Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Inilah 5 Klaim Asuransi Terbesar di Dunia

Inilah 5 Klaim Asuransi Terbesar di Dunia
WE Online, Jakarta -

Dalam segala hal, akan selalu ada risiko yang mengancam dan tentu tidak diinginkan untuk terjadi. Orang bisa meninggal kapan saja, yang sehat bisa sakit, bahkan barang berharga bisa hilang atau rusak. Sayangnya, kapan risiko itu datang siapa pun tidak akan tahu.

Untuk meminimalkan risiko-risiko itu, sebagian orang memilih untuk memanfaatkan jasa asuransi. Berbagai macam pilihan asuransi disediakan. Ada asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi umum (asuransi mobil, rumah atau properti, bisnis, dan lainnya). Penetrasi asuransi yang tinggi di sebuah negara menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya asuransi.

Adapun penetrasi asuransi yang tinggi kebanyakan terjadi di negara maju, seperti negara-negara di Eropa, Amerika, China, dan Jepang. Saking banyaknya nasabah asuransi di negara-negara tersebut, seringkali mencatatkan rekor klaim asuransi terbesar.

Beberapa kasus klaim asuransi sering kali terlihat aneh dengan nilai klaim yang tidak wajar, namun perusahaan tetap membayarkannya. Seperti klaim asuransi kesehatan seekor kucing yang mengalami gagal operasi ginjal, mencapai US$22 ribu atau setara dengan Rp200 juta. Seorang kolektor mobil mewah seperti artis kenamaan Rowan Atkinson yang memanfaatkan asuransi untuk melindungi mobil-mobilnya, hingga pemeran Mr. Bean ini pernah mendapatkan klaim atas mobilnya hampir sepertiga dari harga mobil yang mencapai 3,5 juta poundsterling.

Ada pula perusahaan mobil yang memanfaatkan jasa asuransi untuk melindungi mobil prototipe. Ini seperti dilakukan oleh perusahaan mobil super sport Bugatti Veyrons. Dalam sebuah tes seorang insinyur perusahaan tersebut menabrakkan dua unit mobilnya, namun dari percobaan tersebut, perusahaan justru mendapatkan klaim asuransi mencapai US$800.000. 

Dan secara individu, rekor klaim asuransi terjadi 2012 lalu, akibat gugatan hukum atas kecelakaan yang dialami oleh seorang pelajar 17 tahun bernama Agnes Collier dan ibunya. Kecelakaan di jalan raya itu menyebabkan kematian sang ibu serta cedera parah di bagian kepala Collier. Akibat kecelakaan tersebut, sang ibu mendapat santunan mencapai US$37 juta, dan Collier menerima sekitar US$11,5 juta setiap tahunnya plus biaya perawatan rumah sakit untuk pemulihan cederanya.

Sementara, klaim asuransi secara massal biasanya dipicu oleh peristiwa yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Berikut ini adalah klaim asuransi terbesar yang pernah terjadi di dunia, dikutip dari ashburnham-insurance.co.uk dengan judul "10 Biggest Insurance Claim Payouts of All Time".

Krisis Keuangan Tahun 2008, Klaim: US$21 triliun 

Subprime mortgage, kredit perumahan yang diberikan kepada debitur dengan sejarah kredit yang buruk atau belum memiliki sejarah kredit sama sekali, menjadi pemicu Krisis Ekonomi 2008. Surat utang properti dipegang oleh perusahaan finansial, seperti Lehman Brothers, Merrill Lynch, Goldman Sachs, Northern Rock, UBS, dan Mitsubishi UFJ, membuat perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan. 

Kebangkrutan Lehman Brothers memicu intensitas krisis ke seluruh dunia, termasuk Eropa. Inggris mengumumkan paket penyelamatan perbankan sedikitnya 50 miliar poundsterling (US$88 miliar). Sementara, Jerman menyediakan bantuan sebesar 50 miliar euro (US$68 miliar) untuk menyelamatkan Hypo Real Estate Bank. Selain itu, penurunan suku bunga juga terjadi sebesar 0,5% di lima bank sentral, yakni Bank Sentral Eropa (ECB), Bank of England (BoE), Bank of Canada (BoC), Bank Sentral Swedia (Sveriges Riksbank), dan Bank Nasional Swiss (SNB). Tidak hanya perbankan, perusahaan juga tertampar keras karena harus menyiapkan dana untuk klaim yang diperkirakan mencapai 21 triliun poundsterling.

