Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:47 WIB. Politik - Sandiaga ingin pengawalannya dikurangi untuk hemat anggaran negara.
  • 21:47 WIB. Politik - Hinca: Kampanye Prabowo-Sandiaga banyak dekat masyarakat.
  • 21:47 WIB. Pilpres - Nomor urut peserta pilpres, Jokowi-Ma'ruf 1 dan Prabowo-Sandiaga 2.
  • 21:46 WIB. Nasional - Mendikbud minta guru honorer tingkatkan kualitas.
  • 21:46 WIB. Hukum - MRT Jakarta usut pelaku vandalisme kereta.
  • 21:45 WIB. Nasional - ICRP: Silaturahim jangan terputus gara-gara pilpres.
  • 21:45 WIB. INKA - INKA mulai membangun pabrik pembuatan kereta api di Banyuwangi pada November 2018.
  • 21:45 WIB. Politik - Jokowi tetap ingin bisa bertelpon dengan Prabowo-Sandiaga.
  • 21:44 WIB. INKA - INKA tengah membangun pabrik pembuatan kereta api di Desa Ketapang, Banyuwangi.
  • 21:43 WIB. AP I - AP I mendapatkan tawaran khusus dari ACI Asia-Pacific untuk duduk di komite.
  • 21:39 WIB. WIKA - WIKA tengah mencari pinjaman untuk mengakuisisi PT Ingako Energy.
  • 21:37 WIB. Bio Farma - Bio Farma tidak mengimpor vaksin dari China karena proses produksinya tidak berstandar WHO.
  • 21:36 WIB. Bio Farma - Bio Farma memperhatikan standar WHO terkait produksi yang dilakukan oleh produsen vaksin.
  • 21:35 WIB. Bio Farma - Bio Farma menerapkan tiga persyaratan untuk menyeleksi produk vaksin yang akan diimpor dan digunakan di Indonesia.
  • 21:33 WIB. Pertamina - Pertamina MOR V sudah merealisasikan tujuh titik BBM Satu Harga dari target sepuluh titik hingga bulan September.

Survei COPS: Mayoritas Urang Sunda Coblos Asyik

Foto Berita Survei COPS: Mayoritas Urang Sunda Coblos Asyik
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Lembaga survei Center Opinion Public Survey (COPS) melakukan jajak pendapat masyarakat Jabar (Jawa Barat) untuk empat Calon Gubernur - Wakil Gubernur Jabar, karena sebentar lagi akan di lakukan Pilkada 2018.

Ziyad Falahi selaku Direktur COPS menegaskan, dari sample 1225 masyarakat Jawa Barat, sebanyak 85,7 persen sudah mengetahui adanya Pemilihan Gubernur -Wakil Gubernur Jawa Barat pada tanggal 27 Juni 2018. Survei itu sendiri digelar dari 12 sampai 22 Juni 2018 lalu.

"Dari 1225 orang Masyarakat Warga Jawa Barat menyatakan baru 67,8 persen yang baru mendapatkan undangan Ke TPS untuk memberikan Suara nya pada Pilkada Jawa Barat 2018," ucap Ziyad dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Sabtu (23/6/2018).

Sedangkan, sebanyak 80,7 persen mengharapkan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Barat bisa lebih memberikan kemajuan ekonomi bagi masyarakat 

"Sebanyak 55,4 persen mengetahui ke Empat Paslon (pasangan calon) tersebut dan 44.6 persen tidak tahu sama sekali. Ini artinya menjawab kalau Ada ketidakjujuran dari berbagai Lembaga Survei yang menempatkan ke Empat Paslon memiliki Popularitas di atas 60 persen," pungkasnya.

Lebih lanjut kata Ziyad,  sebanyak 55,4 persen masyarakat Jawa Barat yang mengetahui nama dan nomor empat Paslon Gubenur-Wakil Gubernur Jawa Barat, lebih dominan memilih pasangan  Sudrajat- Ahmad Syaiku (Asyik).

"Dari survei sebanyak 32.7 persen Memilih Sudrajat- Ahmad Syaiku dengan alasan Sudrajat tegas, jujur dan asli Sunda. Dan diurutan kedua sebanyak 24.7 persen memilih Pasangan Deddy Mizwar- Dedi Mulyadi dengan alasan Deddy Mizwar-  dikenal sering muncul di sinetron dan Deddy Mulyadi karena satu satunya tokoh yang banyak mengembangkan ajaran Sunda Wiwitan," ungkapnya.

Sedangkan, pasangan TB Hasanuddin - Anton Charliyan dipilih sebanyak 20.8 persen dengan alasan Kepala Daerah yang di Usung PDI- Perjuangan dan Menjadi Partai yang mendukung Ahok alias Basuki Tjahaya Purnama pada Pilgub DKI Jakarta yang dipenjara akibat menista agama Islam.

Dan Pasangan Ridwan Kamil - UU Ruzhanul Ulum dipilih sebanyak 17,9 persen jatuhnya Elektabilitas Ridwan - UU karena diduga terlibat kasus korupsi BCCF dan yang tidak memilih 3.9 persen.

Tag: Ahmad Syaiku

Penulis/Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Novrian Arbi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22