Portal Berita Ekonomi Kamis, 17 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:04 WIB. Twitter - Twitter kini bisa tampilkan linimasa dengan urutan tweet terbaru.
  • 20:03 WIB. Xiaomi - 4  smartphone Xiaomi segera dapat update Android Pie.
  • 20:02 WIB. Microsoft - Microsoft pastikan umur Windows 7 tinggal setahun lagi.
  • 20:01 WIB. Mobile Legends - Mobile Legends klaim jadi gim terpopuler di Asean.
  • 20:00 WIB. WhatsApp - Pengguna WhatsApp kini bisa balas pesan di grup secara privat.
  • 19:59 WIB. Bukalapak - Bukalapak terima kucuran investasi dari Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund.
  • 19:57 WIB. ITB - ITB bikin aplikasi pendeteksi badai dengan tingkat akurat 85%.
  • 19:55 WIB. Youtube - Youtube perbarui kebijakan akibat birdbox challenge cs.
  • 19:54 WIB. Sony - Sony rilis kamera anyar untuk vlogger.
  • 18:40 WIB. Bakti - Bakti bukukan pendapatan Rp2,9 triliun.
  • 18:02 WIB. LRT - BPPT klaim Indonesia kuasai desain teknologi LRT.
  • 18:00 WIB. Mercedes - SUV baru Mercedes-Benz GLB bakal meluncur di Indonesia.
  • 17:57 WIB. Youtube - Youtube uji fitur rekomendasi unduh video.
  • 17:55 WIB. LRT - PT Inka siapkan empat trainset LRT pada Juni 2019.
  • 17:52 WIB. TKDN - Inka klaim TKDN kereta api capai 60%.

Jangan Pilih Bad Leaders

Foto Berita Jangan Pilih Bad Leaders
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Setiap pemimpin ingin menjadi good leader dan enggan termasuk ke dalam kelompok bad leader. Good leader atau best leader sudah sering dibahas di berbagai literatur dan diskusi, tetapi saya jarang membaca atau mendengar pembahasan tentang bad leader. Adakah bad leader di sekitar Anda? Tentu untuk menjawabnya, Anda perlu tahu apa kriteria bad leader. Menurut saya, bad leader itu memiliki beberapa ciri yang menonjol.

Pertama, tidak berhasil menanamkan value yang positif pada timnya. Di kantor, bad leader boleh jadi bisa membawa timnya mencapai target tapi dengan cara "menghalalkan" segala cara. Tidak ada nilai-nilai positif yang ditanamkan, kecuali semangat untuk mencapai target apapun caranya. Bahkan mereka memperbolehkan untuk berbohong demi pencapaian target dengan memperhalus menjadi white lie. Tuhannya pemimpin model ini adalah uang, target, dan kepentingan. Ia mengabaikan penanaman value dan etika dalam menjalankan aktivitas.

Di panggung politik, bad leader itu ditandai dengan ketidakmampuan menghalangi para pendukung untuk berbuat negatif, melakukan black campaign, hingga kegiatan destruktif. Leader yang mengajarkan ajaran "yang penting menang" atau "kelompok kita selalu benar dan yang lain salah" adalah bad leader yang seharusnya tidak layak menjadi pemimpin. Bad leader seperti ini berpotensi besar merusak persatuan dan kebersamaan.

Kedua, tidak peduli dengan follower. Ia menuntut segala keinginan untuk selalu dituruti dan enggan mendengar "suara-suara" dari follower-nya. Para ahli mengatakan bad leader biasanya seorang pendengar yang buruk. Ia tak mau belajar dari para follower. Ia menyukai status quo dan enggan mendengar usulan-usulan perubahan dan ide-ide baru. Feedback positif dianggap perlawanan. Padahal feedback inilah yang membuat sang pemimpin bisa terus berbenah dan memperbaiki diri.

Para follower atau konstituen diperlukan hanya untuk mendulang suara dan dukungan. Namun saat sudah terpilih, sang pemimpin melupakan mereka. Sang follower ibarat pendorong mobil yang rusak, saat mobil sudah bisa berjalan maka follower (pendorong) ditinggalkan bahkan dilupakan oleh pemilik mobil.

