Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:31 WIB. London - Brent futures rose 32 cents to $72.16 a barrel, after earlier trading as low as $71.35 a barrel on Tuesday (17/7).
  • 06:30 WIB. New York - U.S. West Texas Intermediate crude (WTI) settled up 2 cents at $68.08 a barrel on Tuesday (17/7).
  • 06:29 WIB. New York - The Nasdaq Composite added 49.40 points (0.63 per cent) to 7,855.12 on Tuesday (17/7).
  • 06:28 WIB. New York - The S&P 500 gained 11.12 points (0.40 per cent) to 2,809.55 on Tuesday (17/7).
  • 06:27 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average rose 55.53 points (0.22 per cent) to 25,119.89 on Tuesday (17/7).
  • 06:23 WIB. Properti - IPW mencatat nilai penjualan pasar perumahan di Banten turun 21,5% pada triwulan II-2018.
  • 06:22 WIB. KKP - KKP akan melakukan penataan pelabuhan perikanan guna menghindari pemusatan kepadatan kapal di pelabuhan tertentu.
  • 06:21 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi sinyal positif penguatan IHSG mulai tampak dalam perdagangan hari ini.
  • 06:20 WIB. IHSG - Indosurya Sekuritas mengestimasi pergerakan pasar saham hari ini akan cenderung dinamis di level 5.721-5.988.
  • 19:36 WIB. Taliban - NATO: pernyataan negosiasi AS-Taliban disalahtafsirkan.
  • 19:35 WIB. Timur Tengah - Suriah rebut kembali wilayah yang diduduki Israel.
  • 19:34 WIB. Putin - Trump bela Putin soal tuduhan intervensi pemilu AS.
  • 19:33 WIB. Asian Games - Jokowi utus menteri undang pimpinan dua Korea ke Asian Games.
  • 19:32 WIB. Korea Selatan - Helikopter militer Korsel jatuh, lima orang tewas.
  • 19:31 WIB. WTO - AS ajukan 5 gugatan ke WTO.

Rupiah Terkapar Kena Dua Pukulan "Hook"

Foto Berita Rupiah Terkapar Kena Dua Pukulan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ibarat olahraga tinju, kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Selasa (26/6/2018), seperti terkena dua pukulan hook yang membuatnya terkapar tak berdaya.

Mengutip Bloomberg, Selasa (26/6/2018) pukul 15.27 WIB, rupiah melemah 0,13% ke level Rp14.177 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot. Begitu juga dengan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) di Bank Indonesia (BI) yang mencatatkan pelemahan 0,41% ke posisi Rp14.163 per dolar AS.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, mengatakan, rupiah sedang terkena double hit karena dua faktor utama. Pukulan pertama, pengetatan moneter global membuat dana asing keluar dari negara berkembang seperti Indonesia.

"The Fed rencananya bakal naikkan suku bunga hingga empat kali tahun ini. Akibatnya, dolar jadi naik, terlihat dari US dolar index yang sempat mencapai level 95, tertinggi dalam 11 bulan terakhir," kata Bhima kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Hit yang kedua, lanjut Bhima, karena efek proteksionisme termasuk perang dagang membuat defisit neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2018 kembali merosot sampai US$1,52 miliar.

"Artinya, dalam lima bulan ada empat kali defisit perdagangan. Ekspor CPO dan karet yang turun ditambah bengkaknya impor migas jadi pemicu utama," terang Bhima.

Menurutnya, defisit perdagangan inilah yang membuat permintaan valuta asing (valas), khususnya dolar, naik untuk kebutuhan impor. Dengan kondisi itu, suku bunga acuan BI yang naik meskipun 3 kali efeknya kurang direspons pelaku pasar.

"Kecuali naiknya langsung 50 bps, mungkin dana asing bisa tertahan karena kupon bunga SBN jadi sangat menarik," tandasnya.

Ke depan, Bhima memperkirakan tekanan terhadap rupiah kian besar sampai tahun 2019. Pasalnya, selain the Fed naikkan bunga hingga empat kali, hal ini juga akan disusul bank sentral negara lain khususnya ECB.

Tag: Rupiah, Dolar Amerika Serikat (AS)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.508 -43.650 597
2 Agriculture 1429.927 1.326 19
3 Mining 1993.546 -16.082 46
4 Basic Industry and Chemicals 767.037 -5.673 70
5 Miscellanous Industry 1164.985 -9.605 45
6 Consumer Goods 2425.201 -22.039 46
7 Cons., Property & Real Estate 447.948 3.850 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.667 5.217 70
9 Finance 1019.771 -15.877 91
10 Trade & Service 879.792 -4.151 143
No Code Prev Close Change %
1 CANI 162 214 52 32.10
2 TCPI 875 1,090 215 24.57
3 OKAS 270 334 64 23.70
4 GSMF 102 126 24 23.53
5 FORU 125 146 21 16.80
6 TGRA 600 670 70 11.67
7 RODA 520 580 60 11.54
8 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 MARI 212 232 20 9.43
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 CSIS 590 444 -146 -24.75
3 CNTX 590 452 -138 -23.39
4 PTSN 252 222 -30 -11.90
5 MGRO 380 338 -42 -11.05
6 MINA 680 610 -70 -10.29
7 LPLI 182 164 -18 -9.89
8 ZINC 1,685 1,535 -150 -8.90
9 SRSN 70 64 -6 -8.57
10 ALKA 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 BBRI 2,970 2,870 -100 -3.37
3 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
4 PGAS 1,640 1,725 85 5.18
5 KREN 715 730 15 2.10
6 PTBA 4,240 4,380 140 3.30
7 ADRO 1,800 1,760 -40 -2.22
8 TKIM 13,675 13,400 -275 -2.01
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 BMRI 6,550 6,325 -225 -3.44