Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Di Lhokseumawe, Penyaluran Kredit Tumbuh 6,93%

Foto Berita Di Lhokseumawe, Penyaluran Kredit Tumbuh 6,93%
Warta Ekonomi.co.id, Lhokseumawe -

Penyaluran kredit di wilayah kerja Bank Indonesia Lhokseumawe, Aceh, mengalami pertumbuhan sebesar 6,93% pada pertengahan tahun 2018 jika dibandingkan periode yang sama pada 2017.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Lhokseumawe, Yufrizal, di Lhokseumawe, Sabtu (7/7/2018), menyebutkan bahwa penyaluran kredit di wilayah kerja BI Lhokseumawe pada Mei 2017 dibandingkan dengan Mei 2018 mengalami pertumbuhan sebesar 6,93%, meningkat dari Rp14,36 triliun menjadi Rp15,36 triliun.

Menurut dia, ekspansi perbankan dalam penyaluran kredit tersebut dikarenakan Non-Performing Loan (NPL) berada di level 2,25% yang meskipun lebih tinggi dibandingkan April 2018 sebesar 2,24%, tetapi masih diambang yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, yakni 5%.

Yufrizal merincikan, untuk Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, penyaluran kredit Mei 2018 tumbuh positif pada angka 28,89% dari tahun sebelumnya, dengan nilai mencapai Rp5,64 triliun menjadi Rp5,80 triliun dan dengan NPL sebesar 2,32%.

"Pertumbuhan kredit di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe pada Mei 2018 masih ditopang oleh sektor-sektor yang mendukung pertumbuhan kredit pada April 2018. Masing-masing sektor industri pengolahan sebesar 0,41% serta sektor perdangangan sebesar 4,16 persen," ungkap Yufrizal.

Tambahnya, berdasarkan penggunaannya, kredit di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe, pada Mei 2018, paling tinggi pada kredit konsumsi sebesar Rp8,21triliun dengan pertumbuhan sebesar 9,34%. Selanjutnya, kredit modal kerja sebesar Rp5,73 triliun dengan pertumbuhan 3,57% (yoy). Sementara kredit investasi mencapai Rp1,41 triliun dengan pertumbuhan 7,33% (yoy), pungkas Yufrizal. (FNH/Ant)

Tag: kredit perbankan, Lhokseumawe

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56