Ketiga, ia melahirkan follower tetapi tidak melahirkan leader. Bad leader ingin menguatkan cengkraman kekuasaan dengan mengharapkan loyalitas para follower. Bahkan terkadang membiarkan follower tetap bodoh atau tertinggal agar bisa terus dicengkeram. Alhasil, follower yang terlahir terkadang ikut tertular menjadi bad follower. Memang, dalam jangka yang lama bad leader cenderung melahirkan banyak bad follower.

Padahal pemimpin yang baik itu seyogyanya bertekad melahirkan para leader dari follower-nya. Ada pendidikan, ada transfer value, knowledge dan attitude, serta peningkatan kemampuan leadership para follower yang dilakukan secara terencana. Pemimpin itu melahirkan pemimpin, bukan melahirkan follower. Apalagi melahirkan follower yang membabi buta, bodoh, keras kepala, dan mau menang sendiri.

Bad leader akan melahirkan banyak keburukan. Bahkan, bisa merusak para pengikut dan juga tatanan kehidupan. Kenapa? Karena pemimpin itu menetapkan arah, mengambil kebijakan strategis, sekaligus teladan bagi yang para pengikut.

Salah satu ulama terkemuka Fudhail bin Iyad pernah berkata: seandainya aku memiliki doa yang mustajab, akan kutujukan doa tersebut pada pemimpinku. Ada yang bertanya pada Fudhail: kenapa bisa begitu? Ia menjawab: jika aku tujukan doa tersebut pada diriku saja maka itu hanya bermanfaat untukku. Namun, jika kutujukan untuk pemimpinku maka rakyat dan negara akan menjadi baik.

Sebentar lagi pilkada serentak, kenali ciri-ciri bad leader agar Anda tidak salah memilih pemimpin sekaligus bisa menyiapkan diri untuk menjadi good leader di kemudian hari. Semoga yang kalah dalam pilkada termasuk good leader yang mampu meredam para follower untuk tidak melakukan tindakan destruktif. Terlebih tentu yang menang adalah good leader sehingga negeri ini terus maju dan sibuk dengan hal-hal positif yang bisa membawa negeri ini terus "naik kelas", lebih bermartabat, dan disegani dunia.

Bad leader itu tidak terpilih saja bisa merusak apalagi bila mereka terpilih. So, jangan gadaikan hidup Anda lima tahun ke depan dengan memilih bad leader. Daya rusaknya sangat dahsyat, bukan hanya untuk orang per orang tetapi juga bagi tatanan kehidupan dan masa depan anak cucu kita. Selamat memilih good leader, pemimpin yang benar-benar memimpin. Jangan pilih bad leader.

Tag: Jamil Azzaini

Penulis: Jamil Azzaini, CEO Kubik Leadership dan Founder Akademi Trainer

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6413.360 4.576 625
2 Agriculture 1580.665 -4.371 21
3 Mining 1864.283 19.943 47
4 Basic Industry and Chemicals 886.611 -9.234 71
5 Miscellanous Industry 1412.349 17.718 46
6 Consumer Goods 2622.970 -29.125 51
7 Cons., Property & Real Estate 479.075 -1.667 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.667 14.212 71
9 Finance 1218.281 4.587 91
10 Trade & Service 789.491 2.967 153
No Code Prev Close Change %
1 CANI 163 210 47 28.83
2 TIRA 250 312 62 24.80
3 AGRS 300 374 74 24.67
4 INCF 300 350 50 16.67
5 BGTG 95 110 15 15.79
6 INPP 650 750 100 15.38
7 VICO 104 119 15 14.42
8 CTTH 122 135 13 10.66
9 TFCO 665 735 70 10.53
10 BEST 234 258 24 10.26
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 360 300 -60 -16.67
2 OCAP 330 282 -48 -14.55
3 YPAS 745 660 -85 -11.41
4 RELI 250 224 -26 -10.40
5 PRIM 570 515 -55 -9.65
6 APEX 1,400 1,295 -105 -7.50
7 OASA 378 350 -28 -7.41
8 ATIC 880 815 -65 -7.39
9 UNIT 268 252 -16 -5.97
10 MIDI 1,060 1,000 -60 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 342 348 6 1.75
2 ANTM 820 870 50 6.10
3 PGAS 2,320 2,410 90 3.88
4 UNTR 25,600 26,050 450 1.76
5 TLKM 3,930 3,990 60 1.53
6 KPAS 222 224 2 0.90
7 BBRI 3,780 3,780 0 0.00
8 DOID 565 615 50 8.85
9 BMRI 7,800 7,800 0 0.00
10 BHIT 66 71 5 7.58