Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. PDIP - Saat ini Jokowi dan Ma'ruf masih menyelesaikan tugas masing-masing.
  • 14:59 WIB. PDIP - Jokowi-Ma'ruf baru intensif kampanye pada Desember hingga Januari 2019.
  • 14:58 WIB. PKS - Meski Prabowo jadi presiden, kasus Buni Yani tetap diproses.
  • 14:57 WIB. Timses Prabowo-Sandiaga - Minta Bawaslu memberikan teguran ke KPU RI.
  • 14:07 WIB. Pertamina - Pertamina mengakui naiknya harga minyak bisa mempengaruhi beban perusahaan.
  • 13:41 WIB. Golkar - Kami tetap konsisten mendukung dan memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.
  • 13:41 WIB. Golkar - Video viral dukung ke Prabowo-Sandiaga hanya 'angin lalu'.
  • 13:40 WIB. Jokowi - Hoax itu cara politisi mempengaruhi masyarakat.
  • 13:39 WIB. Jokowi - Masyarakat jangan mudah terhasut oleh berita bohong.
  • 13:38 WIB. KPK - Jika Johannes kooperatif dalam sidang, maka JC dapat diterima.
  • 13:37 WIB. KPK - JC Johannes Budisutrisno Kotjo masih dipertimbangkan.
  • 13:37 WIB. KPK - Johannes Budisutrisno Kotjo mengajukan JC ke KPK.
  • 11:54 WIB. Sandiaga - Harusnya pengamanan diberikan ke capres-cawapres dapat dikurangi.
  • 11:54 WIB. Sandiaga - Pengamanan 37 personel Polri diberikan kepada capres-cawapres terlalu berlebihan.
  • 11:53 WIB. BNI - BNI mensosialisasikan penurunan batas pengajuan minimum transaksi FX swap lindung nilai.

Produk Mamin Indonesia Cetak Transaksi US$5,4 Juta di Nigeria

Foto Berita Produk Mamin Indonesia Cetak Transaksi US$5,4 Juta di Nigeria
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia menghasilkan potensi transaksi sebesar US$5,4 juta di pameran Food West Africa pada 8–10 Mei 2018 di Landmark Center, Victoria Island, Lagos, Nigeria.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos, Bagus Wicaksena, mengungkapkan keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan ekspor.

"Untuk itu, kami mengundang perusahaan mamin Indonesia agar dapat mengembangkan pasarnya ke Nigeria," ungkap Bagus dalam keterangan tulisnya, Jumat (29/6/2018).

Pameran Food West Africa 2018 adalah pameran mamin terbesar di Afrika Barat dengan jumlah pengunjung mencapai 3.500 orang dan diikuti 140 perusahaan di mana sekitar 65% dari jumlah perusahaan yang menjadi peserta pameran berasal dari luar Nigeria.

Sebanyak lima perusahaan Indonesia berpartisipasi di Paviliun Indonesia. Kelima perusahaan tersebut yaitu PT Mayora, PT Kapal Api Global, PT Mariza Food, PT Dua Kelinci, serta PT Anugrah Pertiwi.

Bagus menambahkan, Nigeria merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di Afrika dengan populasi sekitar 190 juta jiwa yang mencerminkan potensi pasar produk mamin.

"Berdasarkan data, potensi pasar produk mamin di Nigeria mencapai sekitar US$20,55 miliar atau setara dengan kontribusi sebesar 4,6% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB)," tanbahnya.

Pada 2017, nilai ekspor mamin yang termasuk bahan baku industri Indonesia ke Nigeria diperkirakan mencapai sekitar US$80 juta atau 23% dari total ekspor nonmigas. Nilai tersebut setara dengan 0,4% dari total potensi pasar mamin Nigeria.

Selain produk lokal, pasar mamin Nigeria didominasi oleh produk dari Eropa, Amerika Serikat, Thailand, India, China, dan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

"Potensi pasar mamin di Nigeria harus dimanfaatkan produsen Indonesia mengingat mamin merupakan salah satu sektor industri unggulan Indonesia," ujarnya.

Tag: makanan-minuman, Nigeria

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Aprillio Akbar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.220 -75.524 602
2 Agriculture 1567.510 -18.297 20
3 Mining 1923.474 -30.574 46
4 Basic Industry and Chemicals 812.308 -9.658 71
5 Miscellanous Industry 1220.729 -18.367 45
6 Consumer Goods 2451.723 -39.686 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.474 -0.498 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.546 -15.717 69
9 Finance 1063.252 -12.488 91
10 Trade & Service 821.082 -8.768 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 660 825 165 25.00
2 INAF 3,220 4,020 800 24.84
3 NIKL 2,270 2,830 560 24.67
4 PANI 382 476 94 24.61
5 GOLD 498 570 72 14.46
6 TOPS 730 820 90 12.33
7 SKBM 452 498 46 10.18
8 BIKA 175 189 14 8.00
9 LPIN 1,125 1,205 80 7.11
10 LMSH 645 690 45 6.98
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 CANI 210 181 -29 -13.81
3 BKSW 200 173 -27 -13.50
4 BKDP 84 73 -11 -13.10
5 TFCO 840 730 -110 -13.10
6 KPAL 570 496 -74 -12.98
7 AIMS 200 176 -24 -12.00
8 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
9 SAME 560 505 -55 -9.82
10 MYTX 133 120 -13 -9.77
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 254 210 -44 -17.32
2 BMTR 412 420 8 1.94
3 BHIT 87 90 3 3.45
4 KPIG 680 690 10 1.47
5 LAND 1,440 1,270 -170 -11.81
6 BBRI 3,120 3,010 -110 -3.53
7 IMAS 1,970 2,070 100 5.08
8 BCAP 300 300 0 0.00
9 ANTM 820 800 -20 -2.44
10 UNTR 33,300 32,450 -850 -2.55