Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:38 WIB. Defisit - Neraca perdagangan Indonesia November 2018 alami defisit  tertinggi, 2,05 miliar dolar AS.
  • 14:36 WIB. Harga - Jelang libur Natal 2018 dan tahun baru 2019, harga  bawang merah, cabai rawit, cabai keriting, dan beras di Kulon Progo naik.
  • 14:30 WIB. Energi - Kementrian ESDM akan mengejar capaian target rasio elektrifikasi nasional sebesar 99,9%.
  • 14:29 WIB. PLTGU - Pertamina Power Indonesia telah siap untuk memasuki tahap konstruksi PLTGU 1.760 MW pada Desember 2018.
  • 12:57 WIB. ANTAM - ANTAM mendapatkan fasilitas kredit dari BNI senilai total US$82 juta untuk refinancing dan keperluan belanja modal.
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup anjlok 0,99% ke level 6.108,74 pada jeda siang ini. 
  • 12:01 WIB. Investor - BEI Surakarta optimistis mampu raih 7.000 investor.
  • 12:00 WIB. Listrik - Kementerian ESDM menyebutkan sebanyak 164 ribu rumah diprediksi kesulitan membayar biaya sambungan listrik pada 2019.
  • 11:59 WIB. Padi - Produksi padi di Gunung Kidul capai 300.652 ton.
  • 11:53 WIB. Saratoga - Saratoga jual saham PT Batu Hitam Perkasa senilai US$9 juta
  • 11:53 WIB. NPL - Bank QNB Indonesia jual non-performing loan dan kredit berkualitas rendah senilai US$26, 4 juta. 
  • 11:27 WIB. Antam - Antam belum bisa eksplorasi tambang Blok Bahodopi Utara dan tambang Matarape.
  • 11:27 WIB. Tambang - ORI dan KESDM tunda izin WIUPK blok tambang Antam di Sulawesi. 
  • 11:26 WIB. Jasa Marga - PT Jasa Marga alihkan 50.000 saham JTT kepada anak usahanya, JMTO.

Wiranto: Selesaikan Konflik Hanura Secara Musyawarah

Foto Berita Wiranto: Selesaikan Konflik Hanura Secara Musyawarah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto mengharapkan konflik internal partainya dapat diselesaikan dengan musyawarah, kebersamaan dan kekeluargaan agar ada titik temu diantara kedua belah pihak.

Wiranto di Jakarta, Selasa (10/7/2018), mengatakan, para elit dan pengurus Hanura seharusnya malu dengan nama partai yang mengusung jargon "Hati Nurani" jika pengurusnya saling berselisih satu sama lain.

"Sudahlah dilakukan dengan musyawarah. Partai Hanura itu kan nama hati nurani, kita kelola dengan damai dengan hati yang terbuka dan saling mengasihi. Syarat dengan kebersamaan," katanya usai menghadiri sarasehan nasional.

Wiranto juga menyarankan para elit Hanura agar mematuhi keputusan hukum yang berlaku menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.

"Harus taat hukum. Itu merupakan suatu hal yang harus dilakukan," kata Wiranto.

Selain itu, dia berharap dualisme itu dapat diselesaikan melalui resolusi bersama untuk bersatu. Sikap saling dendam dan membenci tak akan menyelesaikan konflik dan justru menjauhkan dari cita-cita partai.

"Dengan persatuan itulah kita dapat mencapai hasil yang baik. Tidak mungkin kita namanya punya cita-cita tapi mengupayakan dengan cara-cara tidak damai. Cara-cara dendam dan benci saya kira tidak akan menghasilkan yang baik," ujarnya.

Kisruh di Partai Hanura dimulai dengan gelombang mosi tidak percaya 27 DPD dan 418 DPC terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang beberapa waktu lalu. Kemudian, Oesman diberhentikan dari kursi ketua umum.

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Marsekal Madya (Purn) Daryatmo ditunjuk sebagai pelaksana tugas ketua umum.

Hingga kini, konflik kepengurusan masih terjadi di internal Partai Hanura antara kubu OSO dan kubu Daryatmo. Konflik yang terjadi sejak awal tahun ini pun tak kunjung usai hingga pencalonan anggota legislatif saat ini.

Tag: Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00