Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Membuat Orang Berkualitas untuk Produk Berkualitas

Membuat Orang Berkualitas untuk Produk Berkualitas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bagi perusahaan yang ingin maju, membuat produk yang berkualitas adalah tuntutan. Pasalnya, kualitas dari produk akan menjaga kelangsungan bisnis sebuah perusahaan. Ada beberapa cara untuk membuat produk berkualitas, salah satunya adalah produk itu harus dikerjakan oleh orang-orang yang berkualitas.

Demikianlah yang dikerjakan PT Gobel International, induk dari perusahaan distributor dan produsen alat-alat elektronik merek yang sangat dikenal, Panasonic. Rachmat Gobel, Chairman PT Gobel International, mengungkapkan, alasan itulah mengapa Yayasan Matsushita Gobel didirikan. 

“Prinsipnya, sebagai perusahaan yang memproduksi alat-alat elektronika, membuat manusia yang berkualitas harus terlebih dahulu sebelum membuat produk berkualitas,” ujar Rachmat Gobel. 

Rachmat Gobel mengungkapkan, pada tahun 1960, ayahnya, M. Thayeb Gobel diberi kepercayaan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno, untuk membuat televisi guna mendukung kegiatan Asian Games di Indonesia yang digelar tahun 1962. Saat itu, sulit untuk dilakukan sebab SDM belum bisa untuk membuat TV.

Setelah SDM mampu membuat produk, berikutnya adalah membangun masyarakat industri. Jadi, tidak hanya berjualan barang. Agar produk terus berkembang, produk harus dibuat sesuai kebutuhan konsumen. Pada akhirnya, keuntungan yang didapat perusahaan adalah penghargaan dari konsumen, bukan sekedar hitung-hitungan matematika.

“Bagaimana juga, keuntungan itu untuk membangun masyarakat Indonesia dan menciptakan daya saing yang berkualitas,” imbuh Gobel. 

Yayasan Matsushita Gobel (YMG) yang berdiri pada tanggal 12 Mei 1979, bergerak sebagai suatu lembaga nirlaba yang memberi jasa kepada masyarakat luas. Kegiatan diawali tahun 1979 dengan pendidikan formal dan nonformal yang sekarang tercakup di bawah Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSM). Tahun 1982, kegiatan pendidikan formal diperluas dengan didirikannya Taman Kanak-kanak Ade Tia.

Hingga kini, 46.584 individu telah kami layani dengan pelatihan teknikal, manufaktur, manajemen, on the job training disiplin dan etika kerja, serta bahasa asing. Peserta adalah pekerja pabrik, manajemen perusahan, dan pengusaha golongan ekonomi lemah yang berskala kecil maupun menengah. Lebih dari 800 anak karyawan kelompok usaha National Gobel maupun masyarakat sekitar lokasi telah mengirim anaknya ke Taman Kanak-kanak Ade Tia. 

Mengingat pentingnya keimanan dan ketakwaan sebagai dasar bekerja dan berkarya, sejak 1976 dan mulai tahun 1984, Persaudaraan Haji Kelompok Gobel juga memberi pelayanan pengurusan perjalanan ibadah bagi karyawan National Gobel maupun anggota masyarakat luas. Dari total 745 orang yang telah berangkat ke tanah suci, 331 adalah karyawan National Gobel dan 414 adalah anggota masyarakat lingkungan.

YMG juga menerbitkan buku manajemen perusahaan, salah satunya berjudul Gobel: Pelopor Industri Elektronika Indonesia dengan Falsafah Usaha Pohon Pisang (1984). Beberapa kutipan buku ini yang menginspirasi, antara lain “SEMUA BAGIAN yang ada pada dirinya, BERMANFAAT …, Jauh sebelum matinya, ia telah memproses kelangsungan keturunannya. Dari sini bisa dilihat KEBERSAMAAN dan KESINAMBUNGAN hidup yang rela berkorban bagi kebahagiaan kehidupan di masa datang ...” 

 

Baca Juga

Tag: Rachmat Gobel

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Warta Ekonomi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52