Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

3 Cara Membangun Perusahaan Keluarga Ala CEO Upnormal Rex Marindo

Foto Berita 3 Cara Membangun Perusahaan Keluarga Ala CEO Upnormal Rex Marindo
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Perusahaan dengan banyak anggota keluarga di dalamnya merupakan sesuatu yang lazim di dunia bisnis. Tentu saja hal tersebut tidak salah apabila keluarga yang berkerja di dalam perusahaan mampu bersikap profesional sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hanya saja, harus diakui bahwa pada praktiknya keluarga yang berkerja di dalam perusahaan sering kali menjadi sumber masalah yang sulit untuk ditangani, mulai dari orang tersebut merupakan pemegang saham, kurang kompeten dalam pekerjaan, unsur enak/tidak enak di level manajemen dalam memberikan teguran, hingga pemakluman karena: tidak enaklah keluarga sendiri.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang hal ini akan membuat perusahaan menjadi tidak produktif, tidak berjalan secara profesional, dan menjadi sumber perpecahan. Jika harus memberikan contoh, rasanya cukup banyak bisnis yang akhirnya pecah dan berakhir dengan keributan keluarga. Jika keributan antar-keluarga terjadi maka ada dua kemungkinan, yakni bisnis terus berjalan dengan keretakan hubungan keluarga atau bisnis bubar demi menjaga keutuhan keluarga.

Di sisi lain tidak bisa dipungkiri bahwa keluarga menjadi faktor competitive advantage yang sangat sulit ditiru jikalau memang berkerja secara profesional, punya kompetensi kerja tinggi, loyalitas yang luar biasa, serta dedikasi yang sulit ditemukan di level karyawan nonkeluarga pada umumnnya. Satu lagi hal yang sangat penting adalah keluarga bisa dipercaya, jargon yang sudah lama ada dan hidup di dalam dunia bisnis.

Jadi, bagaimana kita membangun bisnis dengan banyak anggota keluarga yang tergabung di dalamnya?

1. Kompetensi di Bidangnya

Ini merupakan poin yang sangat penting jika kita memutuskan untuk melibatkan keluarga ke dalam bisnis. Sebaliknya, hindari menempatkan anggota keluarga di posisi yang tidak sesuai dengan kompetensi mereka. Jika kita menempatkan anggota keluarga yang tidak kompeten di bidangnya maka cepat atau lambat masalah akan muncul.

Masalah di dalam bisnis hanya akan menghabiskan energi dan menyita waktu kita sehingga potensi pengembangan bisnis akan terbuang sia-sia.

2. Bersikap Profesional

Sejak awal kita harus memiliki komitmen dan ketegasan untuk bersikap secara profesional apabila ingin mengikutsertakan anggota keluarga ke dalam bisnis. Iya, tidak ada pengecualian bagi anggota keluarga. Kita harus memperlakukan anggota keluarga sama seperti menghadapi karyawan pada umumnya.

Yang paling penting, sikap profesional ini harus ada di dalam diri kita. Tidak ada istilah karena ada ikatan keluarga maka bisa absen dan libur seenaknya. Mentang-mentang keluarga maka boleh tidak mengirim report kerja. Di sisi lain kita juga tidak boleh membiarkan hal tersebut terjadi. Big no no. Be professional, both of you.

3. Target Kerja dan Evaluasi

Apabila anggota keluarga sudah resmi masuk dan bergabung ke dalam bisnis maka tidak ada lagi istilah keluarga, all of our families are employee of this company. Anggota keluarga tersebut harus memiliki target, tekanan, evaluasi, dan jika perlu ancaman pemecatan apabila tidak memenuhi target dan aturan perusahaan.

Saya ingatkan sejak awal, pada praktiknya hal ini akan sangat sulit untuk diterapkan. Satu tips penting yang bisa saya sampaikan adalah target dan evaluasi kerja harus tertulis dengan jelas dan ditandatangani sejak awal oleh kedua belah pihak.

Mungkin Anda penasaran dan ingin bertanya, bagaimana pandangan saya tentang perusahaan keluarga? To be honest, saya mendukung bisnis yang di dalamnya banyak anggota keluarga sejauh memenuhi unsur-unsur yang kita bahas di atas. Saya percaya perusahaan keluarga mampu berkembang lebih cepat dibandingkan perusahaan lain karena akan sangat mudah bagi kita untuk membangun kepercayaan+komitmen+dedikasi bersama dengan anggota keluarga sendiri.

Tag: Rex Marindo

Penulis: Rex Marindo, Founder Nasi Goreng Mafia dan Warunk Upnormal

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22