Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:20 WIB. Saham - Wakil Presiden Direktur Indo Acidatama menjual 2,5 juta saham SRSN.
  • 13:20 WIB. Vidio.com - Video.com sewa ruangan kantor di SCTV Tower, Senayan City.
  • 13:19 WIB. TAXI - Benny Setiawan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama TAXI.
  • 13:19 WIB. Pergadaian - OJK beri bukti terdaftar ke KSP Karunia Sejahtera Pratama sebagai pelaku usaha pergadaian.
  • 11:30 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG balik melemah 0,11% ke level 6.416,79. 
  • 11:13 WIB. Semen - Indocement resmikan pengoperasian terminal semen di Lampung dengan kapasitas produksi 1.000 ton semen curah per hari. 
  • 10:47 WIB. Rupiah - Pukul 10.45 WIB, rupiah melemah 0,04% ke level Rp14.185. 
  • 10:14 WIB. KA - Jokowi diagendakan meninjau panel reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut.

Proses Beli Lahan Rampung, MARK Kembangkan Produk Sanitary

Foto Berita Proses Beli Lahan Rampung, MARK Kembangkan Produk Sanitary
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) telah menyelesaikan proses pembelian lahan seluas 10 hektar yang berlokasi di Tanjung Morawa, Sumatra Utara. 

Menurut Presiden Direktur, Ridwan, pembelian lahan akan digunakan untuk pengembangan usaha.

"Kami akan mengembangkan bisnis produk sanitary yang saat ini permintaannya sangat menjanjikan," kata Ridwan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Berdasarkan hasil telaahan internal, sektor properti sebagai pengguna produk sanitary masih mengalami tekanan. Namun demikian, kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat, dengan bukti produksi Perseroan selalu meningkat dari waktu ke waktu. Berdasarkan hal tersebut, ditambah belum tersedianya pabrik produk sanitary di kawasan Sumatra akan menjadi peluang pasar yang besar.

Menurut Ridwan, bahwa bisnis baru yang akan dijalankan Perseroan akan mendukung bisnis inti yang dimiliki saat ini. Cetakan sarung tangan yang diproduksi Perseroan telah terbukti diterima pasar karena kualitasnya.

"Produk sanitary pada dasarnya berbahan baku sama dengan cetakan sarung tangan sehingga kami yakin pengembangan produk kami akan diterima pasar," ungkap Ridwan.

Perseroan sendiri mencatat pencapaian kinerja yang signifikan pada triwulan pertama tahun 2018, dengan mencatat penjualan sebesar Rp78,472 miliar dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp50,639 miliar. Dengan pengelolaan biaya yang optimal, pencapaian laba bersih untuk periode tersebut mencapai Rp18,044 miliar, atau meningkat sebesar 210,3% dibandingkan triwulan pertama tahun 2017 sebesar Rp5,815 miliar.

"Kami yakin dengan peningkatan kinerja yang herkesinambungan, pada tahun 2020 saat pabrik sanitary beroperasi akan meningkatkan kinerja Perseroan secara signifikan," kata Ridwan.

Namun demikian, Perseroan mengakui bahwa depresiasi nilai tukar Rupiah cukup membantu pencapaian kinerja keuangan pada triwulan pertama. Dengan penjualan mayoritas untuk pasar ekspor, khususnya pada periode triwulan pertama tahun 2018 Perseroan memperoleh laba selisih kurs sebesar Rp143,6 juta. Pada periode yang sama tahun 2017 tercatat rugi selisih kurs sebesar Rp296,1juta.

Perseroan berdiri sejak 10 April 2002 dengan nama PT Mark Dynamics Indonesia yang bergerak dalam bidang industri manufaktur cetakan sarung tangan (hand former) berbahan dasar keramik. Berkantor pusat di Tanjung Morawa, Perseroan memiliki kapasitas produksi bulanan sebesar 540 ribu unit, yang merupakan kapasitas produksi terbesar di dunia. Perseroan telah menjadi perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juli 2017. 

Tag: PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK)

Penulis/Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Zabur Karuru

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6423.780 10.420 625
2 Agriculture 1585.056 4.391 21
3 Mining 1869.559 5.276 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.324 6.713 71
5 Miscellanous Industry 1416.122 3.773 46
6 Consumer Goods 2620.437 -2.533 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.732 -7.343 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1142.331 -2.336 71
9 Finance 1224.233 5.952 91
10 Trade & Service 792.311 2.820 153
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 200 270 70 35.00
2 HOME 108 145 37 34.26
3 AGRS 374 466 92 24.60
4 SQMI 246 306 60 24.39
5 CANI 210 254 44 20.95
6 ASBI 252 300 48 19.05
7 PADI 780 920 140 17.95
8 TIRT 66 75 9 13.64
9 TNCA 183 206 23 12.57
10 CNTX 478 535 57 11.92
No Code Prev Close Change %
1 ABDA 4,480 3,360 -1,120 -25.00
2 NOBU 1,000 840 -160 -16.00
3 INCF 350 296 -54 -15.43
4 TIRA 312 270 -42 -13.46
5 BGTG 110 97 -13 -11.82
6 GLOB 545 482 -63 -11.56
7 VICO 119 107 -12 -10.08
8 SAFE 208 190 -18 -8.65
9 NIPS 398 364 -34 -8.54
10 APEX 1,295 1,190 -105 -8.11
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 342 -6 -1.72
2 VICO 119 107 -12 -10.08
3 INDY 1,935 2,090 155 8.01
4 UNTR 26,050 26,850 800 3.07
5 KPAS 224 210 -14 -6.25
6 ERAA 2,450 2,310 -140 -5.71
7 BBRI 3,780 3,810 30 0.79
8 ADRO 1,460 1,460 0 0.00
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BUMI 159 164 5 3.14