Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:40 WIB. Bekraf - Bekraf: ekonomi kreatif merupakan sektor andalan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  • 15:39 WIB. IKM - Sebagian besar pengusaha IKM makanan dan minuman di Kabupaten Bekasi sudah memiliki sertifikat halal.
  • 15:38 WIB. IKM - Sertifikasi halal bersyarat, yakni ketersediaan kemasan produk serta telah memproses PIRT di Dinas Kesehatan.
  • 15:37 WIB. Polisi - Penyebar berita hoax soal skandal Sandiaga sedang diburu.
  • 15:36 WIB. Bawaslu - 4 potensi kerawanan pemilu yakni keamanan, SARA, netralitas PNS, dan politik uang.
  • 15:36 WIB. IKM -  Dinas Perindustrian Bekasi sedang memfasilitasi sertifikasi halal kepada tiga IKM setempat untuk diproses di Jawa Barat.
  • 15:29 WIB. IKM - Dinas Perindustrian Bekasi dukung pengusaha IKM makanan dan minuman miliki sertifikat halal.
  • 15:27 WIB. Sandiaga - Menurutnya, kewirausahaan adalah tentang sebuah pola pikir, bukan profesi.
  • 15:26 WIB. Sandiaga - Sandiaga uno: tantangan dari ekonomi kita ke depan adalah masalah pekerjaan.
  • 15:25 WIB. Sandiaga - Sandiaga Uno ajak mahasiswa UM Purwokerto jadi wirausaha.
  • 15:12 WIB. Kominfo - Kominfo minta Youtube dan Facebook hapus video pengeroyokan Haringga.
  • 15:11 WIB. Xiaomi - Xiaomi jual Mi TV 4A ukuran 43 inchi di Indonesia, harga Rp4 juta.
  • 15:07 WIB. BSSN - BSSN klaim siap amankan Pilpres 2019 dari kampanye hitam.
  • 15:06 WIB. Kominfo - Kominfo siap proses blokir situs skandal Sandiaga Uno.
  • 15:03 WIB. Apple - iPhone XS Max lebih laris dari iPhone XS.

Pilkada Riau, Ribuan Warga Adat Talang Mamak Kehilangan Hak Pilih

Foto Berita Pilkada Riau, Ribuan Warga Adat Talang Mamak Kehilangan Hak Pilih
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sedikitnya 1.000 kepala keluarga masyarakat adat Talang Mamak di pedalaman Kabupaten Indragiri Hulu kehilangan hak pilih pada Pilkada Riau 2018 karena hingga kini tidak memiliki Kartu Keluarga dan KTP.

Tokoh pemuda Masyarakat Adat Talang Mamak, Gilung, menuturkan, sejak 2015 dan 2016 pihaknya melakukan pendataan, ada sekitar 1.000 KK (Kepala Keluarga) belum punya KTP dan KK.

"Sampai sekarang kondisi itu masih terjadi. Kalau sudah begitu, mana bisa mereka masuk ke daftar pemilih tetap untuk ikut Pilkada," kata Gilung ketika dihubungi dari Pekanbaru, Rabu (27/6/2018).

Talang Mamak merupakan suku asli di Provinsi Riau yang banyak berada di pedalaman Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau. Sudah sejak lama masyarakat itu kesulitan mendapat berkas administrasi kependudukan karena mereka banyak menganut aliran kepercayaan.

"Saya bisa masuk ke DPT dan punya hak pilih karena akhirnya bisa punya Kartu Keluarga, tapi sampai sekarang saya salah satu yang belum punya KTP," keluh Gilung.

Ia mengatakan seluruh masyarakat Talang Mamak berharap Gubernur Riau yang terpilih nanti benar-benar bisa mengakomodir hak suku asli, terutama mengakui hukum adat Talang Mamak. Selama ini, mereka selalu menjadi korban janji-janji politik kampanye kepala daerah.

"Semoga Gubernur Riau yang baru nanti benar-benar mau mendengarkan dan mengakui keberadaan masyarakat adat," katanya.

Sejauh ini, Bupati Inhu baru mengeluarkan Surat Keputusan Pembentukan Panitia untuk mengakomodir hak adat Talang Mamak. Upaya itu tentunya juga memerlukan dukungan dari Gubernur Riau.

"Kalau pemimpinnya tetap seperti sebelumnya, nasib Talang Mamak akan terus seperti ini," ujarnya.

Provinsi Riau adalah salah satu daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak pada 2018. Ada dua pesta demokrasi di daerah berjuluk Bumi Lancang Kuning itu, yakni Pemilihan Gubernur Riau dan Pemilihan Bupati Indragiri Hilir. Jumlah pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Riau ada sekitar 3,6 juta orang.

Tag: Pilkada Riau

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Mohammad Ayudha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.220 -75.524 602
2 Agriculture 1567.510 -18.297 20
3 Mining 1923.474 -30.574 46
4 Basic Industry and Chemicals 812.308 -9.658 71
5 Miscellanous Industry 1220.729 -18.367 45
6 Consumer Goods 2451.723 -39.686 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.474 -0.498 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.546 -15.717 69
9 Finance 1063.252 -12.488 91
10 Trade & Service 821.082 -8.768 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 660 825 165 25.00
2 INAF 3,220 4,020 800 24.84
3 NIKL 2,270 2,830 560 24.67
4 PANI 382 476 94 24.61
5 GOLD 498 570 72 14.46
6 TOPS 730 820 90 12.33
7 SKBM 452 498 46 10.18
8 BIKA 175 189 14 8.00
9 LPIN 1,125 1,205 80 7.11
10 LMSH 645 690 45 6.98
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 CANI 210 181 -29 -13.81
3 BKSW 200 173 -27 -13.50
4 BKDP 84 73 -11 -13.10
5 TFCO 840 730 -110 -13.10
6 KPAL 570 496 -74 -12.98
7 AIMS 200 176 -24 -12.00
8 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
9 SAME 560 505 -55 -9.82
10 MYTX 133 120 -13 -9.77
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 BMTR 412 420 8 1.94
3 BHIT 87 90 3 3.45
4 KPIG 680 690 10 1.47
5 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
6 BBRI 3,120 3,010 -110 -3.53
7 IMAS 1,970 2,070 100 5.08
8 BCAP 300 300 0 0.00
9 ANTM 820 800 -20 -2.44
10 UNTR 33,300 32,450 -850 -2.55