FAO Apresiasi Pertanian Indonesia Tumbuh Pesat

FAO Apresiasi Pertanian Indonesia Tumbuh Pesat Kredit Foto: Reuters/Alessandro Bianchi

Representatif Organisasi Pangan dan Pertanian (Food and Agriculture Organization/FAO) untuk Indonesia dan Timor Leste, Stephen Rudgard, mengapresiasi kemajuan dan keberhasilan sektor pertanian di Indonesia. Kemajuan ini berkorelasi dengan pengentasan kemiskinan di pedesaaan.

Hal ini disampaikan Stephen saat menemui Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, di kantor pusat Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Stephen mengaku bangga bisa bertemu dan berdiskusi dengan Mentan Amran Sulaiman yang telah memimpin Kementerian Pertanian mendorong industri pertanian Indonesia sehingga mencapai sejumlah prestasi dalam hal ekspor pangan dan pengembangan teknologi pertanian. 

"Berada di Indonesia seperti kampung halaman karena pernah menghabiskan masa kecilnya di Indonesia. Ini adalah kepulangan kembali saya ke Indonesia dan kini saya kembali untuk bersama-sama mengembangkan pertanian, membantu para petani di Indonesia," Kata dia.

Dalam waktu dekat, Stephen mengatakan akan mengundang Director General FAO, Jose Graziano da Silva, ke Indonesia untuk melihat kemajuan pertanian Indonesia guna meningkatkan kerja sama dalam peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. Bahkan, meningkatkan volume ekspor pangan Indonesia ke berbagai negara.

"Kedatangannya nanti untuk melihat langsung kemajuan pertanian Indonesia. Sebab banyak capaian yang drastis meningkatkan produksi dan volume ekspor. Kebijakan pertanian pun saat ini telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan di pedesaan," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Amran mengatakan, untuk memperkuat kerjasama dengan Indonesia FAO, dalam waktu dekat akan berkunjung ke Sulawesi Selatan, khususnya melihat langsung pengembangan kakao dan bertemu dengan petani untuk memberikan edukasi. Peran FAO sangat diharapkan dalam memberikan bantuan pada petani Indonesia. 

"Kita berharap produksi kakao kita lebih besar lagi. Dari sebelumnya 600 ton, kita targetkan lebih dari 1 juta ton," jelas Amran.

FAO berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Bermarkas di Roma, Italia, FAO bertujuan menaikkan tingkat nutrisi dan taraf hidup; meningkatkan produksi, proses, pemasaran, dan penyaluran produk pangan dan pertanian; mempromosikan pembangunan di perdesaan; dan melenyapkan kelaparan. 

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini