta hektar, produksi 56,54 juta ton gabah kering giling.
  • 09:52 WIB. Beras - Perbedaan data beras dari BPS dan Kementan jadi pintu masuk BPK dan KPK menelurusi dugaan penyalahdugaan anggaran.

Pantau Jumlah Warga, Pemkot Bandung Gelar Operasi Yustisi

Foto Berita Pantau Jumlah Warga, Pemkot Bandung Gelar Operasi Yustisi
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung akan menggelar operasi yustisi kependudukan pada Jumat (22/6), guna mendata warga yang keluar maupun masuk ke Kota Kembang tersebut.

Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Popong W. Nuraeni, mengatakan untuk tahun 2018 peningkatan penduduk yang datang ke Kota Bandung dari berbagai wilayah tercatat peningkatannya kecil.

"Kita belum mengolah data tahun ini. Tetapi tahun lalu, peningkatannya hanya 0,006 persen. Jadi tidak signifikan sebetulnya," ujar Popong di Bandung, Kamis. Menurutnya, operasi akan dilakukan di lokasi dua titik yaitu terminal Cicaheum dan Stasiun Kiaracondong.

Ia menjelaskan, ada tiga syarat bagi masyarakat jika ingin datang ke Kota Bandung. Pertama, memiliki tujuan yang jelas seperti bekerja atau sekolah. Kedua, memiliki tempat tinggal di Kota Bandung. Terakhir, selain memiliki skill, juga harus memiliki materi yang cukup untuk hidup di Bandung. "Tiga syarat itu harus ada. Insya Allah siapapun yang datang ke Bandung akan lancar," kata dia. Ia menyarankan, jika ingin pindah ke Kota Bandung, warga harus mengikuti aturan yang ada. Disdukcapil telah menyediakan aplikasi e-punten untuk pendaftaran penduduk tidak permanen. "Aplikasi ini mempermudah warga luar yang ingin datang ke Kota Bandung, baik untuk yang melanjutkan pendidikan maupun bekerja," katanya. Popong juga menyarankan agar pendatang harus wajib lapor kepada aparatur kewilayahan setempat seperti Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warga (RW).

Sementara itu, Penjabat Sementara Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin mengatakan, operasi yustisi akan melibatkan anggota Satpol PP, Disdukcapil, dan Dinas Perhubungan Kota Bandung. Ia juga telah meminta aparat kewilayah mendata para pendatang.

"Saya sudah bicara dengan aparat kewilayah, Disdukcapil dan Satpol PP, untuk laksanakan operasi tersebut," kata dia.

Tag: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Nyoman Budhiana

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,070.00 4,028.94
British Pound GBP 1.00 19,817.64 19,617.33
China Yuan CNY 1.00 2,201.51 2,179.59
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,269.00 15,117.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,825.72 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.68 1,928.26
Dolar Singapura SGD 1.00 11,080.55 10,967.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,504.38 17,328.62
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,668.67 3,627.79
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.65 13,434.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72