Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:35 WIB. Perindo - Perindo mendapatkan kontrak jual beli ikan tuna dengan perusahaan asal Jepang.
  • 20:34 WIB. BNI Life - BNI Life memperoleh predikat perusahaan dengan produk unit-linked terbaik.
  • 20:34 WIB. BNI - BNI meluncurkan program menabung dengan sampah atau bank sampah.
  • 20:34 WIB. BNI - BNI melibatkan para Agen BNI46 di beberapa wilayah untuk program bank sampah.
  • 20:33 WIB. KUR - Bank Mantap siap berpartisipasi menyalurkan KUR Pensiunan.
  • 19:37 WIB. BRIS - BRI Syariah menargetkan penyaluran kredit mikro Rp3 triliun di tahun ini.
  • 19:37 WIB. SMGR - Volume penjualan Semen Indonesia turun 6% di bulan Januari.
  • 19:37 WIB. WIKA - Nilai kontrak dari proyek Bandara Sultan Hasanudin mencapai Rp2,6 triliun.
  • 19:36 WIB. Mantap - Bank Mantap berencana menambah sekitar 60 jaringan kantor berbiaya rendah pada tahun ini.
  • 19:36 WIB. BTN - BTN mengambil porsi 10% di LinkAja.
  • 19:36 WIB. BTN - BTN menyebut LinkAja bisa membuat belanja modal perseroan makin efisien.
  • 19:35 WIB. KAI - KAI merekayasa keberangkatan kereta untuk mengantisipasi Munajat 212.
  • 19:35 WIB. Mandiri - Mandiri terlibat dalam kredit sindikasi dengan total nilai Rp6 triliun kepada anak usaha Salim Group.

Pencarian Korban KM Lestari Dihentikan, 1 Bayi Masih Hilang

Foto Berita Pencarian Korban KM Lestari Dihentikan, 1 Bayi Masih Hilang
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Proses pencarian korban kecelakaan laut maut KM Lestari Maju di perairan Kabupaten Selayar, Sulsel, telah dihentikan, Senin (9/7). Tim gabungan yang dikomandoi oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) sudah menarik personelnya. Penghentian pencarian dilakukan merujuk pada prosedur dan ditandai dengan apel di perairan Pantai Pa'badilang, tidak jauh dari lokasi kandasnya kapal yang merenggut 36 nyawa. 

Juru bicara Basarnas Makassar, Hamsidar, mengatakan pencarian korban kapal nahas tersebut resmi ditutup setelah tim gabungan melaksanakan operasi selama tujuh hari pasca kejadian. Tidak ditampiknya, operasi SAR KM Lestari dihentikan tatkala belum semua korban ditemukan. Masih ada satu bayi berumur satu tahun bernama Aditya yang masih dinyatakan hilang. 

Hamsidar mengungkapkan meski operasi SAR KM Lestari sudah ditutup, tapi pihaknya tetap melakukan pemantauan selama tiga hari, terkhusus bagi petugas pos SAR Selayar. "Merujuk SOP (Standar Operasional Prosedur), operasi SAR ditutup, dilanjutkan pemantauan selama tiga hari oleh petugas pos SAR Selayar. Ya memang masih ada satu orang korban Aditya, dinyatakan hilang," kata dia, Selasa (10/7/2018).

"Operasi SAR dapat dibuka kembali jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," sambung Hamsidar. 

Aditya diketahui ikut dalam pelayaran KM Lestari Maju bersama kedua orang tuanya dalam pemberangkatan dari pelabuhan Bira, Bulukumba menuju pelabuhan Pamatata, Selayar. Kedua orang tuanya meninggal dunia dalam insiden itu. Pihak keluarga memastikan Aditya dititipkan ke nelayan pasca kapal tersebut dikandaskan.

Proses pencarian korban KM Lestari Maju yang masih dinyatakan hilang itu sebelumnya dilakukan dengan menggunakan sistem penyisian yang dilakukan tim gabungan di sekitar lokasi kandasnya kapal. Selain itu tim SAR juga melakukan manuver di bagian terluar sejauh 20 noutical mile.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, menambahkan berdasarkan data yang masuk ke kepolisian, total ada 242 penumpang kapal nahas itu, dimana 36 orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya dinyatakan hilang. Jumlah penumpang yang terdata tidak sesuai dengan manifes kapal yang menyebut hanya ada 139 penumpang dan 48 kendaraan berbagai jenis. 

Dalam kasus kecelakaan laut KM Lestari, kepolisian telah menetapkan dua tersangka. Mereka yang dianggap paling bertanggungjawab adalah Petugas Posker Bira Kantor UPP Kelas III Syahbandar Pelabuhan Bira di Kabupaten Bulukumba, Kuat Maryanto dan nakhoda KM Lestari Maju, Agus Susanto. 

Tag: Kapal

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.30 3,729.07
British Pound GBP 1.00 18,411.72 18,223.66
China Yuan CNY 1.00 2,101.61 2,080.78
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,127.00 13,987.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,109.28 10,006.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.01 1,782.15
Dolar Singapura SGD 1.00 10,447.42 10,343.12
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,020.02 15,854.26
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,471.01 3,432.39
Yen Jepang JPY 100.00 12,756.91 12,629.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6537.766 24.982 628
2 Agriculture 1616.672 15.458 21
3 Mining 1935.600 28.600 47
4 Basic Industry and Chemicals 903.282 9.632 71
5 Miscellanous Industry 1347.154 -12.736 46
6 Consumer Goods 2654.468 -5.813 51
7 Cons., Property & Real Estate 459.894 1.147 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.069 7.199 72
9 Finance 1243.721 7.000 91
10 Trade & Service 827.313 1.685 155
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 288 432 144 50.00
2 OCAP 54 72 18 33.33
3 PUDP 356 430 74 20.79
4 PJAA 1,260 1,500 240 19.05
5 YULE 175 208 33 18.86
6 INPS 2,100 2,400 300 14.29
7 BRAM 6,200 7,000 800 12.90
8 IKAI 179 200 21 11.73
9 INDY 1,955 2,180 225 11.51
10 IBFN 240 266 26 10.83
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,900 1,425 -475 -25.00
2 ARTA 980 780 -200 -20.41
3 KBLV 525 454 -71 -13.52
4 CSAP 600 540 -60 -10.00
5 AKPI 690 625 -65 -9.42
6 CLAY 1,540 1,395 -145 -9.42
7 BNLI 1,150 1,055 -95 -8.26
8 PSDN 260 242 -18 -6.92
9 SIPD 1,030 960 -70 -6.80
10 TRIS 236 220 -16 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 PGAS 2,490 2,640 150 6.02
2 ADRO 1,345 1,415 70 5.20
3 JPFA 2,310 2,330 20 0.87
4 INDY 1,955 2,180 225 11.51
5 BUMI 150 163 13 8.67
6 BMRI 7,100 7,325 225 3.17
7 UNTR 26,000 26,500 500 1.92
8 ESTI 91 92 1 1.10
9 BNLI 1,150 1,055 -95 -8.26
10 LEAD 92 86 -6 -6.52