Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:14 WIB. SANTRI - Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia (SANTRI) jadi salah satu program kemandirian pesantren.
  • 15:14 WIB. Keuangan Syariah - Perry Warjiyo: Pesantren jadi basis arus ekonomi Indonesia.
  • 15:13 WIB. Syariah - Erwin Rijanto: Rata-rata transaksi di pasar keuangan syariah sampai Oktober 2018 mencapai Rp947 triliun.
  • 15:13 WIB. Sukuk - Bank Indonesia akan terbitkan Sukuk Bank Indonesia untuk mendukung pembiayaan dan pasar keuangan syariah.
  • 15:12 WIB. Rupiah - Pukul 15.00, rupiah makin terdepresi menjadi Rp14.644 per dolar AS.
  • 13:47 WIB. Refinancing - Rencana restrukturasi utang BIPI sebesar US$300 juta masih dalam proses finalisasi. 
  • 12:20 WIB. IHSG - Penutupan sesi I, IHSG melemah 0,52% ke level Rp6.079,49. 
  • 11:50 WIB. Instagram - Instagram tunjuk Vishal Shah jadi Head of Product.

7 Alasan Kebijakan Ganjil-Genap Demi Asian Games Rugikan Negara

Foto Berita 7 Alasan Kebijakan Ganjil-Genap Demi Asian Games Rugikan Negara
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wartawan senior, Wina Armada Sukardi, menuturkan, kebijakan peluasan dan perpanjangan waktu zone ganjil genap demi menyukseskan Asian Games merugikan negara.

Menurut Wina, ada 7 alasan kebijakan tersebut merugikan negara.

"Penerapan peluasan zone ganjil-genap untuk pemakaian kendaraan mobil pribadi sekaligus penambahan waktu selama jam kerja dari pagi sampai malam, yaitu dari pukul 06.00 sampai pukul 20.00, hemat saya, merupakan kebijakan yang ngawur dan merugikan negara. Kenapa? Ini alasan-alasannya," tutur Wina dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (2/7/2018).

(1) Kebijakan ganjil genap itu bakal memperlambat pertumbuhan perekonomian nasional Indonesia. Hal ini karena akses ke pusat-pusat bisnis, perbelanjaan, dan hiburan menjadi sulit sehingga perputaran uang bakal berkurang. Padahal, Indonesia saat ini sedang membutukan percepatan perekonomian untuk mempertahankan pertumbuhan perekonomian, terutama dalam mengatasi tekanan perekonomian dunia yang melambat dan efek menguatnya dolar Amerika di seluruh dunia.

(2) Perluasan penerapan zone ganjil genap dan membuatnya menjadi seharian waktu kerja, tidak memikirkan alternatif jalan penyaluran kendaraan pribadi. Dengan begitu, bakal banyak menghambat aktivitas masyarakat. Misal, warga Bintaro yang mau ke Kebon Sirih, harus cari jalan alternatif. Kebijakan perluasan zone ganjil genap dan memperpanjang selama jam kerja yang tidak memikirkan alternatif jalan tentu bukan hanya merepotkan, tapi juga membuat "mati suri" sebagaian aktivitas (bisnis) masyarakat.

(3) Dengan sarana jalan yang serba susah dan harus berputar-putar menempuh jalan yang jauh dan lama selama waktu kerja dari pagi sampai malam, ini menimbulkan ekonomi biaya tinggi. Dalam perlambatan  perekonomian dan persaingan global yang tajam, tentu biaya ekonomi tinggi di Indonesia ini menyebabkan daya saing ekonomi Indonesia juga bakal  tersudut.

(4) Dengan zone ganjil genap yang diperluas dan waktunya menjadi seharian penuh jam kerja (pukul 06.00 hingga 20.00) akan ada opportunity lost, yaitu kehilangan kemungkinan mendapat keuntungan. Maksudnya, dengan adanya agenda Asian Games, akan datang puluhan ribuan turis peserta Asian Games dengan para official dan pendukungnya ke Jakarta dan Indonesia umumnya. Mereka ini potensial buyer terhadap produk dan barang-barang Indonesia. Nah, seharusnya akses mereka ke pasar dan sentra perjualan  serta tempat wisata dipermudah. Sebaliknya, perluasan zone ganjil genap selama jam kerja malah mempersempit dan mempersulit akses para turis berbelanja dan memberikan devisa kepada kita.

(5) Warga malah jadi susah nonton acara Asia Games-nya sendiri karena akses jalan sulit. Para atlet Indonesia yang membutuhkan dukungan penonton nasional pun, kemungkinan jumlah dukungan itu menciut.

(6) Membuat citra Asian Games di mata warga jadi buruk. Ngapain ada Asian Games kalau cuma jadi kosmetik yang menyenangkan asing, tapi justru menyengsarakan anak bangsa sendiri?

(7) Memperburuk citra pemerintah, khususnya dalam kaitan dengan perpajakan. Pembangunan yang dihasilkan dari uang masyarakat lewat perpajakan, yang seharusnya wajar dinikmati lagi oleh masyarakat, tapi dengan acara Asian Games, hasilnya malah tidak dapat dinikmati warga sendiri.

Tag: Asian Games 2018

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Galih Pradipta

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06