Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:14 WIB. SANTRI - Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia (SANTRI) jadi salah satu program kemandirian pesantren.
  • 15:14 WIB. Keuangan Syariah - Perry Warjiyo: Pesantren jadi basis arus ekonomi Indonesia.
  • 15:13 WIB. Syariah - Erwin Rijanto: Rata-rata transaksi di pasar keuangan syariah sampai Oktober 2018 mencapai Rp947 triliun.
  • 15:13 WIB. Sukuk - Bank Indonesia akan terbitkan Sukuk Bank Indonesia untuk mendukung pembiayaan dan pasar keuangan syariah.
  • 15:12 WIB. Rupiah - Pukul 15.00, rupiah makin terdepresi menjadi Rp14.644 per dolar AS.
  • 13:47 WIB. Refinancing - Rencana restrukturasi utang BIPI sebesar US$300 juta masih dalam proses finalisasi. 
  • 11:50 WIB. Instagram - Instagram tunjuk Vishal Shah jadi Head of Product.

Besok KPU Tetapkan Hasil Suara Pilgub Jabar

Foto Berita Besok KPU Tetapkan Hasil Suara Pilgub Jabar
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat (KPU Jabar) menyatakan kesiapan melakukan rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada Minggu (8/7/2018).

Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, menyatakan, secara teknis persiapan rekapitulasu suara Pilgub Jabar 2018 sudah mencapai 95%. KPU Jabar juga sudah menyebar surat undangan bagi pihak yang berkepentingan langsung, terutama dari saksi pasangan calon (paslon).

"Kami pun telah menyebarkan undangan KPUD dan Bawaslu bersama Panwaslu Kabupaten/Kota," katanya kepada wartawan di Kantor KPU Jabar, Bandung, Sabtu (7/7/2018).

Yayat mengatakan, semua petugas pelaksana Pilkada Jabar sudah mengonfirmasi kehadirannya. Kemudian, roundown acara dan tempat sudah dipersiapkan untuk rapat pleno rekapitulasi suara.

Dalam rapat pleno itu, masing-masing KPUD Kabupaten/Kota menyampaikan hasil rekapitulasi di daerahnya dan memberi kesempatan Bawaslu dan saksi paslon menyampaikan tanggapan.

"Intinya, pada rapat pleno itu kita akan membacakan perolehan suara setiap Kabupaten/Kota dengan meminta bantuan KPU Kab/Kota dan didampingi langsung Panwas Kab/Kota masing-masing," ujarnya. 

Selanjutnya, KPU Jabar memberikan kesempatan kepada Bawaslu untuk menanggapi hasil perolehan suara. Kemudian, memberikan kesempatan kepada saski paslon.

Yayat mengingatkan, ada dua hal yang bisa dipermasalahkan, yakni prosedur dan tata cara persidangan serta selisih suara antara KPU dengan data Bawaslu atau paslon sesuai PKPU Nomor 9 Tahun 2018 tentang Tata Cara Rekapitulasi Hasil Suara.

Pertama, prosedur dan tata cara persidangan. Misal, Bawaslu atau saksi diberikan kesempatan untuk menyampaikan kegiatannya. Jika tidak dilakukan, tentu dianggap telah menyalahi prosedur.

"Secara teknis, contoh sound system saat pembacaan surat suara kurang jelas atau tempat penghitungan suara kurang pencahayaannya. Itu bisa dipersoalkan," jelasnya.

Kedua, kata Yayat, terkait dengan selisih jumlah suara. Misal, terdapat perbedaaan angka yang diperoleh Bawaslu dengan KPU maupun saksi. Keberatan bisa diajukan apabila terdapat selisih 0,5%. Jika selisihnya lebih, misalnya 0,6%, yang bersangkutan tldak bisa mengajukan keberatan.

"Itu juga harus didukung data autentik atau dokumen asli. Bila KPU lemah, kami akan memperbaiki," tegasnya.

Yayat menambahkan, sedangkan untuk hal lain di luar itu, seperti partisipasi pemilih, tidak akan ditanggapi, tapi hanya dicatat sebagai bahan evaluasi pemilu berikutnya.

"Misalkan, ada yang mempersoalkan daftar pemilih, tingkat partisipasi dan lainnya. KPU Jabar tidak akan menanggapi demi efektivitasnya waktu, tapi kami akan tetap mencatat sebagai bagian evaluasi perbaikan pemilu berikutnya," pungkasnya.

Tag: Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pilgub Jabar

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06