Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:18 WIB. PDIP - PDIP: nomor urut satu Jokowi adalah sarat pesan sejarah.
  • 11:16 WIB. Krakatau - Gunung Anak Krakatau teramati dari CCTV ada sinar api dan aliran pijar ke arah selatan.
  • 11:14 WIB. Krakatau - Gunung Anak Krakatau mengeluarkan letusan setinggi 100-600 meter.
  • 11:13 WIB. Krakatau - Data BMKG, Gunung Anak Krakatau keluarkan 44 kali letusan.
  • 11:12 WIB. Jokowi - Jokowi turut berkabung atas meninggalnya Presiden Vietnam.
  • 09:11 WIB. Telkomsel - Telkomsel perkuat jaringan di Labuan Bajo.
  • 09:10 WIB. WTP - Kemenko PMK raih opini WTP selama lima tahun berturut-turut.
  • 08:50 WIB. Pertamina - IEW mengapresiasi Pertamina dalam menambah cadangan minyak lewat eksplorasi.
  • 08:48 WIB. AP I - AP I akan mengembangkan bandara sesuai kearifan lokal.
  • 08:46 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah targetkan 8.000 nasabah baru dalam International Islamic Expo.
  • 08:39 WIB. BUMN - Pefindo: total outstanding obligasi BUMN hingga Agustus 2018, termasuk sukuk, mencapai Rp251,8 triliun. 
  • 08:37 WIB. INKA - INKA membutuhkan sekitar Rp1,6 triliun untuk membangun pabrik pembuatan kereta api di Desa Ketapang, Banyuwangi.
  • 08:36 WIB. WKE - WKE memberikan pinjaman dana secara tunai kepada WSE sebesar Rp12 mliar.
  • 08:33 WIB. ADHI - ADHI bakal mengerjakan pembangunan MUI Eureka Tower senilai Rp400 miliar.
  • 08:32 WIB. ADHI - Perolehan kontrak baru ADHI di akhir Agustus 2018 didominasi bisnis konstruksi dan energi 89,9%, sisanya properti.

Mengantarkan Knalpot Purbalingga ke Panggung Dunia

Foto Berita Mengantarkan Knalpot Purbalingga ke Panggung Dunia
Warta Ekonomi.co.id, Purbalingga -

Perkembangan teknologi informasi dan jasa pengiriman menjadi berkah bagi produsen knalpot asal Purbalingga. Mulai banyak pelaku IKM tersebut yang menjual produk hingga ke luar negeri.

Pemilik Red Mufflers, Rizqa Amali Asnan, tampak antusias saat menjelaskan kepada Warta Ekonomi bahwa ada beberapa produk Red Mufflers yang terserap oleh pasar luar negeri. Bahkan, ada satu konsumen asal Yunani yang pernah membeli produk asli buatan Purbalingga tersebut. Di bengkel produksi yang terletak tak jauh dari Patung Knalpot ini, ia bersama lima orang karyawan berupaya untuk meningkatkan penjualan ke pasar luar negeri.

Pria yang akrab disapa Aam ini menjelaskan kompetisi di industri knalpot Purbalingga sangat ketat karena banyak pemain baru bermunculan. Pada tahun 2015 terjadi penurunan penjualan yang cukup tajam. Saat itu ia masih bergabung di bengkel produksi milik salah satu pamannya. Ia menyadari perlu ada terobosan karena sudah tidak bisa lagi mengandalkan penjualan secara offilne.

"Tahun 2015 saya mulai mencoba pemasaran produk melalui media sosial, yakni Facebook dan Twitter. Ternyata responsnya cukup baik dan berdampak terhadap peningkatan penjualan," katanya kepada Warta Ekonomi di Purbalingga, pertengahan Juni lalu.

Menyadari potensi besar, ia mulai memperluas saluran pemasaran online ke berbagai platform media sosial lain. Selain itu, ia mulai membuat situs resmi dan menjual produk di berbagai situs e-commerce yang tersedia. Tak menunggu waktu lama, jumlah pesanan meningkat drastis.

Sayangnya, ia tak mempersiapkan faktor distribusi pengiriman produk ketika pesanan meningkat. Ia tidak bisa lagi mengandalkan pengiriman produk melalui jasa travel karena saluran distribusi yang terbatas. Alhasil, banyak pesanan yang tidak terakomodasi karena kendala distribusi. Ia pun berupaya untuk mencari penyedia jasa pengiriman yang mampu memenuhi beberapa prasyarat, yakni saluran distribusi yang luas, waktu pengiriman sesuai estimasi, dan jaminan keamanan produk selama pengiriman.

"Saya mencari tahu perusahaan jasa pengiriman yang bisa diandalkan. Saat itu muncul tiga nama, yaitu JNE, TIKI, dan Pos Indonesia," sebutnya.

Setelah mengatasi kendala pengiriman produk, ia memutuskan untuk membangun bengkel produksi sendiri yang diberi nama Red Mufflers. Adapun, pemasaran online di bengkel milik sang paman diambil alih oleh orang lain. Memang, Aam terlahir dan besar di keluarga pengusaha knalpot. Bukan hanya sang paman, namun juga ayah dan kakeknya adalah seorang pengusaha knalpot.

"Tantangan saat ini lebih ke kapasitas dan kualitas produksi. Bagaimana kita bisa meningkatkan jumlah produksi tanpa harus mengorbankan kualitas. Bagaimanapun produk Red Mufflers juga membawa nama baik Indonesia karena banyak pembeli luar negeri," paparnya.

Dukungan

Penanggungjawab JNE Cabang Purbalingga, Sutikno, memastikan pihaknya memiliki komitmen untuk membantu para pelaku IKM dari sisi distribusi produk ke konsumen. Ia mengatakan JNE memiliki beberapa layanan unggulan yang ditujukan bagi para pelaku UKM. Beberapa layanan unggulan tersebut seperti JNE International Service, OKE (Ongkos Kirim Ekonomis), dan YES (Yakin Esok Sampai).

"Kami juga menyediakan layanan tambahan berupa pick up barang di bengkel produk UKM," katanya.

Ia mengakui knalpot merupakan salah satu produk dengan frekuensi pengiriman tertinggi di Purbalingga. Ia mencatat volume pengiriman produk knalpot buatan Purbalingga mencapai ribuan unit setiap bulan. Produk asal Purbalingga yang juga mencatatkan frekuensi pengiriman tertinggi yakni bulu mata palsu (eye-lash).

Sutikno mencatat beberapa kota tujuan pengiriman produk knalpot di dalam negeri seperti DKI Jakarta, beberapa kota di Pulau Sumatera, hingga Papua. Adapun, beberapa negara yang menjadi tujuan pengiriman seperti Malaysia, Singapura, dan Hong Kong.

"Sekarang UKM bisa dengan mudah mengirim knalpot ke Papua, Malaysia, dan Singapura. Pasar mereka sangat luas," pungkasnya.

Tag: PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22