Portal Berita Ekonomi Senin, 24 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:48 WIB. Guru - Gaji honorer di Blitar hanya Rp150 ribu perbulan.
  • 16:47 WIB. Guru - GTT dan PTT di Blitar minta kemudahan jadi PNS tanpa tes.
  • 16:46 WIB. Guru - PGRI Blitar bantah, mogok kerja GTT dan PTT atas intruksinya.
  • 16:46 WIB. PBB - Jusuf Kalla pimpin delegasi Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB ke-73 di New York, AS.
  • 16:45 WIB. Guru - Sebanyak 3.750 GTT dan PTT se Blitar mogok kerja sejak 24-29 September 2018.
  • 16:44 WIB. Wiranto - Pemilu 2019 lebih rumit dari sebelumnya.
  • 16:37 WIB. Bekraf - Bekraf: jejaring tersebut bertujuan membuka akses kerja sama dan peluang kolaborasi antarkomunitas.
  • 16:36 WIB. Bekraf - Bekraf: perlu peningkatan jejaring dari pelaku usaha atau komunitas kreatif khususnya di Kota Malang,
  • 16:34 WIB. Investor - 250 perusahaan berhasil menarik para investor lokal maupun internasional untuk mengembangkan sektor kelistrikan Indonesia.
  • 16:33 WIB. Investor - Ratusan investor tertarik untuk jajaki peluang kerja sama pengembangan listrik Indonesia.
  • 16:32 WIB. Kadin - Ketua Kadin: ini merupakan wadah bagi seluruh pelaku usaha termasuk juga pelaku usaha kecil dan menengah.
  • 16:30 WIB. Pengusaha - Kadin Kab.Kotawaringin mengajak seluruh pelaku usaha di daerah itu bergabung menjadi anggota organisasi.
  • 16:29 WIB. UKM - Rektor IPB: UKM harus diperkuat pada era digital untuk memperkuat nasionalisme ekonomi.
  • 16:05 WIB. Mandiri - Dalam penerbitan obligasi kali ini Mandiri mengalami oversubscribed 1,36 kali.
  • 16:02 WIB. Mandiri - Mandiri menyelesaikan proses penerbitan obligasi dalam skema PUB I Tahap III 2018 senilai Rp3 triliun.

Bank Bukopin Fokus Pacu Kinerja Bisnis

Foto Berita Bank Bukopin Fokus Pacu Kinerja Bisnis
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Proses Penawaran Umum Terbatas IV Bank Bukopin berjalan sesuai rencana. Pasca rights issue, Bank Bukopin akan fokus memacu pertumbuhan kinerja Perseroan.

Direktur Keuangan & Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk, M. Rachmat Kaimuddin, mengatakan, setelah mendapatkan pernyataan efektif pelaksanaan rights issue dari OJK pada 29 Juni 2018, manajemen akan fokus menjalankan tahapan proses PUT IV sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Setelah proses rights issue, permodalan Bank Bukopin otomatis akan meningkat. Dengan demikian, saat ini kami akan dapat fokus memacu pertumbuhan kinerja," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Sesuai jadwal, dalam proses rights issue, transaksi perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) akan dilakukan pada 13-25 Juli 2018. Selanjutnya, penyerahan saham dan pembayaran HMETD akan dilakukan pada 26 Juli dan pembayaran dari standby buyer akan dilakukan pada 27 Juli.

Rachmat menjelaskan, setelah rights issue, pada semester 2 tahun ini Bank Bukopin akan fokus memacu pertumbuhan kinerja dengan melakukan perbaikan kualitas, peningkatan efisiensi, dan mengoptimalkan proses digitalisasi.

Dengan strategi tersebut, manajemen Perseroan optimistis target kinerja yang ditetapkan untuk tahun 2018 akan terealisasi. Dalam jangka pendek, Perseroan akan fokus memperbaiki kinerja melalui perbaikan kualitas kredit. Tahap selanjutnya, Bank Bukopin telah menyiapkan sejumlah program strategis, yaitu memacu pertumbuhan aset yang berkualitas, memperbaiki struktur Dana Pihak Ketiga, optimalisasi profit berbasis skala ekonomi, dan menyiapkan bisnis masa depan melalui bisnis startup dan aliansi fintech serta menjangkau nasabah baru dari generasi milenial.

