Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Euro pada level 1,0874 USD/EUR.
  • 13:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Yen pada level 110,38 JPY/USD.
  • 13:12 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.644 USD/troy ounce.
  • 13:06 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 55,17 USD/barel.
  • 13:05 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 50,20 USD/barel.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,08% di akhir sesi I.

Indonesia Pinjam Lagi US$300 Juta dari Bank Dunia

Indonesia Pinjam Lagi US$300 Juta dari Bank Dunia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dewan Direksi Eksekutif Bank Dunia menyetujui pinjaman baru senilai US$300 juta yang akan mendukung pemerintah Indonesia dalam melakukan reformasi untuk mengurangi biaya sekaligus meningkatkan keandalan logistik maritim.

"Logistik maritim yang efisien penting bagi pertumbuhan yang lebih tinggi di sektor manufaktur, pertanian, dan jasa," kata Kepala Perwakilan Bank Dunia di Indonesia dan Timor-Leste Rodrigo A. Chaves dalam pernyataannya mengenai pinjaman ini di Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Chaves menambahkan sistem logistik yang lebih baik akan meningkatkan daya saing serta membantu mengurangi tingkat kemiskinan karena dapat menurunkan harga barang dan jasa di daerah pelosok, terutama di kawasan timur Indonesia.

Pinjaman ini merupakan bagian dari Second Indonesia Logistics Reform Development Policy Loan (DPL) yang dibuat berdasarkan reformasi yang dicapai melalui Logistics DPL pertama yang disetujui pada November 2016 untuk mengatasi hambatan dalam pergerakan barang di dalam dan keluar perbatasan Indonesia.

Saat ini, pengoperasian pelabuhan yang tidak efisien, pasar layanan logistik yang tidak kompetitif serta prosedur perdagangan yang panjang telah menghambat daya saing Indonesia. Selain itu, pelabuhan juga sering dianggap menjadi titik penghambat dalam rantai logistik Indonesia karena infrastruktur yang terbatas, regulasi yang minim, dan produktivitas yang rendah.

Berbagai hambatan tersebut berkontribusi pada biaya logistik lebih tinggi bagi sektor manufaktur Indonesia dibanding Thailand dan Vietnam.

Hambatan serupa ikut berperan dalam lebih rendahnya kinerja logistik Indonesia dibanding negara-negara di kawasan, seperti yang terukur dalam World Bank's Logistics Performance Index.

Senior Economist Bank Dunia Massimiliano Cali menambahkan proyek ini bisa membantu Indonesia yang saat ini merupakan negara kepulauan terbesar, dengan 17.000 pulau, untuk memiliki rantai logistik yang panjang dan terfragmentasi.

"Proyek ini akan membantu mengatasi beberapa hambatan utama di berbagai titik rantai persediaan," kata Cali.

Fokus utama proyek ini adalah memperkuat tatakelola dan operasional pelabuhan, menumbuhkan lingkungan usaha yang kompetetif bagi penyedia layanan logistik serta membuat proses perdagangan menjadi lebih efisien dan transparan.

Reformasi yang telah didukung oleh Logistics DPL pertama telah membawa manfaat bagi Indonesia karena telah mempercepat beberapa proyek pelabuhan baru dengan partisipasi sektor swasta yang lebih besar, meningkatkan masuknya operator dalam pasar logistik dan mengurangi waktu dan biaya proses perdagangan.

Dukungan Bank Dunia untuk mendukung sektor logistik merupakan komponen penting dari Kerangka Kerja Kemitraan Negara dari Grup Bank Dunia bagi Indonesia, yang memberi fokus pada prioritas pemerintah yang bisa membawa dampak perubahan besar.

Program DPL ini juga dibantu oleh adanya pinjaman tambahan dari pemerintah Jerman melalui German Bank for Development (KfW) dan pemerintah Prancis melalui Agence Francaise de Developpement (AFD).

Baca Juga

Tag: World Bank (Bank Dunia)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,740.79 3,702.58
British Pound GBP 1.00 18,246.58 18,063.63
China Yuan CNY 1.00 1,999.12 1,978.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,035.83 13,896.17
Dolar Australia AUD 1.00 9,270.67 9,175.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.61 1,783.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,034.19 9,932.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,258.35 15,100.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.12 3,275.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,718.22 12,588.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35