Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

2030, Besaran Gaji Melonjak Akibat Kurangnya Tenaga Ahli

2030, Besaran Gaji Melonjak Akibat Kurangnya Tenaga Ahli
WE Online, Jakarta -

Hasil penelitian terbaru Korn Ferry (NYSE: KFY) mengemukakan bahwa besaran gaji para tenaga ahli diprediksi akan meningkat karena kurangnya jumlah tenaga ahli di seluruh wilayah Asia Pasifik.

Korn Ferry Head of Rewards and Benefits untuk wilayah Asia Pasifik, Dhritiman Chakrabarti, menuturkan, meski sumber daya manusia melimpah, jumlah tenaga ahli masih kurang. Meski terdapat banyak karyawan, sangat sedikit karyawan yang memiliki keahlian yang dibutuhkan perusahaan untuk membantu perusahaan tersebut bersaing.

“Secara umum, kenaikan gaji mengikuti kenaikan inflasi. Namun, gaji para tenaga ahli yang dibutuhkan akan melonjak ketika perusahaan-perusahaan memutuskan untuk bersaing dalam merekrut sumber daya manusia terbaik," tutur Dhritiman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Kekurangan tenaga ahli di tingkat global diperkirakan terjadi di 20 negara dalam tiga periode, yaitu 2020, 2025, dan 2030. Kekurangan tenaga ahli terutama pada tiga sektor yang meliputi layanan finansial dan bisnis; teknologi, media dan telekomunikasi; serta manufaktur.

Sementara itu, Indonesia diprediksi memiliki jumlah tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan sarjana atau lebih tinggi sebanyak 12,7 juta orang pada tahun 2030. Meski demikian, kebutuhan akan jumlah tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan sarjana atau lebih tinggi diperkirakan akan mencapai 16,5 juta orang di Indonesia pada tahun 2030.

Hal ini berarti Indonesia masih akan kekurangan 3,8 juta tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan sarjana atau lebih tinggi, dan hal ini akan menyebabkan perusahaan-perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan hingga US$76.397 miliar untuk membayar gaji tenaga kerja ahli pada tahun 2030.

Dari ketiga sektor tersebut, kekurangan tenaga ahli terbesar terjadi di sektor TMT, yang diprediksi akan mencapai 502.000 orang pada tahun 2030.

Pada tahun 2030, gaji premium rata-rata (gaji yang dibayarkan perusahaan di atas jumlah kenaikan gaji dari waktu ke waktu karena inflasi normal) di wilayah Asia Pasifik untuk setiap karyawan adalah US$14.710 per tahun.

Namun, Hong Kong diprediksi akan menghadapi biaya yang lebih tinggi terkait kenaikan gaji ini, yaitu US$40.539 per tahun untuk setiap tenaga ahli; Singapura diprediksi mengeluarkan biaya sebesar US$ 29.065; dan Australia lebih dari US$ 28.625 pada tahun 2030.

Sektor manufakturing, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang, diprediksi akan terhambat karena dampak yang signifikan dari kenaikan gaji tersebut.

Kekurangan tenaga ahli di Tiongkok akan mencapai lebih dari 1 juta orang pada tahun 2030, dan hal ini akan menyebabkan gaji premium yang akan dibayarkan mencapai hampir US$51 miliar pada tahun 2030, tertinggi dari negara-negara yang diteliti.

Baca Juga

Tag: Gaji, Korn Ferry

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Risky Andrianto

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43