Direktur Konsumer PT Bank Bukopin Tbk, Rivan A. Purwantono, mengatakan, Perseroan menyiapkan sedikitnya 7 strategi bisnis untuk memacu pertumbuhan kinerja, yaitu meluncurkan layanan Flexy Bill, memacu penyaluran kredit properti dan promo kartu kredit, memperkuat sinergi pembiayaan kendaraan bermotor dengan Bukopin Finance, tabungan digital Wokee, program kredit personal, dan BNV Labs.

"Flexy Bill merupakan salah satu produk andalan Bank Bukopin tahun ini," ujarnya.

Flexy Bill adalah fasilitas pembiayaan tagihan listrik kepada pelanggan PLN, di mana pelanggan dapat memanfaatkan mundurnya waktu pembayaran tagihan listrik sampai dengan 6 bulan, tetapi PLN dapat tetap menerima pembayaran rutin setiap bulan dari Bank Bukopin.

Diharapkan layanan ini akan dapat meningkatkan kualitas dana Bank Bukopin sekaligus memperbaiki kualitas kredit dan memacu pendapatan Perseroan dari fee based income.

Selain itu, Bank Bukopin juga terus memperkuat layanan berbasis digital. Beberapa strategi yang terus dilakukan Bank Bukopin di antaranya adalah dengan mendorong sinergi dengan startup fintech melalui BNVLabs. BNVLabs merupakan inkubator startup yang diinsiasi oleh Bank Bukopin bekerjasama dengan Kibar.

"Kami melahirkan beberapa entitas bisnis startup baru yang dapat diintegrasikan oleh bisnis Bank Bukopin," ujar Rivan.

Selain itu, Bank Bukopin juga melakukan revolusi perbangkan digital dengan meluncurkan aplikasi Wokee. Aplikasi Wokee merupakan evolusi perbankan digital yang mendigitalisasi layanan perbankan melalui digital savvy. Aplikasi Wokee memiliki beberapa keunggulan seperti Split Interest, Split Bill, Sub Account, Pay by QR, Personal Financial Manager (Money Manager), hingga fitur Tarik Tunai Tanpa Kartu (Cardless Withdrawal).

Saat ini Perseroan juga tengah mempersiapkan Digital Lounge untuk memenuhi kebutuhan nasabah dari segmen generasi milenial dan memperluas ekspansi jaringan pelayanan Perseroan.

Seiring dengan hal tersebut, penguatan strategi di sisi digital marketing pun terus dikembangkan oleh Bank Bukopin melalui sejumlah strategi, di antaranya dengan melakukan penjualan secara digital marketing melalui social media marketing.

Tag: PT Bank Bukopin Tbk

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,983.31 3,943.74
British Pound GBP 1.00 19,541.71 19,346.63
China Yuan CNY 1.00 2,185.44 2,163.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,939.00 14,791.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,865.13 10,756.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.10 1,894.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,936.31 10,826.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,538.39 17,361.68
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.57 3,575.30
Yen Jepang JPY 100.00 13,268.50 13,135.88

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22

Recommended Reading

Senin, 24/09/2018 13:13 WIB

Friksi Perdagangan AS-China Memanas

Senin, 24/09/2018 11:56 WIB

5 Keuntungan Jadi Anak Seorang Pengusaha

Senin, 24/09/2018 10:40 WIB

Transaksi E-Commerce Ditarget US$130 Miliar

Minggu, 23/09/2018 20:30 WIB

Investasi Singapura di Indonesia Naik 38%

Minggu, 23/09/2018 16:10 WIB

Menhub Berencana Terapkan Ganjil Genap di Bali

Minggu, 23/09/2018 13:20 WIB

Dua Strategi Tingkatkan Pariwisata Indonesia

Sabtu, 22/09/2018 13:50 WIB

Kartu GPN dari BI Resmi Luncur di NTT