Namun, krisis keuangan ini sebenarnya menunjukkan bahwa banyak penyedia asuransi tidak memiliki cukup modal untuk membayar klaim tersebut. American International Group (AIG), salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia, hampir bangkrut setelah kewajiban utang kolateral yang dimilikinya selama krisis.

Badai Katrina, Rita & Wilma Tahun 2005, Klaim: US$130 miliar

Badai Atlantik yang terjadi pada 2005 telah memicu Badai Katrina, Rita, dan Wilma. Bencana tersebut telah menelan korban jiwa mencapai 3.913 jiwa. Biaya kerusakan yang ditimbulkan mencapai US$158,9 miliar, dengan sekitar US$130 miliar dibayarkan sebagai asuransi, sedangkan US$45 miliar dibayarkan untuk kerusakan yang disebabkan oleh Badai Katrina sendiri. 

Hantaman Katrina menghancurkan sebagian wilayah Amerika Serikat mulai dari Lousiana hingga Florida Panhandle. Negara bagian Lousiana dan Mississippi menjadi daerah terparah, sedangkan 80% Kota New Orleans tertutup banjir setelah tanggul-tanggul pelindung banjir roboh.

Ribuan bangunan rusak parah, 1.800 jiwa korban meninggal, dan lebih dari satu juta penduduk mengungsi. Sesudah peristiwa tersebut, nasabah asuransi ramai-ramai mengajukan klaim atas kejadian yang dialami, seperti kecelakaan, kerusakan rumah, hingga asuransi jiwa, dengan keseluruhannya mencapai US$130 miliar.

Kebangkrutan Lehman Brothers Tahun 2008, Klaim: US$100 miliar

Kerugian Lehman Brothers bersumber dari jumlah subprime mortgage yang terlalu banyak dan membengkak sepanjang tahun 2008. The Fed sempat berniat untuk melikuidasi aset dari Lehman Brothers, namun Lehman keburu jatuh lebih dari 90%. Akhirnya, perusahaan ini kolaps dan dihapuskan dari daftar New York Stock Exchange.

Diperkirakan, klaim yang muncul akibat kejatuhan Lehman Brothers menyentuh angka US$100 miliar. Pembayaran melanda setelah bank investasi terbesar nomor empat di Amerika Serikat itu menyatakan kebangkrutan. Para nasabah kemudian mengajukan klaim atas dana yang mereka investasikan di bank tersebut.

Tragedi WTC 11 September 2001, Klaim: US$40 Miliar

Serangan teror terhadap World Trade Center (WTC) Amerika Serikat yang dikenal dengan tragedi 11 September (9/11) pada 2001 lalu, telah membunuh 2.996 orang dan melukai 6.000 orang. Kerugian materi sebesar US$123 miliar akibat lumpuhnya aktivitas gedung WTC selama sekitar satu bulan pasca-kehancurannya.

Pemerintah Amerika Serikat harus memberikan bantuan sebesar US$15 miliar untuk maskapai-maskapai yang pesawatnya dibajak dalam tragedi 9/11, yaitu United Airlines dan American Airlines. Klaim asuransi juga diperkirakan mencapai US$40 miliar yang dibayarkan perusahaan asuransi kepada para korban sebagai kompensasi.

Badai Sandy Tahun 2012, Klaim: US$36 Miliar

Musim badai Atlantik 2012 memicu Badai Sandy menyapu wilayah Bahama, Kanada Timur, dan sebagian besar sisi timur AS. Ribuan rumah rusak dan infrastruktur di sekitarnya hancur. Kerugian dari peristiwa tersebut diperkirakan mencapai US$75 miliar dan 233 korban jiwa.

Pascaperistiwa tersebut, perusahaan asuransi dibanjiri klaim atas kerusakan dan kerugian yang diderita para nasabah. Jumlahnya mencapai US$36 miliar. Namun dari peristiwa tersebut, disinyalir banyak klaim palsu atau penipuan sehingga ribuan nasabah klaimnya harus ditolak.

Klaim palsu diketahui setelah seorang insinyur melakukan inspeksi. Sedikitnya, terdapat 175 klaim hasil inspeksi ditangani oleh perusahaan untuk mengurangi atau menolak klaim. Namun, pengacara pengadilan di Texas, Steve Mostyn, berhasil memenangkan ratusan juta dolar melawan perusahaan asuransi atas nama pemilik rumah melalui gugatan lain, berupa tindakan kriminal pemerkosaan. 

 

Baca Juga

Tag: klaim asuransi

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59